
Happy Reading
***
Hufffttt....Ayna menghembuskan nafasnya , ia kembali teringat masa lalunya dengan Riko .
" Kenapa sayang , kamu masih kepikiran dengan ucapan Mami ?". Abhi memeluk Ayna , mereka berdua sedang berbaring di kasur.
" Bukan karena Mami kamu , aku hanya merasa kenapa kejadian ini terulang lagi ".
" Maksud kamu apa Ay ?".
" Dulu aku dan Mas Riko juga tidak mendapatkan restu , bahkan dari kedua orang tuanya, kau tau waktu itu juga ada perempuan yang akan dijodohkan dengan Mas Riko , orang tua Mas Riko akan menerima pernikahan kami jika dia mau menikahi perempuan itu menjadi istri Mas Riko juga , dan sialnya perempuan itu setuju ".
Abhi makin mengeratkan pelukannya, menyalurkan kekuatan untuk istrinya. Ayna melanjutkan ceritanya ....
" Dan malam itu , Mas Riko pergi ke rumah perempuan itu atas permintaan Mamanya , tapi naas mereka memberi obat pada Mas Riko hingga ia tak fokus menyetir sampai terjadilah kecelakaan itu....ia pergi untuk selamanya meninggalkan aku tanpa kata perpisahan ". tak ada lagi air mata yang keluar dari mata Ayna, ia sudah merelakan semuanya.
" Yang aku takutkan adalah , kamu juga akan pergi meninggalkan aku Bhi ".
" Tidak akan sayang , aku mencintaimu dari sejak pertama kita bertemu, mendapatkan cinta pertama itu tidak gampang sayang, kamu lihat kan ,meski kamu sudah pernah dengan orang lain tapi takdir membawamu kembali padaku , itu artinya kita berjodoh ". ucap Abhi sambil mencium pipi Ayna.
" Mungkin , tapi rintangan kita juga begitu berat Bhi ".
" Aku tau , kita berjuang bersama , dan berjanjilah apapun yang terjadi selalu percaya pada suami kamu ". Ayna mengangguk. " Emm Ay , apa kamu masih ada rasa pada mantan suami kamu ?". Sudah lama Abhi ingin menanyakan ini.
Mata Ayna memicing " Kamu cemburu pada orang yang sudah mati ?".
" Jawab saja Ay !".
" Rasa itu sudah pergi, apalagi sejak ada kamu yang manis ini , kamu sudah sepenuhnya mengisi hatiku , I love you Bhi ".Hati Abhi berbunga mendapat ungkapan cinta dari sang istri.
" I love you Mbak Ayna ".
" Jangan panggil aku Mbak lagi , geli tau ".
__ADS_1
" Kamu juga panggil suami kok Bhi Bhi aja...panggil mantan aja pake Mas ". ucap Abhi kesal.
" Kamu cemburu , aku panggil kamu Hubby loh....tetap aja kan Bhi juga panggilnya , masak aku panggil Hub, kan gak lucu ".
" Kamu bisa aja ya ngelesnya, tapi aku suka ...HUBBY.....".
" Bhi...berhenti memainkan itu , aku ngantuk mau tidur ". Tangan Abhi mulai nakal , memilin dan meremas sesukanya , bahkan mulutnya pun tidak tinggal diam.
" Tidurlah , jangan hiraukan aku ".
" Bagaimana aku bisa tidur jika kamu...aakhhhh ". suara itu akhirnya lolos juga , Abhi tersenyum miring.
" Bilang saja kalo ingin sayang...jangan ditahan , aku akan memberikannya , mau berapa kali juga akan aku jabanin ".
Ayna kalah , ini yang di mau Abhi ....Ayna memintanya lebih dulu . Abhi sangat bersemangat kali ini , ia mengulangnya sampai sang istri mengibarkan bendera putih tanda menyerah. " Aku gak kuat...aku harus tidur Bhi , besok aku akan berangkat bekerja ".
" Baiklah , tidurlah sayang...mimpi indah....Cup ". ciuman di kening untuk sang istri tercinta.
Pagi ini Ayna berangkat kerja bersama Abhi. Sampai di perusahaan semua mata tertuju pada sepasang suami istri itu , bagaimana tidak...Abhi mereka keluar dari mobil yang sama dan Abhi yang terus menggenggam tangan Ayna .
Demi menjaga martabat istrinya, Abhi langsung mengumpulkan seluruh bawahannya , dan juga mengumumkan kepada semua karyawan perusahaannya bahwa Ayna adalah istri sah nya.
Semuanya memberi ucapan selamat , mereka juga mengakui bahwa pasangan itu sangat serasi, meski ada juga yang iri , merasa Ayna tidak pantas mendapatkan itu , banyak juga para karyawan pria dan wanita yang patah hati mendengar bahwa pemilik perusahaan ini dan Ayna telah resmi menikah.
" Siang nanti kita akan melihat rumah baru kita Ay !".
" Rumah baru , kamu membeli rumah baru Bhi ?".
" Ya , itu hadiah dariku untuk mu sayang ".
" Terima kasih , kamu tidak usah seperti itu Bhi , apartemen juga cukup bagiku , aku tak masalah asal tinggal bersama kamu ".
" Istriku pandai juga menggombal , itu persiapan sayang , nanti kalo anak kita banyak kan gak mungkin kita tinggal di apartemen terus ".
" Anak ?? kamu ingin punya anak sekarang Bhi ?".
__ADS_1
" Hemm iya , aku ingin punya anak banyak , kamu tau kan Ay , tak enak rasanya menjadi anak tunggal , bahkan aku suka iri jika kamu sedang berantem sama Zidni ".
" Semoga keinginanmu terpenuhi Bhi ".
" Aamiin, kamu tak keberatan dengan permintaan ku ?".
" Tidak , tapi semua kembali pada yang di atas , kita hanya bisa berdoa dan berusaha ".
" Tentu Ay , aku selalu berdoa setiap waktu , dan untuk usaha , aku tak akan melewatkan satu hari pun untuk menjamahmu ". Ayna sampai bergidik mendengar ucapan Abhi.
" Kenapa selalu kesitu sih pikirannya ".
" Lihat Ay , dia langsung tegang , sepertinya ia tau apa yang aku mau saat ini ". Abhi menunjuk benda pusakanya yang sudah on fire.
" Tidak , tidak....ini masih pagi , kamu jangan gila Bhi !".
" Tadi pagi kamu belum memberi vitamin padaku Ay ".
" Kenapa kamu gak ada lelahnya Bhi , bahkan semakin menggila ".
" Kamu yang buat aku kecanduan Ay , sebentar sayang ,ayolah ...tega kamu menyiksa suamimu ". jurus terakhir Abhi memperlihatkan kesakitannya.
" Baiklah " Tentu saja Ayna tak tega melihat wajah suaminya yang memelas itu.
Yes.....sorak Abhisek dalam hati.
Sementara itu Mami Soraya sudah mengantongi informasi tentang Ayna dan putranya , ia juga sudah mulai berfikir keras membuat rencana untuk memisahkan mereka.
Rengganis sendiri masih suka mengamuk , jika keinginannya tak dipenuhi. Mama Papanya juga tidak mau putrinya makin terpuruk , mereka takut Rengganis depresi parah lagi
Inilah fakta yang tidak diketahui Mami Soraya , Rengganis calon menantu kesayangannya adalah mantan penghuni rumah sakit jiwa.
Bagaimana jika semua ini terbongkar ya...Apa Mami Soraya masih mau menjadikan Rengganis sebagai menantunya????.
Bersambung
__ADS_1
***