I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 38


__ADS_3

Happy Reading


***


Malam itu setelah melihat ada pria yang masuk ke dalam rumah Ayna , Gandi pun pulang dengan hati penuh amarah . Ia tidak terima gadis yang diincarnya sedari dulu akan jatuh pada pria lain.


Begitu melihat ada beberapa orang di saung , terbesit rencana jahat di otaknya . Ia pun mendatangi orang - orang tersebut dan mulai bercerita dan menghasut mereka.


" Kita harus bergerak bapak - bapak , supaya kampung kita tidak tercemar , takutnya nanti dicontoh oleh warga yang lain " .ucapnya menggebu seperti sedang orasi.


" Benar tuh nak Gandi , ayo kita ajak Pak Rt juga dan warga yang lainnya !".


" Iya ayo semuanya , kita bergerak sekarang !". ajak Gandi , mereka semuanya pun menurut.


Dan disinilah mereka semua , di rumah Ayna.


*


Ayna begitu kaget ketika membuka pintu rumahnya, ia menarik nafas dalam dan menghembuskannya supaya hatinya tenang


" Ada apa ya Pak ?".


" Begini Mbak Ayna , saya mendapat laporan kalo ada pria asing yang sedang menginap di...".


Pak Rt berusaha berbicara baik - baik , tapi dipotong oleh Gandi.


" Gak usah basa - basi Pak Rt , kelamaan...langsung saja suruh keluar tuh orangnya , biar cepat selesai masalahnya !".


" Iya pak bener itu ".


tambah seorang bapak berbaju hitam...dan bapak - bapak lainnya.


Gandi makin merasa menang , ada beberapa orang yang mendukungnya.


" Ya gak gitu juga , kita tetap harus menjaga etika". " Saya disini Pak Rt nya , jadi biar saya yang pimpin menyelesaikan masalah ini !".


Akhirnya semuanya menurut.


Ibu yang mendengar keributan pun akhirnya keluar rumah , ibu mengajak Pak Rt dan sebagian dari mereka untuk duduk, dan membicarakannya dengan baik - baik.


" Maaf bu Anna kalo kami menganggu ".


" Iya Pak silahkan dilanjutkan!".


" Mbak Ayna, apa benar Mbak bermalam dengan seorang pria ?". tanya Pak Rt.


" Bukan begitu ceritanya Pak , memang ada pria yang bermalam disini tetapi ia tidur di kamar Zidni , saya hanya merasa kasihan , karena dia tadi dari perjalanan jauh dan hanya saya yang dikenalnya di daerah sini , maaf juga belum melaporkannya ke bapak , karena sudah terlalu malam , saya pikir gak masalah karena besok juga dia akan pergi dari rumah kami ". jelas Ayna.


" Bangunkan dulu pria itu Pak Rt , biar dia juga kita sidang sekalian ".


Dengan mata sedikit ngantuk , Abhisek melangkah dengan berat , ia duduk di samping Ayna.


Karena nyawanya belum 100 persen ngumpul tanpa sadar ia menyenderkan kepalanya ke bahu Ayna.

__ADS_1


Ayna menahan nafasnya....Abhiiii nih anak bikin masalah tambah runyam deh...Ayna berusaha mendorong kepala Abhi supaya menjauh , namun sia - sia , efek kelelahan masih menderanya.


" Tuh lihat Pak Rt di depan kita aja masih berani bermesraan ,apalagi tidak ada kita.


" Udahhh nikahin saja mereka Pak !".


" Iya Pak , dari pada kecolongan "


" Bener tuh Pak ".


" Tunggu Bapak - bapak ,kenapa harus dinikahkan, kenapa gak kita usir saja pria itu !".


Gandi tentu saja menolak , bukan ini rencananya.


Sial...bukan Itu yang aku mau , aku maunya pria itu diusir dari rumah Ayna , Ayna hanya akan jadi milikku...geram Gandi , tapi ia tak bisa berbuat apa - apa.


" Ada apa ni Ay rame - rame gini ?".


" Hufft...Bhi, makanya matanya melek dulu tuh mereka lagi bahas karena kamu bermalam disini !".


" Jadi gini Mbak Ayna sesuai dengan kesepakatan kami , maka sebaiknya malam ini juga Mbak Ayna menikah dengan pria ini!".


" What ".


" Apa ". Ayna dan Abhisek menjawab bersamaan. sedang ibu hanya pasrah ,ia tau putrinya juga salah telah mengijinkan seorang pria menginap tanpa ijin padanya.


" Apa maksudnya , siapa yang akan menikah ?" tanya Abhi masih linglung.


" Nak...dengan siapa ?".


Abhi menjawab pertanyaan Pak Rt.


" Jadi karena nak Abhi sudah menginap di rumah Bu Anna , apalagi yang tinggal disini semuanya wanita maka untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan kami semua memutuskan untuk menikahkan nak Abhi dengan Mbak Ayna !".


" Menikah Pak , dengan Ayna ....tentu saja saya tidak menolak Pak ". jawab Abhisek menggebu seketika membuka matanya lebar - lebar dan tersenyum bahagia.


Hah.....semua mulut para bapak - bapak disitu dan juga Ayna beserta ibunya menganga, mereka spekcles dengan jawaban Abhisek.


" Ya sudah sepertinya dari pihak pria sudah tidak sabar untuk menikah , Mbak Ayna mau tidak mau ya harus mau !".


Ayna menengok ke arah Ibunya, Ibu Anna pun mengangguk tanda setuju. Nasi sudah menjadi bubur, itu mungkin keputusan terbaik , apalagi melihat Abhisek yang tidak menolak pernikahan ini.


Baiklah...mungkin sudah takdirku kali ini menikah karena grebekan warga....lagipula Abhi mencintaiku , dia pria baik ..tapi bagaimana dengan keluarganya , apa mereka mau menerima aku jadi istri Abhi...ah sudahlah itu urusan entar deh....batin Ayna.


Dengan gerak cepat apalagi malam sudah cukup larut. Pak Kyai setempat pun sudah dipanggil ke rumah Ayna. Ayna juga menghubungi Ayahnya yang menyerahkan walinya ke pak Kyai. Pak Hasan menyaksikan pernikahan kedua putrinya lewat Video call.


Abhi pun menghubungi Aqil untuk mempersiapkan resepsi pernikahan di kampung Ayna besok malam.


Abhi menghubungi Papi Ammar tanpa sepengetahuan Mami Soraya, ia pun memberitahukan rencana pernikahannya juga mengharapkan kehadiran Papi Ammar besok di resepsinya.


" SAH ". ucap Pak Kyai.


" SAH " jawab para saksi serentak.

__ADS_1


Alhamdulillah.......lega rasanya hati Abhi , sudah bisa mempersunting wanita pujaannya.


Seketika mereka semua bubar , tapi sebelumnya Abhi mengundang mereka semua untuk datang besok malam di acara resepsi pernikahan nya sekalian untuk mengucapkan rasa terima kasih sudah dipaksa untuk menikahi Ayna.


" Maafin Ayna ya Bu , begini jadinya , buat ibu malu ".


" Tidak apa - apa Nduk , Ibu tau kok kamu gak berbuat macam - macam , mereka saja yang salah paham , sudah malam beristirahatlah !".


" Iya bu ,Ibu juga harus beristirahat ".


untung saja nenek tak terpengaruh dengan kejadian tadi , karena kamarnya yang terletak diujung.


" Ibu maafin Abhi juga ya , tapi aku juga sekaligus berterima kasih sudah mengizinkan untuk mempersunting putri Ibu ".


Abhi memegang kedua tangan Ibu Anna.


" Iya , Ibu merestui kalian , Ibu senang sekali menantu ibu tampannya bukan main, seperti artis india ". gurau ibu.


" Hahaha ibu bisa saja , aku memang sangatlah tampan Bu , dan masih muda ". balas Abhisek.


" Sudah sana tidur!".


Ayna melangkah lebih dulu meninggalkan Abhi .


" Nduk , suamimu jangan kamu tinggal to, tidak baik mengabaikan suami ".


" Eh iya Bu, ayo Bhi kita tidur !".


" Kok kamu ikut ke kamarku sih , itu ke kamar Zidni !".


" Kamu lupa kita baru saja menikah, aku suami kamu Ay!".


" Iya , maaf lupa aku ".


" Belum satu jam sudah lupa , awas aja nanti aku buat tanda kepemilikan di tubuhmu , supaya kamu ingat terus kalo kamu itu milik aku , Abhisek Khan !".


" Tanda ...maksud kamu....".


Pikiran Ayna sudah traveling, sedikit banyak ia sudah tau arah pembicaraan Abhisek, karena ia sudah pernah menikah.


Abhisek menyeringai....dengan pelan ia menarik Ayna ke arah ranjang....


Apa yang akan terjadi.....kita lanjut besok yaaa...


Abhisek : Aduh thor jahat amat sampe ditunda, udah gak tahan nih !!.


Othor : Nunggu satu hari aja , tahan lah Bhi


Abhisek : Aku maunya malam ini thor , usahain lah please....nanti aku kasih fulus deh...


Othor : Whuaahhhh ( Nguap ) sorry Bhi , aku ngantuk banget.......bye Abhi...


Bersambung..

__ADS_1


***


" Ayo


__ADS_2