I'm to go world fantasy

I'm to go world fantasy
Episode 56


__ADS_3

setelah 1 minggu aku berada ditempat itu, aku pun sudah mahir dengan geraka gerakan yang ada di dinding dan mantranya pun sudah ku hapal.


"sudah saatnya aku dan qiqi keluar dari sini lukaku pun sudah sembuh tapi bagaimana aku bisa keluar dari sini, aku sudah menggunakan berbagai cara , dari berpindah dimensi, menghilang dan lain lain, tapo tetap saja tidak bisa" gumaku dalam hati.


saat malam hari,


aku menemui qiqi yang berada di tepi air, qiqi kelihatan termenung.


"qiqi... apa kau baik baik saja?" tanyaku.


"em... ya... aku baik baik saja" jawab qiqi ragu.


"ada apa qiqi, kau kelihatan tidak baik baik saja


ada apa, ceritalah aku akan mendengarkan mu," ucapku cemas.


"em..." qiqi masih ragu.


"qiqi, ceritalah..." paksaku.


qiqi pun akhirnya cerita.


"aku tidak tau harus mulainya dari mana, tapi perasaan ini selalu menganguku, jika tidak aku ungkapakan mungkin aku tidak akan tenang,


rio 'aku menyukaimu' " ucap qiqi.


"apa..." aku terkejut mendengar itu.


"aku tau... aku tau... aku salah, perasaan ini salah, tapi yang jelasnya aku ' mencintaimu ' " ucap qiqi.


"qiqi... bagaimana..." perkataanku belum selesai.

__ADS_1


"rio... awalnya aku memang tidak ada perasaaan apa apa dengan mu, tapi perasaan itu timbul saat aku dan kau memasuki kota tabib, dan bersandiwara menjadi sepesang suami istri," jelas qiqi.


tiba tiba ada sebuaj lintah yang mengigit qiqi membuat qiqi lemah dan langsung


langsung memeluku dengan erat, dan berkata


"aku mencintaimu" ucap qiqi dengan napas yang sesak.


aku tidak tau kalau qiqi tergigit oleh lintah itu, aku kira dia hanya demam saja.


"apa yang harus aku lakukan sekarang, apa yang haru aku jawab?" tanyaku dengan diriku sendiri.


saat aku rasakan tubuhnya panas sekali,


"apa dia demam lagi" ucapku.


"qiqi... qiqi... buka matamu" ucaku cemas.


sedangkan ditempat lain.


"tuan sudah 1 minggu lebih kita mencari tapi tidak ada hasilnya" ucap zahu mengeluh.


"ada yang tak beres, dengan tempat ini" ucap candis curiga.


"tak beres apa nya tuan? " tanya zahu.


dan pas juga saat itu amoi datang menemui tuannya.


"amoo pas seklai kau ada disini, zahu, amoo kalian kelilingi tempat ini sekali lagi dan buka mata sakti kalian, sepertinya mereka dilindungi oleh tabir" ucap candis.


mereka pun berpencar mencari kami.

__ADS_1


saat amoo mengelilingi tempat itu, tak sengaja amoo menjatuhkan bekalnya, saat amoo sadar beklanya terjatuh dan berusaha mengambilnya, tapi bekal itu jatuh di tempatku berada dan musnah seketika, melihat itu amoo curiga langsung membuka mata saktinya.


amoo terkejut saat melihat itu,


"ternyata benar apa yang dikatakan tuan, mereka tertutupi oleh tabir," ucap amoo,


amoo langsung mencari tuannya untuk memberi kabar ini,


tak lama kemudian candis, zahu , dan amoo datang ketempat itu,


dan saat candis melihat itu, candis langsung mengeluakan kekuatanya.


tak... jentikan jarinya membuat tabir itu langsung pecah dan menghilang,


"ah... seperti ada suara yang keras dari atas" ucapku.


lalu candis masuk kedalamnya, dan dikuti oleh zahu dan amoo dibelakangnya, dia pun menemuiku dan langsung memelukku dan berkata.


"kau tidak apa apa?"


"aku tidak apa apa tapi qiqi..." ucapku.


"hem... ayo kita pergi dari sini" perintah candis.


saat aku mau mengendong qiqi, tapi aku ditahan oleh candis, dan camdis langsung mengendongku, dan berkata.


"dengan keadaan kau yang sekarang ini apa kau masih mau mengendong dia" tegas candis.


aku hanya terdiam dan zahu yang mengendong qiqu , dan kami keluar daru temapat itu.


tapi lintahnya masih mengikuti kami.

__ADS_1


__ADS_2