I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 21


__ADS_3

Happy Reading ......


***


" Pagi Mas ".


" Pagi sayang ".


" Mau kemana?".


Riko mengeratkan pelukannya ketika Ayna ingin beranjak bangun dari tidurnya.


" Mau menyiapkan makanan buat kamu Mas ".


" Tunggu sebentar, aku masih mau bermanja denganmu ".


" Aku takut punya kamu on lagi Mas, aku gak tega lihat kamu tersiksa ".


" Terlambat, nih lihat...sudah Sempurna ".


Tunjuk Riko ke arah dimana senjatanya bersemayam.


" Tuh kan ...mandi aja sana !".


" Kita mandi bersama saja Yang, biar memperpendek waktu ".


" Tidak Mas , aku mau memasak biar keburu, aku kuliah ada kelas pagi soalnya takut terlambat.


" Yaaahh... baiklah , mungkin memang belum saatnya aku merasakan yang enak- enak ...sabarrr ,sabarrr ?" .


Ayna merasa lucu dan juga kasihan kepada suaminya itu.


Mereka menikmati sarapan berdua.


" Masakanmu enak sekali Yang , aku bisa gendut nih kalo begini ".


" Gak apa- apa gendut , aku tetap cinta kok....lagian kan sebagai istri harus bisa membuat perut suaminya kenyang biar gak jajan di luaran ".


" Pinter amat istri Mas , makin cinta nih ".


" Ayok Mas , telat nanti ".


" Kan Mas dosennya Yang ".


" Eh iya ya ...hahaha ".


" Ingat kalo sudah punya suami , gak usah deket- deket sama mahasiswa cowok !".


" Gak kebalik tuh , Mas yang jangan tebar pesona".


" Siappp Sayang ".


*


" Duh penganten baru ,anget - anget gimana gitu ". Suci langsung menggoda Ayna.


" Berisik kamu Ci , nanti fans suamiku pada dengar kan bisa berabe ".


Ayna gak mau pernikahannya dengan Riko tersebar di kampus...cukup sahabatnya dan beberapa dosen yang tau soal itu.


" Yaahhhh yang sah malahan takut sama pelakor ".


" Eh tapi gimana rasanya gituan Ay ?".


" Gituan apaan ?".


" Ya Ci , emang Ayna ngapain ya ".

__ADS_1


Nida ikut bertanya.


" Kamu gak nyampe Nid , ini urusan orang dewasa ".


" Maksudku MP Ay , masak gak ngerti sih".


bisik Suci.


" Tanya sendiri sana sama Mas Riko ".


" Ihh pelit amat kamu Ay...Ay...Ay..".


Ayna berjalan cepat dan nyaris berlari untuk menghindari Suci yang terus mengejarnya.


" Bodooooo ".


*


" Kita mampir ke rumah Mama dulu ya Yang ".


Ayna mengangguk.


" Kita mampir ke toko kue dulu Mas ".


" Siap sayangku ".


Akhirnya mobil mereka sampai di rumah orang tua Riko.


" Ma...Pa..".


" Apa lagi Rik , Mama tidak akan membatalkan pertunangan kamu dengan Sania ".


" Riko gak bisa Ma , Riko dan Ayna sudah menikah kemaren ".


" Kalian menikah tanpa meminta restu dari kami , bagaimana kalian bisa lakukan itu , apa kamu sudah menganggap Papa dan Mama tiada Rik ?".


" Kamu , kenapa dari tadi hanya diam saja , kamu sudah merasa menang kan , bisa membuat Riko melawan kedua orang tuanya ".


Mama Arini beralih memarahi Ayna yang memang sejak dari tadi diam tak bersuara sedikitpun.


" Tidak Ma , maafkan Ayna jika punya salah sama Mama ".


Ayna menunduk , menghormati orang tua suaminya.


" Kamu mau tau salahmu , salahmu adalah karena kamu telah merayu Riko , dan jangan panggil saya Mama , kamu belum saya akui jadi menantuku ".


" Ma...Ayna tak bersalah , Riko yang mencintainya, Riko juga yang memintanya menjadi istri Riko ".


" Kamu terus saja membelanya , oke ...kalo Kamu mau Mama dan Papa merestui pernikahanmu dengan gadis itu , kamu juga harus menikahi Sania ".


" Maaa.....Riko tidak mau ".


" Itu sudah menjadi keputusan Mama , pikirkan ucapan Mama , jika kamu menurut apa yang Mama perintahkan otomatis restu Mama mengalir untuk pernikahanmu dengan dia ".


Riko menarik tangan Ayna ...berlalu dari sana , karena ia merasa Mama dan Papanya tidak bisa lagi diajak ngomong baik - baik.


" Riko tetap tidak mau menikahi Sania , cukup Ayna yang akan menjadi istri Riko selamanya, meski Mama tidak merestui pernikahan kami ".


Mama dan Papa Riko menatap nanar anak semata wayangnya yang mulai menjauh dari mereka.


" Bagaimana ini Pa , Riko tidak mau menurut dengan kita ".


" Sudahlah Ma , mungkin memang dia benar - benar jatuh cinta pada gadis itu ".


" Tapi Mama gak mau Pa , mau ditaruh dimana muka Mama buat menghadapi keluarga Sania ".


" Papa sudah menyelidiki gadis itu Ma , dia gadis baik - baik dan pintar karena bisa mendapat beasiswa di perguruan tinggi ternama ".

__ADS_1


" Mama pusing Pa ".


" Nanti kita cari jalan keluarnya untuk menyampaikan maaf kepada keluarga Sania".


Di dalam mobil Riko terus menggenggam tangan Ayna.


" Mas , apa tidak sebaiknya kamu....".


" Husttt ...aku tau apa yang ada di pikiran mu, jangan sekalipun kamu menyuruh aku untuk mengikuti kemauan Mama ".


" Tapi Mas...".


" Dengar Yang , cintaku hanya untuk kamu titik...dan aku tidak mau menyakiti istri tercintaku ini ".


" Aku hanya merasa bersalah Mas ".


" Tidak ada yang salah disini , kita saling mencintai, Sania saja yang datang tidak tepat waktu ".


" Sudah tidak usah membahasnya terus , sebaiknya kita cari makan , aku sudah lapar dari tadi ".


Mereka berhenti di sebuah restoran.


Memesan makanan dan menikmatinya berdua.


" Riko...kamu disini Rik , sedang apa ?".


tanya seorang gadis mendekat ke meja mereka.


Riko mengeram....apa lagi ini , tidak bisakah aku .akan dengan tenang , kenapa penganggu selalu saja datang...gerutunya.


" Kamu bisa lihat sendiri kan apa yang sedang aku lakukan ".


Riko mencoba meredam amarahnya , ia sangat tidak suka keberadaannya dengan Ayna terganggu.


Yang lebih menjengkelkan, Sania duduk di samping Riko tanpa permisi.


" San , tolong ...kamu tau etika kan ?".


Sania tau maksud Riko.


" Apa salahnya aku duduk disini Rik , kamu kan calon suamiku , sebentar lagi kan kita akan tunangan dan menikah ".


" Salah dan sangat salah , kamu mengganggu suami istri yang sedang berkencan ".


ucap Riko, sudah lelah menghadapi Sania.


" Istri , istri yang mana ...kita belum menikah Rik ".


" Kamu tidak melihat, atau pura - pura buta San , jelas - jelas dari tadi ada orang di sampingku ".


" Itu tidak benar , kamu pasti bohong kan Rik ".


Riko malas menjawab, ia hanya menunjukan jarinya dan jari Ayna yang terdapat cincin pernikahan mereka.


" Ini tidak benar , aku gak mau tau kita tetap akan menikah Rik...aku akan pastikan itu ...dan kau gadis sialan , beraninya kamu merebut calon suamiku, aku akan buat hidupmu hancur...ingat Itu ".


Sania menatap nyalang ke Ayna, bahkan dia menunjuk muka Ayna dan berbicara lantang, Sania berniat membuat malu Ayna.


Setelah mengucapkan itu Sania pergi , sebelumnya ia sempat menendang kursi di depannya.


Riko berdiri dan membuat pernyataan untuk membela sang istri.


" Maaf atas gangguannya , apa yang dikatakan gadis itu tidak benar , kami sudah menikah karena kami saling mencintai ....silahkan lanjutkan makannya ".


Mood Ayna sudah hancur , tapi karena perutnya lapar ia terus saja makan dengan cepat, agar bisa cepat pulang....


Bersambung....

__ADS_1


***


__ADS_2