I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 20


__ADS_3

Happy Reading...


***


" Ibu beneran mau pulang sekarang, tapi aku masih kangen bu ".


Ayna tidak mengijinkan ibu dan adiknya pulang kampung sore ini.


" Gak bisa Ay , kasihan nenek dan kakek , sudah ditinggal dari lama ".


" Kan ada Pak de dan Bu de , Bu ".


" Mbak ini , udah punya suami juga masih manja gitu , nanti kapan - kapan kalo ada waktu biar Zidni yang akan menjenguk Mbak Ayna , apalagi kalo diantar jemput kayak gini...ya ngga kakak ipar ?".


ujar Zidni ke Riko.


" Iya siap , kapanpun kamu mau jenguk Ayna , kamu tinggal telpon abang ya !".


" Boleh tuh bang ".


" Ibu titip Ayna ya nak Riko , jaga dia jangan kamu sakiti anak ibu , kembalikan ke ibu jika kamu sudah tidak menginginkannya lagi ".


" Tidak akan ibu , aku sangat mencintai Ayna , aku akan selalu mencintai dan menyayanginya.".


" Terima kasih nak ".


" Ini buat kamu Zid !".


Riko memberikan sesuatu pada Zidni , adik Ayna.


" Apa ini Bang?".


mata Zidni membulat melihat apa yang diberikan Riko padanya....sebuah kunci motor.


" Wahhhhh....abang tau saja apa yang jadi impianku , terima kasih bang sudah mewujudkannya ".


" Motor nya sudah sampai di rumah ya Zid , nanti kamu bisa mencoba setibanya di kampung...surat - suratnya nanti menyusul , maaf saya pakai nama ".


Riko memberikan Zidni sebuah motor sport , motor impian para pria muda.


" Nak Riko, ini sangat berlebihan ".


" Iya Mas , lagi pula Zidni belum cukup umur ".


Ayna menambahi.


" Ibuuuu, Mbaaak....".


rengek Zidni, tentu saja ia takut motor impiannya dikembalikan ke Riko.


" Bu , itu hadiah dari saya untuk Zidni , biarkan ia memilikinya , melihat ia bahagia , saya juga turut bahagia , nanti makainya kalo sudah punya sim ya Zid ". ucap Riko.


" Iya bang , nanti Zidni simpan dulu , tapi kalo sekedar muter - muter sekitar rumah gak apa- apa kan bang ".


memang ya anak muda ini banyak akal....Ayna menggelengkan kepalanya.


" Bisa aja kamu dek ".


" Ya sudah kami pamit dulu ".


Ibu dan Zidni masuk ke dalam mobil, mereka diantar oleh orang suruhan Riko.


Zidni terlihat begitu senangnya...tentu saja karena Reyhan juga memberikan hadiah yang tidak sedikit.


Setelah makan malam di rumah Reyhan, Riko berpamitan pada Papa Hasan dan Mama Lina.


Ia akan membawa Ayna ke rumah yang sudah dibelinya.


" Kenapa tidak menginap disini saja Ay , Rik ?".


tanya Mama Lina.


" Ay ingin Ma , tapi Ay juga harus nurut sama suami ..".


" Iya adik ipar , menginap saja dulu disini ".


Reyhan ikut nimbrung, ia tersenyum smirk ke arah Riko sambil mengedipkan satu matanya.


Aku tau akal bulusmu Rey....aku gak akan terjebak....batin Riko.


" Maaf Ma , Pa....Riko lebih nyaman di rumah sendiri, mungkin lain kali kami akan menginap disini ".


" Baiklah kalo begitu , hati- hati ya di jalan !".


Mama Lina memeluk Ayna....begitu juga dengan Riko lalu memeluk Papa Hasan.


Saat pamit dengan Reyhan, Riko membisikkan sesuatu...


" Sorry bro...rencanamu gak berhasil, maaf ya aku mau malam pertama dulu .....gak usah ikut membayangkan nanti kepingin , bahaya tau ".

__ADS_1


Riko tertawa dalam hati.


Sedang Reyhan mengumpat dengan kesal.


" Sialan....awas aja , aku sumpahin malam pertamamu gagal ".bisik Reyhan ke telinga Riko.


Di dalam mobil Ayna bertanya kepada Riko....ia sangat penasaran apa yang mereka obrolkan.


" Mas , tadi kamu lama sekali pamitannya sama bang Reyhan , apa yang kalian bicarakan ?".


" Kamu mau tau ?".


Ayna mengangguk.


" Cium dulu !".


Riko menunjuk pipinya.


Ayna pun menurut, mencium pipi kiri Riko.


" Sudah Mas ".


"Sudah, kok aku gak berasa ya , coba ulangi !".


Cup...


" Kurang lama sayaaaaanggg "


" Kamu ngerjain aku ya Mas ?".


" Enggak , tapi itu benar sayang, ciumanmu kurang lama ".


" Sudah sampai sayang...kita lanjutin di dalam saja ya !".


Ayna hanya memanyunkan bibirnya saja.


Ia pun mengikuti langkah sang suami masuk ke dalam rumah yang cukup besar berlantai dua.


" Rumah nya besar sekali Mas , kenapa kamu mengontrak rumah sebesar ini Mas , pasti mahal biaya sewanya ".


" Kamu meremehkan suamimu sayang ....Aku sudah membeli rumah ini ".


" Jadi ini rumah kamu Mas ".


" Rumah kita sayang , masuklah !".


" Bagaimana kamu menyukainya ?".


" Tak perlu berterima kasih, kamu kan istriku , kalo kamu mau yang lebih besar dari pasti akan aku belikan , suami mu ini kaya sayaangggg ".


Riko memeluk Ayna dari belakang.


" Ya...ya...ya...aku percaya ".


" Ih Mas ...geli tau ".


Riko menciumi leher Ayna.


" Ayo , aku tunjukkan kamar kita ".


Riko menggiring Ayna menuju lantai atas .


" Mas...bagus sekali ".


Ayna berjalan mengitari kamar lalu berjalan menuju balkon.


Tanpa ia sadari, Riko sudah membuka bajunya satu persatu.


Ayna tersentak ketika Riko kembali memeluknya dari belakang.


" Sayang ".


Suara Riko sudah terdengar berat , ia sudah dari tadi menahan gairahnya.


" Aku mau nerusin yang tadi ".


Tanpa aba- aba Riko menggendong Ayna menuju kasur mereka.


Riko membaringkan Ayna dengan pelan.


" Mas ...Mmmppttt ".


Riko langsung membungkam mulut Ayna.


melepasnya sebentar lalu ********** lagi.


" Masss tunggu sebentar ".


cegah Ayna lagi , tapi Riko tetap tak menggubrisnya.

__ADS_1


" Aahhhhhh ".


Ayna malah mengeluarkan suara desahannya....ketika Riko sudah memainkan dua bukit indahnya.


" Mmmaassss hentikan !"


Barulah Riko menghentikan kegiatannya.


Ia memandang Ayna penuh tanya.


" Kamu tidak mau aku sentuh Ay ?".


Ayna menggelengkan kepala ditengah nafasnya yang berlarian.


" Bukan , bukan itu Mas....tapi aku tidak bisa ".


What....Riko terkejut bukan main...istrinya bilang tidak bisa ...apa maksudnya itu.


" A a aku sedang datang bulan Mas ".


ucap Ayna menundukkan kepala, merasa bersalah pada Riko karena tak bisa menjalankan kewajibannya sebagai istri.


" Hufffttt....seharusnya kamu bilang dari tadi sayang, jadi aku tidak berfikir macam - macam ".


Riko seperti dijatuhkan dari gedung lantai 20....mendengar pengakuan Ayna.


Doa Reyhan terkabul ternyata, ia mendesah pelan.


Sialan Reyhan....umpatnya dalam hati.


" Aku dari tadi mau bilang , tapi Mas terus nyosor...mulutku Mas bungkam terus, bengkak jadinya ini ".


" He..he..he...habis Mas sudah gak kuat sayang ".


" Lalu bagaimana ini , milikku sudah siap tempur...lihatlah ".


Riko mengeluarkan senjata laras panjangnya.


Mata Ayna sampai melotot...


" It itu milikmu Mas ".


Ayna bergidik....segitu besarnya....( jangan dibayangin ya 🤭)


" Ini juga akan jadi milikmu , tapi sayang malam ini dia tidak bisa berkenalan dengan soulmatenya ".


" Sentuhlah ".


Membawa tangan Ayna ke miliknya.


" Apakah ini sakit ?".


" Tentu sakit , kalo dia tidak jadi mengeluarkan laharnya , kepalaku juga ikut berdenyut ".


Ayna pun mengusap kepala suaminya.


" Terus bagaimana Mas , Maaf maafkan aku tidak bisa melayanimu malam ini ".


" Tidak apa - apa sayang , ini bukan salahmu , itunya saja yang datang nya tidak tepat ".


" Berapa lama ?".


" Semingguan Mas ".


" Apa seminggu , apa gak ada obat buat mempercepat menstruasinya?".


" Ya gak ada Mas !".


" Ya sudah , tapi kamu bantu Mas ya ".


" Bantu apa ?".


" Bantu menidurkan dia ".


" Caranya ?".


Riko tersenyum...ia menuntun Ayna untuk menidurkan adik kecilnya...


Sorry bang Riko ...puasa dulu ya..😀


" Tega lo thor, kepala ku sampai berdenyut ini ". Riko


" Gak lama kok " .Othor


" Kalo Reyhan tau, pasti dia akan memgejekku ". Riko.


" Tenang bang , ane gak akan kasih tau bang Reyhan , tapi gak tau ya kalo dia sampai baca sendiri part ini , jangan salahin othor ya bang Riko ". Othor


" Yaaahhhhh....". Riko 😥

__ADS_1


Hehehe peace ✌


Bersambung.....


__ADS_2