
Happy Reading
***
Kia masih duduk dengan manis di bangku taman itu , ia sebenarnya sudah lelah menghadapi Boy yang termasuk punya muka tembok , alias tak tau malu.
Berbalik dengan Kia , Boy masih gigih memperjuangkan cintanya , biarpun sudah beberapa kali ditolak , ia tak pantang menyerah.
Tekadnya masih kuat , masak playboy ditolak , kan gak maching sama predikat yang disandangnya. Sudah banyak cewek yang ia patahkan hatinya , cuma Kia yang susah untuk ditaklukkan.
" Kia , terimalah cintaku ini , jadilah pacarku!". ucap Boy sambil mengangkat sebuket bunga mawar merah untuk Kia.
Tak lupa ia juga membawa supporter untuk mendukungnya.
" Terima...terima...terima...!". itulah yel yel para pendukung Boy , entah dibayar berapa mereka semua oleh si Boy.
" Boy....". ucap Kia belum selesai.
" Iya sayang , kamu mau ya jadi pacarku...alhamdulillah !". manis sekali mulutnya , manggilnya saja sopan pake kamu ...padahal yang ditanya belum mengiyakan.
Di ujung sana Arjun sampai tersedak , mendengar Boy memanggil Kia... sayang .
Sialan tuh orang, main panggil sayang aja sama calon istri gue...
" Dengerin dulu apa Boy ! , sudah berapa kali gue bilang , kalo gue sudah punya cowok , elo sudah gue tolak juga , masih aja ngeyel ".
" Karena gue gak pernah lihat elo sama cowok elo Ki , jangan jadiin alesan deh buat nolak gue , lagian gue kurang apa coba , tampan iya , badan atletis, kaya jangan ditanya....terkenal apalagi ...gue itu banyak plus nya Ki , elo pasti gak bakalan nyesel deh kalo mau terima gue !". Boy lupa berkata manis untuk menarik simpati Kia , ia kembali menggunakan kata elo gue lagi tanpa sadar.
Banyak plus nya dari hongkong , terkenal apaan ..playboy aja bangga ...Kia makin kesal, bukannya nyadar diri tapi si Boy malah membanggakan dirinya .
" Gue gak perlu nunjukin cowok gue ke elo , gak ada urusannya sama elo Boy ".
__ADS_1
" Paling pacar khayalan elo aja Ki , susah loh Ki nyari cowok yang paket komplit kayak gue ini , gak ada yang mampu nandingi gue ". makin sombong nih orang.
" Cowok gue itu kuliah di luar negeri , dapatbea siswa lagi , gimana bisa elo bilang dia gak bisa nandingi elo , bahkan dia jauh diatas elo Boy ".
" Nah....mumpung Cowok elo diluar negeri, gimana kalo elo disini pacaran ama gue , pasti dia gak akan tau , lagi pula ya Ki , belum tentu cowok elo itu setia , mana bisa tahan lihat cewek - cewek bule disana ".
" Kata Siapa ?". Arjun akhirnya keluar, karena sudah tak tahan...apalagi Tadi dia sudah dijelek - jelekan oleh Boy.
" Jun....!! Teriak Kia , ia tak percaya orang yang ia rindukan sudah ada di depan matanya, ia sampai mengucek matanya takut itu semua hanya halusinasinya.
" Ya sayang aku disini , surprise....".
" Dia siapa Ki ?? pacar elo ?". tanya Boy penasaran.
" Bukan ". Jawab Kia membuat Arjun kaget ...tidak suka dengan jawaban Kia ,tapi Boy yang senang.
" Bukan pacar , tapi calon suami ...tunggu saja undangannya , elo juga pasti akan gue undang kok ". Barulah Arjun lega hatinya.
" Itulah istimewanya cowok gue , langsung ngajak nikah , bukan hanya buat main - main ataupun pembuktian diri agar bisa diakui bisa memacari banyak cewek !". ucapan Kia tentu saja menyentil Boy , memang tujuan awalnya hanya untuk membuktikan bahwa hanya dirinyalah yang bisa menaklukan Kia , itu tantangan baginya , karena Kia termasuk cewek paling cantik di kampusnya , dan tidak mudah untuk didekati.
Tapi lama kelamaan ia benar- benar sudah jatuh cinta pada Kia .....pembawaan Kia yang apa adanya dan tentu saja kepintarannya membuat Boy yang akhirnya kalah dengan hatinya.
" Lalu gue gimana Ki , kalo elo tinggal nikah ?".
Arjun masih setia mendengarkan drama di depannya .
" Bukan urusan gue Boy, cewek lain kan masih banyak , gue gak bisa sama elo Boy...maaf !".
" Sudah selesai Yang ?". Arjun menarik tangan Kia untuk pergi dari sana.
" Sudah , ayo...kamu hutang penjelasan padaku !".
__ADS_1
" Maaf Boy , Kia milikku , kami pamit dulu , mau melepas rindu !". Arjun meledek Boy sebelum meninggalkan tempat itu.
Para supporter Boy mendekat, mereka sungguh tak tega melihat playboy yang lagi terpuruk itu.
" Sabar Boy , mungkin Kia bukan jodoh elo kali ".
" Elo kan tampan Boy , pasti gampang lah dapat gacoan lagi "
" Iya Boy , dunia tak selebar daun kelor kok ".
" Cinta yang dipaksakan itu tidak akan bertahan lama Boy..".
" Udah ikhlasin saja !".
Mereka semua mencoba menghibur Boy.
" Oh ya Boy, bayaran kita jadi kan...jangan sampai engga loh ". malah masih ada yang ingat tentang bayaran yang dijanjikan oleh Boy.
" Tapi kan misinya gagal , gue ditolak , masak kalian tega sih masih minta bayaran sama gue!".
" Urusan uang itu sensitif Boy , mana bisa kita lupa ya gak guys " semuanya mengangguk dengan kompak.
" Cih..urusan duit aja kalian gercep , iya gue kasih , gak masalah buat gue ...orang kaya ". menepuk dadanya...Boy kembali pada dirinya yang asli ...sepertinya ia sudah lupa tadi habis ditolak sama Kia setelah mendapat pencerahan dari teman - temannya.
Mati satu tumbuh seribu...iya kan Boy ???
" He ' em thor.....seratus buat othor....pesona Boy masih bisa mengguncangkan kampus ini !". Kesombongan Boy masih belum hilang ternyata.
Bersambung
***
__ADS_1