I'm to go world fantasy

I'm to go world fantasy
Episode 26


__ADS_3

Malam


Malam yang dinanati nanti oleh semua mahkluk, dewa dewi.


Hah... Aku jadi tidak semangat untuk menghadiri festival itu.


Aku lesu sekali.


Aku telah menghina festival bunga persik


Walau pun aku sudah minta maaf,


Tapi tetap saja aku merasa bersalah.


Yah... Apa boleh buat lagi aku terpaksa menghadiri festival itu.


"Kasturi apa kau sudah siap, ayo berangkat sekarang"


"Iya..." menjawab dengan tidak semangat.


Selama perjalanan aku merasa gelisah, gelisah karena banyak pelayan yang mengosipin saya.


"Em... Kelihatanya, dia gelisah apa dia masih memikirkan kejadian yang kemarin" bicara dalam hati.


"Em... Aku berharap, aku terlambat datang" bicara dalam hati.


"Apa kamu masih kepikiran soal kejadian kemarin"


Aku bengong.


"Hy!" melambai lambaikan tangan.


"Eh... Ada apa?" terkejut.


"Apa kamu madih kepikiran soal kejadian kemarin?"


"Em... Iya... Aku masih kepikiran soal kejadian kemarin rasa rasanya aku tidak pantas menghadiri festival ini"


"Kan kau sudah minta maaf dan aku juga sudah


Menjelaskan kalau kau tidak tau tentang apa pun tentang pestival bunga persik ini".


"Iya tapi... Tetap saja kalau ..."


"Aku sudah menjelaskan dengan raja, dan raja memaklumi itu dan memaafkan kamu"


"Benarkah..." tiba tiba ceria.


"Yah... Tetap saja aku khawatir" bicara dalam hati.


Hah... Ternyata realita tak seindang hayalan.

__ADS_1


Ingin terlambat datang, ternyata paling cepat datang.


Sampainya disana para pelayan malah mengosipin aku dan memandang sinis.


"Hy! Lihat tuh... Itu kan nona yang menghina festival bunga persik"


"Iya ... Itu dia orngnya"


"Wah.. Wah... Berani berani sekali dia menampakkan saat ini"


"Iya... Setelah penghinaan yang ia lakukan"


Ribut ribut


"Berisik sekali pelayan pelayan ini" melirik dengan dan menatap dengan tajam.


(Kode keras).


Para pelayan itu langsung terdiam dan tidak berkutip.


"Em... Kakak" suara yang memangilku.


"Eh... Suara ini sepertinya aku kenal" inikan suaranya...


"Wah... Kakak ... Cantik banget malam ini wah... Kakak... Seperti dewi yang melegenda....!"


Memuji muji.


"Hahahah.... Apa benar seperti itu"


"Yusi... Dimana kau?"


"Ah... Paman?"


aku dan dragon terkejut.


"Hah... Paman"


"Apa paman ada disini? Kapan paman datang keaini?" bicara dalam hati.


"Ternyata nama anak ini yusi..." aku baru tau.


"Yusi, paman kan sudah bilang jangn lari lari nanti kamu jatuh, bagaimana?"


"Tapi aku mau..."


"Paman kapan paman datang kesini?"


"Em... Kakak aku ingin menunjukan sesuatu kepada kakak" yusi menarik tangan dragon dan pergi begitu saja,


Aku ditinggalkan sendiri dan sekarang aku hanya sendiri bersama dengan paman ini.

__ADS_1


Perasaan apa ini, cangung sekali.


"Em... Kamu cantik sekali malam ini putri, salam kenal saya ryujin" membungkukkan badan.


"Eh... Putri katanya" bicara dalam hati.


"Saya kasturi , salam kenal" membungkukkan badan.


"Ah... Anda mempunyai karisma yang sangat indah" memuji.


"Terima kasih atas pujian anda" tersenyum.


Pipi Ryujin memerah.


"Aah.... Aku meningalkan kasturi dengan paman" bicara dalam hati.


"tunjukan kepadaku?"


Tiba tiba mereka berhenti disuatu tempat


"Kakak, lihat lah aki berhasil menguasai sihir yang engkau ajarkan kepadaku" menunjukkan sihirnya.


"Aku akan menunjukan sihir seperti ini kepada semua tamu undangan bahwa aku bisa mengunakan sihir yang kupelajari dan aku akan menari..." jelas yusi.


Dragon hanya mendengarkan saja, dan menganguk anguk kepalanya.


Tak sadarlagi bahwa para tamu sudah datang dan keadaan menjadi ramai ramai tapi aku tak tau harus nenuju kemana.


Tiba tiba


Sreet... Tap... Ryujin memegang tangan ku dan membawa aku jalan jalan sambil mencari dragon dan yusi.


"Em... Semua tamu sudah datang yang mulia saat nya anda keluar" ucap penasehat.


"Apa acaranya mau dimulai" ucap raja.


"Iya!... Yang mulia semua tamu sudah datang walau pun sepertinya ada yang belum datang" ucap penasehat.


"Kalau begitu kau keluar dulu, aku akan keluar setelah para tamu undangan telah tiba"


"Wah... Tuan kenapa, anda tidak siap siap untuk pergi Acara festival bunga persik" ucap zahu.


"Aku tidak mau pergi, karena ini belum tengah malam,..."


"Jadi bagaimana apa tuan akan pergi, saat tengah malam tiba" ucap zahu.


Candis hanya menganguk anguk.


"Yah... acaranya juga akan dimulai tengah malamkan, jadi tidak apalah datang tengah malam" ucap amoo.


"kalau aku tak pergi malam ini, maka aku tidak bisa melihat kasturi, dan memnawanya pulang,... hah... perasaanku tidak enak dari tadi seperti akan terjadi sesuatu" bicara dalam hati.

__ADS_1


"tuan, semua pasukan sudah memasuki tempat...."


"bagus sekali...." tersenyum lebar


__ADS_2