
Happy Reading
***
Dan ketika Mami Soraya mendekati Ayna?, Abhisek langsung berdiri dan mendekati istrinya itu.
" Mami mau ngapain ".
" Minggir Abhi , Mami cuma mau memperingati perempuan ini , Mami sudah bilang ceraikan dia Bhi , dia tidak pantas untuk kamu ".
" Maaf Mi , tapi Abhi cinta sama Ayna , dan mau tidak mau Mami harus mengakuinya sebagai menantu ". Abhi memeluk Ayna posesif , memberi perlindungan takut Mami Soraya main tangan.
" Kalo begitu kau saja yang meninggalkan Abhi , katakan berapa uang yang kau minta sebagai kompensasi ". ucap Mami Soraya ke Ayna.
" Mamiii !!!! teriak Abhisek geram. teganya Mami Soraya berkata seperti itu.
" Lihat , gara - gara dirimu , putra tersayangku berani membentakku, apa kau juga akan menjauhkan anak dengan ibunya , kamu itu seorang wanita dimana pikiranmu !".
" Nyonya juga seorang wanita dan seorang istri , Apa nyonya bersedia jika disuruh meninggalkan suami anda ...tentunya tidak kan ". ucap Ayna berkata selembut mungkin.
" Berani kamu membantahku...dasar kurang ajar, derajatmu itu jauh dibawah ku ".
" Saya tidak kurang ajar nyonya, bahkan saya berbicara lembut tak membentak sedikitpun apalagi sampai mencaci dan menghina , untuk apa derajat kita tinggi di dunia Nyonya, sedangkan kita tidak selamanya ada di dunia ini ". balasan Ayna membuat Abhi tersenyum bangga , karena Ayna tak membalas ucapan Maminya dengan kasar.
" Dasar...kamu ya ". Benar saja tangan Mami Soraya sudah terangkat akan menampar Ayna, tapi dengan sigap ditahan oleh Abhisek.
" Mami sudah keterlaluan , keluar dari ruanganku Mi !".
" Berani sekali kau mengusir Mami , kalo Mami mau kalianlah yang seharusnya keluar, perusahaan ini masih milik suamiku , maka dari itu Bhi jika kamu masih ingin hidup enak tinggalkan wanita itu , Mami akan memaafkan kesalahanmu !".
" Silahkan kalo Mami mau mengambil perusahaan ini , Abhi siap keluar dari sini, tak masalah ".
" Kau kira jika kamu kere , perempuan ini masih mau jadi istri kamu Hah ?".
" Tentu saja Nyonya , menjadi suami istri bukan dikala sedang senang saja , tapi juga dikala sedang susah , kita harus saling menguatkan itulah yang disebut rumah tangga yang sebenarnya ". jelas Ayna...ia merasa diragukan cintanya , padahal ia tulus pada Abhisek, mau kaya maupun miskin.
Padahal Mami Soraya tidak tau kalau Ayna juga kaya , harta warisan dari Riko mantan suami Ayna yang pertama sangatlah banyak , apalagi Ayna tidak pernah menggunakannya.
" Terima kasih sayang , lihat Mi , betapa baiknya istriku ".
" Kau menantang Mami...Abhi , jangan menyesal suatu saat nanti , dan kau wanita murahan sampai berapa lama kamu akan bertahan disisi putraku, aku pastikan kamu sendiri yang akan menyerah dan pergi sejauh- jauhnya!".
" Baik , saya tunggu Nyonya ". ucap Ayna santai.
__ADS_1
Mami Soraya makin kesal , ancamannya seperti tidak mempan pada dua orang ini. Ia keluar dan kembali menggebrak pintu lebih kencang dari saat dia datang tadi.
" Duh , rusak beneran tuh pintu , aku ganti pake plastik aja kali ya biar Mami gak bisa menggebraknya lagi ".
" Gak sekalian kamu ganti dengan pintu yang tidak terlihat...kan Mami jadi gak bisa pegang tuh pintu ". saran Abhisek.
" Bagus juga ide kamu Ay....Eh , tapi nanti kita juga engga bisa masuk kan pintunya tidak terlihat ".
" Hahaha iya ".
" Sayanggg , beneran kamu gak masalah kalo aku engga punya apa- apa?" tanya Abhi sambil memeluk istrinya dari belakang.
" Engga masalah , aku bisa menghidupi kamu ". jawab Ayna.
" Kebalik sayang , masak suaminya yang minta sama istri ".
" Engga lah , banyak kok yang kayak gitu , istri kerja suaminya yang di rumah , jadi bapak rumah tangga ". Ayna hanya mengetes Abhi bagaimana reaksinya .
" Aku yang akan tetap menafkai kamu , aku akan bekerja apapun itu demi anak dan istri , aku mau jadi suami yang bertanggung jawab Ay !".
" Terima kasih, tapi yakin nih mau bekerja apapun ?". karena setau Ayna sedari kecil Abhisek selalu hidup sangat berkecukupan , bahkan jika ia minta apapun pasti akan dituruti kedua orang tuanya.
" Apapun sayang ".
" Siapa takut , dan aku yakin daganganku akan laris manis, kan penjualnya sangat tampan, aku pasang wajah imutku terus tersenyum manis pasti ibu - ibu pada suka deh membeli barang daganganku !". Abhi sambil membayangkannya.
Auuuuhhh....cubitan melayang ke perut Abhisek, siapa lagi pelakunya kalo bukan Ayna.
" Kamu mau jualan apa mau cari istri lagi , pake tebar pesona segala ".
" Marketing sayang...marketing , kalo mau istri lagi aku gak usah repot - repot hidup susah , tinggal terima tawaran Mami beres kan ".
" Jadi mau terima tawaran Mami kamu nih ".
" Dih kok jadi nyimpang gitu ngomongnya, salah mulu deh perasaan, benar kata dokter bumil itu sensitif perasaannya , mood nya cepat sekali berubah ".
" Tuh tau , makanya jangan bikin mood aku buruk ya ".
" Enggak deh, daripada jatah aku distop bisa bahaya si otong nganggur, mending kita makan , habis bertengkar sama Mami bawaannya jadi lapar ".
Mereka lalui hari - hari penuh dengan kebahagiaan, apalagi kini ada buah hati yang sudah bersemayam di perut Ayna. Tapi tanpa mereka sadari bahaya sedang mengintai .
Abhi pikir hidupnya sudah tenang tanpa gangguan dari Rengganis , padahal Rengganis tengah menyusun rencana untuk memisahkan mereka.
__ADS_1
Rengganis sudah tidak menginginkan Abhi lagi , obsesinya sekarang adalah melenyapkan salah satu dari mereka, entah Abhi ataupun Ayna. Dia pun tak lagi merengek pada Mami Soraya.
Di rumah Abhisek sedang menyusun rencana berjaga jika Maminya mengeluarkan dia dan sang istri dari perusahaan .
" Mas ".
" Ada apa sayang ?".
" Gak bisa tidur , baby nya minta ditemenin Ayahnya ".
" Baby apa Bunda nya hem ?".
" Gak mau ya sudah , Mas tidur saja disini !".
Gak bisa diajak bercanda nih Bumil...batin Abhi...salah lagi salah lagi.
" Mau kok sayang , ayo kita tidur , gak baik buat kamu kalo tidur larut malam ".
" Ikhlas nih ?".
" Ikhlas sayang..Mas juga gak bisa tidur kalo gak meluk kamu !". MasyaAllah benar - benar menguji adrenalin nih pikir Abhisek.
Bukannya tidur , jari Ayna malah bermain di dada Abhi...
" Tadi katanya mau tidur , sekarang malah mancing - mancing ".
" Emm itu kita main dulu yuk Mas !".
" Main kemana , jangan ngadi - ngadi deh sudah malam ini ,gak baik kalo keluar malam , angin malam gak bagus buat Bumil sayang ".
" Siapa yang ngajak keluar sih , main nya disini , gak ngerti ih ".
Abhisek baru konek , sang istri ngajakin enak - enak...lah kalo perubahan hormon yang ini Abhi sangat menyukainya, sang istri lebih agresif setelah hamil , bahkan sering memintanya duluan seperti sekarang ini.
" Oooohhhh...main itu , dengan senang hati sayang....coba kamu begini terus meski kamu gak hamil Yang ".
" Mas lama...batal nih ".
" Haisshh..ngancem mulu nih..makin gemes deh "
Di sela permainan mereka , Abhi lagi - lagi mengucapkan kata jangan tinggalkan aku...Ayna hanya diam , ini untuk sekian kalinya Abhi mengucapkan kata itu...dan Ayna pun merasakannya... perasaan tak tenang, seperti ada sesuatu kejadian besar yang akan terjadi.
Bersambung...
__ADS_1
***