I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 78


__ADS_3

Happy Reading


***


" Kamu lamban sekali Resma ". Seorang lelaki paruh baya memarahi Resma.


" Om tidak tau saja , aksesku ditutup sama Abhisek....mau ngobrol saja susah ". Resma sudah capek disuruh- suruh mereka....sementara dia sudah berusaha semaksimal mungkin...tapi terus saja disalahkan.


" Keponakanmu memang bodoh Pa ". sambung istrinya.


Resma tak terima, dia kan lulusan luar negeri, enak saja dikatakan bodoh.


" Lebih bodoh mana sama anak Tante hah ?". Resma pun membalas ,tak kalah kasarnya.


" Kau....kurang ajar sekali ".


" Apaan !!! memang benar kan Rengganis itu bodoh eh salah , lebih tepatnya gila ..uppss keceplosan, sorry Tante ".


Mamanya Rengganis sudah mengangkat tangannya untuk menampar Resma , tapi Resma tak kalah cepat ,ia langsung menahan tangan Tantenya itu, lalu dihempaskannya dengan kencang....tentu saja dia kalah oleh tenaga Resma yang masih muda.


" Jangan macem - macem Tante..seharusnya nih Tante sama Om itu sadar sudah tua tapi masih mikirin balas dendam terus, lebih baik kalian memperbaiki diri dan mengurus Rengganis yang ada di penjara ".


" Kamu tidak usah mengguruiku , anak kemaren sore aja sok memberi nasehat , emang kamu sudah bener , bukannya kamu juga setuju dengan rencana kami ".


" Aku akui memang aku bukan orang baik , tapi maaf Om , Tante ..aku keluar , aku gak mau lagi menjalankan rencana kalian ".


" Gak bisa begitu Res , hanya kamu yang bisa membalaskan dendam kami ".ucap Papanya Rengganis lemah, harapannya hanya pada Resma.


" Maaf Om....Resma gak bisa " Resma menggelengkan kepalanya ....ia lelah terus diperintah .


" Oh atau kamu sudah jatuh cinta sama Abhisek ya , jujur saja ". Mama Rengganis kembali berteriak.


" Kalo iya kenapa , masalah buat Tante...aku kira tidak ada hubungannya dengan Tante , ini hidupku , terserah aku mau menyukai siapapun ".


" Heh , kau kira Abhi akan tertarik padamu Hah ".

__ADS_1


" Tak masalah Abhi mau suka aku apa tidak , yang penting aku sudah berusaha...kalo berhasil ya itu namanya rejeki...kalo tidak ya cari yang lain , aku masih muda dan cantik , aku tidak akan menyia - nyiakan hidup aku seperti putrimu ".


" Itu karena dia sangat mencintai Abhisek ".


" Cinta...Cih....itu bukan cinta Tante , anak Tante itu psikopat , mau menghilangkan nyawa orang dibilang cinta , mengerikan ".


" Cukup Tan , aku gak mau berdebat lagi , aku juga bisa melaporkan ini pada Abhi , dan tentunya Tante dan Om tau apa akibatnya jika Abhisek tau tentang rencana kalian ".


" Aku lelah Tan , Om.....aku ingin menikmati hidupku ini , jangan lagi libatkan aku dalam urusan kalian....pesanku berhentilah sebelum semuanya hancur dan tidak bisa diselamatkan lagi ".


" Aku pergi Om ..Tan , terima kasih sudah pernah mengasuhku dulu !".


Resma pergi meninggalkan rumah orang tua Rengganis dengan langkah ringan , ia sudah melepaskan diri dari jeratan balas budi yang terus menyeretnya ke dalam masalah keluarga Rengganis yang tak ada habisnya.


Sementara Aqil pergi bulan madu , Abhisek selalu mengajak istrinya ke kantor...begitupun dengan Papi Ammar, ia pun turun tangan ikut membantu.


Seperti biasa, Resma sama sekali tak diijinkan masuk ke ruangan Abhi. Sedikit demi sedikit ia pun mulai sadar , bahwa Abhi tak bisa dicapainya.


Resma pun bertekad akan benar- benar berkerja dengan bersungguh - sungguh, ia tak mau menyia - nyiakan pekerjaan yang ia dapatkan dengan susah payah...setelah menyingkirkan banyak saingan


" Cari target lain aja ah , dari pada mengejar yang tidak pasti , lelaki tak hanya Bos Abhisek saja , di kantor ini juga banyak yang tak kalah tampan..."


Waktu istirahat tiba...


" Saatnya beraksi....pasang umpan ". Resma menyemangati dirinya sendiri , karena jujur dia tak punya teman di kantor itu , dan mulai hari ini , ia akan lebih membuka diri untuk mengenal karyawan yang lain.


Pulang bulan madu , Aqil langsung masuk kerja ...tentu saja bersama sang istri.


Resma begitu bahagia setelah berkenalan dengan Valent , karena Valentlah teman pertamanya di kantor ini. Ternyata begitu menyenangkan jika kita memiliki teman.


Ia lupa dengan sesumbarnya dulu yang ingin mendapatkan Abhisek , kini Resma ingin melupakan itu semua , ini hidup baru bagi Resma.


" Pak Abhi saya minta maaf ya ". Resma sudah mengakui semuanya tentang niat jeleknya itu pada Abhisek dan Ayna . Tapi dia tidak membongkar rencana Om dan Tantenya , ia masih punya hati , tapi jika mereka tak berhenti maka dengan terpaksa Resma akan membongkarnya.


" Mas...itu dia bicara padamu ". Ayna menyenggol lengan Abhi, sejak tadi dia mendengarkan cerita Resma sambil menikmati makanan...tanpa memandang orang yang sedang berbicara di depannya itu.

__ADS_1


" Terserah padamu sayang , kamu mau maafkan dia atau tidak, aku akan turuti apapun keputusan kamu ". tak lupa mencium pipi Ayna.


Lagi - lagi Abhi menunjukkan bucinnya ke Ayna , dan Resma melihat itu , memang tak akan ada celah untuknya....sadar diri lah...


" Maafkan saja Mas , namanya manusia kan memang banyak salah , yang penting dia mau mengakui kesalahannya dan memperbaikinya , kita wajib memberi kesempatan Mas !". ujar Ayna lembut.


" Baiklah , kamu dengar apa yang dikatakan istri tercintaku , jangan sampai kamu menghianati kesempatan ini ".


" Terima kasih Pak Abhi ". Ternyata dia memang pantas mendapatkan cinta Pak Abhi...wanita ini sangatlah baik....batin Resma.


" Berterima kasihlah pada istriku, dia yang sudah memberi kamu kesempatan ".


" Terima kasih Bu Ayna ". ucap Resma tulus.


" Sama -Sama Resma , eh aku panggil nama gak masalah kan..sepertinya kita seumuran ".


" Iya Bu gak apa - apa ".


" Kamu juga panggil aku Ayna saja, engga usah pakai Bu kali ,aku berasa tua tau ".


" Oke bu..eh Ayna ".


Lega sudah...hati Resma makin plong , begini rasanya hidup tenang, setelah melepaskan segala pikiran dan niat buruk pada orang lain.


" Kita pulang sayang....kamu harus banyak istirahat!".


" Resma ..kami pulang dulu ya...nikmati saja makannya ".


Ternyata Ayna tidak sombong seperti yang ada di pikirannya...bahkan sangat bersahabat.


Kini bertambah lagi teman untuk Resma...


Bersambung......


***

__ADS_1


__ADS_2