I'm to go world fantasy

I'm to go world fantasy
Episode 14


__ADS_3

cara cara raja kegelapan membangunkan ku


* cara kekerasan


"hy! kecoak nakal, kalau tidak bangun ku balikan ranjang mu ini, atau kau mau aku pukul"


Bentak Candis tampa alasan.


"iyaaaaa... " aku langsung bangun.


* cara mengancam


"kasturi, kalau tidak bangun kau tau apa yang aku lakukan kepada mu kan" ancam candis dengan suara yang mengerikan


Aku bangun karena terpaksa dan menatapnya dengan serius.


* cara orang keren


"beb ... bangun dong, kamu kan belum makan dan mandi, nanti kuman kuman mendekatimu dan kamu akan sakit" pujuk candis dengan gaya yang gaul.


Aku bangun dengan semangat


* cara romatis


"sayang... bangun" ucap candis dengan lemah lembut.


jeng... jeng...


Candis mengendong ku dari tempat tidur.


* cara yang kurang ajar


mendekat diam diam dan mengankat, dan membawaku keruangan pemandian, mendekati bak mandi lalu dia melepsakan ku kedalam air,


aaaa... aku terbangun dengan basah kuyup.


jika kalian jadi aku kalian mau dibangunkan dengan cara apa?


********


kembali kecerita


hem... Waktu itu aku tak sadar kalau aku mendengkur.


"bagaimana aku membangunkan ia ya, dia kelihatan tidur dengan pulas, emm... coba cara ini sajalah" candis mengambil air minum diatas meja


lalu dia mencipratkan air itu ke mukaku, berkali kali.

__ADS_1


"emm kok hujan ya" gumaku dalam hati sambil membuka mata dengan pelan pelan


"kamu sejak kapan ada disini, mau apa kamu kesini" tanyaku dengan nada tinggi.


"kau harus mandi dan makan, supaya kau tak lemah esok" jawab candis.


"em... kaki ku masih lemas gara gara latihan senalam" gumaku dalam hati.


"kenapa dia bengong ya, kenapa dia melihat kakinya terus, apakah kakinya masih lemas ya, aku terlalu keras dalam melatihnya" guma candis dalam hati.


tampa pikir panjang lagi candis mendekatiku lalu mengendongku, bakkk... suara pintu ditendang, para penjaga terkejut.


dia membawaku keluar,


"apa yang kau lakukan, lepaskan aku, aku bisa ber... jalan... sendiri" ucapku terbata bata.


"kau berbohong lagi, apa kau pikir aku akan mudah dibohongi" ucap candis dengan serius, sambil berjalan menuju tempat mandi.


"Tapi turukan aku, aku bisa berjalam sendiri, aku malu dilihati mereka" bisik ku.


"Santai saja...," ucap candis sambil berjalan.


"eehh... tapi, kau yang santai sedangkan aku yang malu dilihat oleh...." ucapku pelan dengan perkataan yang terputus kan.


"husss... bukan kah gosip tentang kita sudah tersebar, apa yang mau disembunyiin lagi" candis tersenyum lebar dan melanjutkan langkahnya.


"ternyata benar yang selam ini digosipin oleh para pelayan benar benar, mereka sangat dekat" ucap pengawal yang lainnya


sepanjang perjalan aku dibuat malu dengannya, para pelayan dan pengawal berbisik bisik mengosip kami berdua.


"waahh... akhirnya tuan menemukan pujaan hati" ucap salah satu pengawal.


"semangat tuan" para pengawal yang kegirangan.


"sebenarnya kamu lagi merencanain apa, kamu sengaja membuat aku malu" ngomel ngomelku.


sedangkan ditempat lain


"jiwa yang suci , sangat cocok untuk memberikan ku kecantikan yang, yang tiada tara" ucap ratu.


"em... ratu dari tadi kenapa engkau, mengomongkan hal yang aneh aneh sih" ucap pelayannya.


"em... aku tak sabar lagi untuk mencicipinya" guma guma ratu iblis.


"tuh kan lagi lagi ratu mengucapkan sesuatu yang aneh lagi" bisik pelayan disebelahnnya.


scingg.... suara kuku yang tiba tiba memanjang dan menebas kepala pelayan yang banyak bicara tadi.

__ADS_1


lalu ratu itu menjilat darah yang ada dikukunya dan berkata


"apa masih ada yang banyak omong lagi?," tanya ratu.


semua pelayan hanya mengeleng gelengkan lepala mereka.


sedangkan didasar laut yang dalam


ada sebuah kerajaan yang lumayan besar dan mewah, yaitu kerajaan mermid.


*kalian tau kan mermid, duyung yang setengah badannya manusia dan setengahnya lagi ikan, taukan*


nah... disaat itu keeajaan lagi pusing pusingnya, karena putri kerajaan kabur, entah kemana membuat raja, ratu dan kakaknya khawatir.


*lalu kenapa raja tidak mengunakan kekeatanya untuk mengetahui keberadaan putrinya, ya... karena tidak semua mahkluk mitologi memilikinya hanya yang tertentu saja*


mereka terus mencari berpindah pindah dimensi.


em... sedangkan dikerjaaan kegelapan.


" haaaah... waw... itu bak mandinya besar sekali, ruanganya juga besar, tapi kenapa para pelayan ini ada disini, diman sabunnya" gumaku dalam hati kagum.


"para pelayan ini akan membantu untuk mandi" ucap candis.


"hah... aku kan sudah besar kenapa harus dimandiin segala" lagaku sombong.


"jadi kamu ingin mandi sendiri?," tanya candis.


Aku menganguk anguk


"baiklah semuanya keluar biarkan, nona besar mandi sendiri, kau tunggu disini"perintah candis.


para pelayan semua keluar, kecuali satu yang tinggal menemani ku


candis pun ikut keluar, saat itu aku melihat kedalam air.


"sepeetinya air ini bergerak gerak seperti berbicara sesuatu" gumaku dalam hati mendekatkan muka keair


"ehm... nona jika anda ingin mandi maka baju mu harus dilepas dulu" ucap pelayan.


"em... baju ini susah sekali dibukanya" gumaku.


"nona biar saya yang bantu" ucap pelayan membantuku.


setelah sekian lamanya membuka baju yang susah ini, dan akhirnya sudah terlepas, aku pun masuk kedalam bak air


dan tiba tiba...

__ADS_1


__ADS_2