I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 95


__ADS_3

Happy Reading


***


Arjun membawa Kia ke sebuah restoran , ia lapar karena memang dari rumah ia belum makan , ditambah melihat drama si Boy dengan Kia yang membuatnya sedikit emosi jiwa.


" Kamu pesan sebanyak ini Jun ?" mereka sepakat mengganti panggilan mereka dengan aku kamu semenjak mereka sepakat untuk saling menjaga hati masing - masing.


" Aku kangen sama masakan indonesia , dan yang terutama aku lapar , apalagi tadi lihat calon istriku sedang di rayu.....lapar ku makin menjadi Ki !".


" Bilang aja memang lapar , pake banyak alesan ". sindir Kia. " Eh kamu hanya merindukan makanan indonesia , tak merindukanku kah ?".


" Bukan rindu lagi Ki , tapi sangat amat rindu...tadinya aku mau ngasih kejutan buat kamu Ki , ternyata eh ternyata malah aku yang dapat kejutan ....senenglah pastinya ditembak cowok tampan ?". mata Arjun berkedip satu.


" Kata siapa seneng...sudah bosen aku digituin sama Boy...sampai aku lelah buat nolak dia ".


" Hah...jadi sudah sering kali cowok itu menembakmu...untung aku cepet datang..kalo engga lama - lama kamu bisa luluh juga tiap hari dideketin gitu !".


" Cemburu yaaa ???


" Masih ditanya .., ".


" Lalu bagaimana kabar kamu disana , apa suka melirik cewek - cewek bule ?". Kia ingin tau masihkah ada dirinya di hati Arjun.


" Tidak ada yang bisa menggetarkan hatiku selain kamu , hati ku ini aku tinggal di disini, jadi aku gak bisa lihat cewek lain selain kamu ". ucap Arjun menunjuk ke jantung Kia.


" Gombal....trus kalo yang menggoda kamu ada engga ?


" Kalo itu mah banyak Ki , gak kehitung ".


" Sombong !".


" Eh seriusan , aku gak bohong ...bahkan ada yang ngajak buatttt.....". Arjun mengedipkan matanya nakal.


Kia tau maksud Arjun , karena di luar negeri biasanya pergaulannya bebas.


" Trus kamu mau ?" Kia sungguh takut Arjun terjerumus ke pergaulan itu.


" Ya enggak lah Kia , aku takut dosa , itu kan zina dan agama kita melarangnya , selain itu aku akan melakukannya dengan kamu orang yang aku cintai, dan itupun setelah ada label halalnya...jangan kuatir Ki , aku masih perjaka ting - ting ".

__ADS_1


" Ih apaan sih..". Pipi Kia merona.


" Ki...orang tua aku akan datang ke rumahmu nanti malam buat melamar kamu ".


" Kok mendadak gini sih Jun , orang tuaku belum nyiapin apa - apa....apalagi ini udah siang menjelang sore, gak lucu bercandanya ".


" Ya udah , besok malam aja ....jangan bilang masih kecepetan, niat baik harus disegerakan Ki..aku harus segera menjadikan kamu sebagai istriku , agar para pria di luar sana berhenti mendekati kamu !".


" Nanti malam dandan yang cantik , aku jemput kamu jam delapan malam , kita akan dinner !".


" Oke...nanti aku bilang ke Mommy dan Daddy , mereka pasti senang mendengar ini ".


Pulang ke rumah kali ini perjalanan begitu indah , karena ada Arjun di sebelahnya yang sedang mengemudi.


" Senyum terus dari tadi ?".


" Iyalah , kan ada kakanda disampingku , aku merasa ini masih seperti mimpi Jun , tiga tahun sudah kita berpisah , kini rindu yang terpendam tergantikan sudah ketika melihat kamu ada di depan mataku ".


" Aku juga senang adindaku ".


Sungguh pemandangan kedua sejoli yang sedang dimabuk cinta ini begitu sweet. Arjun langsung pulang ketika sudah sampai di rumah Kia.


Malamnya Kia terlihat sangat cantik , karena ia jarang dandan , kali ini ia mencobanya tipis - tipis di wajahnya dan itu terlihat sangat sempurna di mata Arjun.


Setelah ijin pada kedua orang tuanya Kia , mereka berangkat menuju ke restoran.


Restoran itu terlihat sepi ...Kia melangkah dengan pelan , Arjun masih setia menggandeng tangannya...disampingnya lilin - lilin berjajar mengiringi langkah mereka .


Mata Kia makin membulat ketika masuk ke dalam, sebuah tulisan " WILL YOU MARRY ME " , terpampang indah, karena dirangkai dari ratusan bunga.


Tiba - tiba Arjun berjongkok , lalu mengeluarkan sebuah cincin dari sakunya .


" Kia , maukah kamu menemaniku seumur hidupku , menemani ku dalam suka dan duka , sampai kakek nenek dan sampai maut memisahkan kita ".


Tanpa menunggu lama Arjun langsung mendapat jawabannya dari Kia.


" Mau...aku mau Jun ".


Setelah menyematkan cincin itu di jari Kia , Arjun bangkit lalu berbisik pada Kia.

__ADS_1


" Tadi jawaban kamu belum selesai , kamu mau apa Kia ?".


Kia seketika mundur , ia reflek menepuk lengan Arjun.


Plak......yang ditepuk tentu saja mengaduh kesakitan.


" Jun , jangan suka gitu ah , bikin jantungan tau !".


" Ya maaf...tapi ini beneran sakit loh , kamu kenceng banget mukulnya ".


Kia meringis , ikut merasakan sakit yang diderita Arjun , " Maafin aku juga , gak sengaja tadi , reflek begitu aja ".


" Okelah gak apa - apa , sekarang kita makan saja , biar gak kemaleman pulangnya !".


Sementara di rumah Mommy Ivanka sibuk mengurus acara lamaran putrinya besok malam.


" Si Arjun bener - bener deh bikin Mommy repot , dadakan gini , emang tahu bulet yang di goreng dadakan biar enak...la ini ..". gerutu Mommy Ivanka membuat Daddy Hermawan tersenyum geli.


" Mommy ngomong apaan sih , pake bawa - bawa tahu bulat segala ".


" Itu gara-gara calon mantu Daddy , udah pulang gak ngabarin ehhh langsung main acara lamaran dadakan...jangan - jangan minta langsung dinikahin juga nanti ".


" Ya biarin aja , biar Daddy cepet punya cucunya , biar rumah kita ramai , si kembar kan sudah jarang main kesini , persiapan ujian katanya ".


" Eh bener juga kata Daddy...ya udah nanti kita dukung aja kalo Arjun minta dipercepat pernikahannya , Mommy setuju deh pokoknya ".


" Makanya yang ikhlas, jangan ngedumel mulu ..putri kita cuma satu, dan moment ini Mommy gak akan mengalaminya lagi..nikmati saja !".


" Oke deh suamiku ". mengangkat kedua jempolnya...


Sebenarnya Ayna juga tak kalah heboh mempersiapkan hantaran yang akan dibawa besok....apalagi ditambah si kembar yang terus merecokinya.


Karena Arjun ingin yang terbaik buat calon istrinya .


Otw menuju halal....


Bersambung


***

__ADS_1


__ADS_2