
Happy Reading
***
Ayna semakin bersemangat mengerjai suaminya , ia tau Abhisek pasti menginginkannya , tapi pasti gengsi untuk meminta , apalagi dari tadi Ayna dijutekin terus sama Abhisek.
" Mas , sepertinya adik kecilmu ikut berdiri, apa dia minta dimandikan juga ?". goda Ayna.
Sial banget , kalo aku minta malu ngga ya...tidak - tidak , ya kalo dia benar istriku kalo bukan gimana ,nanti dia kira aku apaan , tapi Papi bilang dia benar istriku, lagian aku juga masih kesal sama dia...batin Abhi berdebat.
" Itu tandanya aku pria sejati , senjataku masih berfungsi dengan baik , kalo kamu mau..mandi kan saja ". Abhi menyeringai , bodo amat lah...yang penting si otong senang.
Abhi tidak tau , jika perintahnya itu akan menjadi boomerang bagi dirinya sendiri.
" Nantang nih ceritanya, tapi aku gak tanggung jawab loh kalo nanti adik kecilmu minta lebih ". Ayna lebih menyeringai dari Abhi....rasakan dan nikmatilah....Ayna tertawa dalam hati.
Ayna sudah melepas kain penutup si otong, Abhisek pun sampai menahan nafasnya , ia pejamkan matanya tak berani menatap Ayna.
Tahan Bhi...Tahan.....maaf tong kamu gak bisa minta lebih ...
" Ini diapain , disiram aja apa disabunin juga ?".tanya Ayna sok polos .
" Aynaaaaaa ...kamu yaa ". Abhi mengeram.
" Iya iya maaf , habis lihat punya kamu ,aku jadi gak fokus , mandi sendiri gih, aku takut adik kecilmu menunjukku terus ". Ayna langsung kabur keluar meninggalkan Abhisek sendirian yang terus mengumpatnya.
" Awas kamu Ay , nanti kalo aku sudah sehat tak akan ku beri ampun ". teriak Abhisek.
Drama di kamar mandi sudah selesai, dengan susah payah Abhi memakai pakaiannya, lagi - lagi gengsi untuk meminta bantuan Ayna.
Hari ini Reyhan datang menjenguk bersama Zidni.Reyhan mengusap kepala Ayna memberi kekuatan, karena ia juga tau Abhisek saat ini sedang hilang ingatannya.
Reyhan tidak berlaku berlebihan , karena ia tau batasannya , meski ia kakak Ayna tapi dia hanyalah seorang kakak tiri.
" Bang Rey ".
" Yang sabar ya Ay ".
" Terima kasih bang ".
Melihat kedatangan dua pria , membuat Abhi mengernyitkan dahinya , siapa gerangan kah mereka.
Sedangkan Zidni langsung memeluk erat kakanya. " Mbak..yang kuat ya mbak ". bisiknya dan Abhisek tidak mendengar itu.
__ADS_1
Tanpa sadar Abhisek mulai cemburu melihat kedekatan mereka, apalagi Zidni yang memeluk kakanya dengan erat , dadanya gemuruh tidak terima.
" Gimana keadaan mu Bhi ?" tanya Reyhan.
" Kamu lihat , aku sudah sadar dan tinggal memulihkan tenaga ku saja ". jawab Abhisek datar.
" Cepat sehat bro...kasihan nih istrinya kesepian di rumah ". canda Zidni , tapi diterima lain oleh Abhi, lupa hubungan diantara mereka.
" Mana ada kesepian kan ada kalian berdua , pasti bisa jagain istriku!". jawabnya makin ketus.
Ayna mengkode ke Zidni dan Reyhan, ia menggelengkan kepalanya , memberi tanda gak usah ngomong macam - macam.
Disaat itulah Mami Soraya masuk ke dalam ruangan inap Abhisek.
" Loh banyak tamu rupanya ". ucapnya berpura- pura lembut.
" Karena Mami kamu sudah datang , aku pulang dulu ya Mas ". pamit Ayna.
" Ya udah kami juga pamit , ayo Zid , Ay aku antar sekalian ". kata Reyhan.
" Pulang saja sana ,tidak usah perdulikan aku !". kenapa kamu pulang Ay...apa Karena dua orang ini kamu rela meninggalkan ku sendiri disini..istri kejam...padahal hatinya tak ikhlas melepas Ayna pulang , lagi - lagi gengsi yang dibesarkan.
Mami Soraya cukup senang , mendengar Abhisek berkata ketus pada Ayna , ini yang ia harapkan.
" Kenapa harus buru - buru sih ?". Mami Soraya menjalankan aktingnya...padahal dalam hatinya berucap ,Ya pulang lah sana cepat , menganggu mataku saja .
" Ya sudahlah , Tante gak akan maksa ".
Tapi sebelum pergi Ayna mengambil tangan kanan Abhi , lalu menciumnya dengan penuh cinta...tentu saja hati Abhisek kembali berdesir hebat.
" Aku pulang dulu Mas , nanti aku akan datang lagi membawa makanan buat kamu ".
" Gak usah , kalo itu membuat mu repot ".
Abhi ingin menahan Ayna untuk tetap disini , tapi ia juga tau Ayna butuh istirahat karena semalaman menungguinya di rumah sakit.
" Kamu lihat kan Bhi , istrimu itu tidak sopan- sopannya sama Mami , pergi dengan dua pria padahal sudah menjadi seorang istri, apa kamu masih mau mempertahan dia sebagai istrimu , kalo Mami jadi kamu sudah aku cerai tuh dia " kompor Mami Soraya.
" Mami tau siapa dua orang pria tadi Mi ?".
" Kenapa kamu ngga nanya sendiri tadi , Mami mana tau ,teman prianya kan banyak ". bohong Mami Soraya.
" Benarkah...bukankah dia terlihat seperti wanita baik - baik ".
__ADS_1
" Kamu aja yang tertipu sama kepolosannya Bhi ".
" Bagaimana aku bisa menikah dengannya Mi ?". Abhi tidak tau , ia salah jika menanyakan hal ini pada Mami Soraya...orang yang paling menentang pernikahannya.
" Kayaknya kamu dijebak deh Bhi ".
" Masak sih Mi " Abhi tak percaya begitu saja pada ucapan Maminya.
" Sudahlah kalo kamu gak percaya, dari awal Mami sudah peringati kamu , tapi kamu tidak mengindahkan peringatan Mami ".
" Dia itu cuma mau hartamu saja Bhi , coba kamu miskin...mana mau dia , apalagi umur kamu yang lebih muda darinya , kamu itu gampang dibohongi ". Mami Soraya makin menjadi, semua yang keluar dari mulutnya adalah perkataan dusta.
" Aku lelah Mi , mau istirahat dulu ".
" Ya tidurlah , jangan kamu pikirkan tentang istrimu itu ,tak ada gunanya, lebih baik kamu sehat dulu baru memikirkan untuk berpisah darinya ".
Pikiran Abhisek makin pusing, apalagi Mami Soraya sangat berlebihan menjelekkan Ayna..jujur hati Abhi jadi sedikit galau , di lain sisi ia merasa sangat mencintai Ayna , buktinya ia cemburu dengan kedatangan dua pria tadi.
Tapi ia juga tidak akan menelan mentah- mentah ucapan sang Mami. Ia berjanji akan mencari tau kebenarannya setelah ia sehat.
" Eh , jangan tidur dulu , ini Mami bawa makanan buat kamu ...nih lihat ".
Hueekk...melihat makanan yang disodorkan Mami Soraya, Abhisek malah mual.
" Jauhkan itu Mi..baunya tidak enak !".
" Ini enak loh Bhi , Mami tadi beli di restoran kesukaan Mami ".
" Tapi aku gak suka Mi , jauhkan itu , perutku langsung mual ". Abhi masih saja menutup hidungnya.
" Baiklah , nanti buat Mami saja ". Mami Soraya pun mendekat je Abhi ingin membenahi selimut Abhi.
" Jauh - jauh Mi , aku juga mual mencium bau Mami !".
" Yang benar saja Bhi, Mami sudah mandi , dan parfum Mami parfum mahal Bhi ".
" Gak mau tau, pokoknya Mami jauhi Abhi, jangan dekat - dekat !".
Mami Soraya menekuk wajahnya, ia menuruti Abhi meski mulutnya terus saja mengomel tidak jelas .
Kenapa kalo di dekat Ayna aku tidak mual ya , bahkan makanan yang ia bawa habis aku makan semua ...
Itu tandanya sang jabang bayi maunya dekat dengan Ayahnya....sadar Mas Abhi.....
__ADS_1
Bersambung
***