I'm to go world fantasy

I'm to go world fantasy
Episode 70


__ADS_3

Mereka berdua saling bertatapan dengan tatapan yang tajam seakan akan beradu kekuatan mata, sedangkan aku hanya tertidur ditempat tidur dengan gelisah karena merasa kepanasan.


"Mama, gendong...," igauku


seperti biasa satiap kali aku tidur pasti mengigau, mereka berdua yang tadinya melotot satu sama lain melirik kearah ku dengan mebahan tawa, sungguh memalukan entah apa apa saja yang aku igaukan malam itu.


Paginya saat aku bangun aku kebingungan,


Seribu pertanyaan yang menumpuk dikepalaku.


"kenapa aku bisa ada disini?,


Siapa yang membawaku kesini?,


Kenapa sepi sekali?,


Kenapa jubah candis ada disini dan ini jubah siapa?, ....,"


Aku menatap keluar jendela melihat makhluk makhluk aneh seperti burung tapi tidak burung bertebangan mingitari langit langit,


Aku termenung sebentar bertanya pada diriku sendiri.


Sedah Banyak kejadian yang aku alami disini tapi kenapa aku tidak menemukan jawaban kenapa aku bisa berada disini,


Apa hubungan aku dengan dunia ini sehingga aku bisa masuk kedunia ini, Sudah berapa lama aku disini, kapan aku bisa pulang keduniaku, aku sungguh merindukan tempat tinggalku.


Hah... Aku hanya bisa menarik napas panjang,


Tiba tiba

__ADS_1


Kreet... pintu kamar terbuka dengan pelannya, aku tidak mendengar suara pintu terbuka saat itu.


"Em... Dia kenapa?,


A... Jangan jangan dia termenung,


Kerjain ah...," guma dragon melihat aku termenung.


Dragon berjalan mengendap endap dengan pelannya dan candis hanya memperhatikan dragon dari belakang


Ba... Kejut dragon membuat jantingku hampir copot dari tempatnya dan sampai samapi aku latah 'eh... Ba... Ba... Ba'


Sungguh memalukan, dragon tertawa melihat aku latah,


"Terntata bisa latah juga,


Hahaha...," tawa dragon sontak aku memukulnya.


Berati dia sudah bertemu dengan cabdis,


Mati... Bagaimana ini..." gumaku panik, baru menyadari kalau dragon ada disini.


Aku menoleh kebelakang melihat candis dengan wajah yang kusut,


"Habislah aku," gumaku menyumpahi diriku sendiri.


"Ca-dis kau dari mana saja,?" tanyaku dengan gugup.


Mendengar itu dragon menjadi diam membeku, dan candis hanya diam melirik dragon,

__ADS_1


Ada apa sebenarnya ini?


Malam tadi, saat aku tertidur denagn gelisah kedingina dragon melepaskan jubahnya berniat ingin menyelimuti ku, tapi gerak gerik itu terbaca oleh candis, sontak candis langsung melepaskan jubahnya terlebih dahulu lalu menyelimutiku dengan jubahnya, dragon hanya memandang sinis candis.


Dragon berdiri menyelimutiku lagi dengan jubahnya, candis berdiri menghadang dragon dengan cepat candis menarik tangannya dan langsung membawa dragon pergi ketempat yang sunyi, dragon tidak bisa menghindar lagi.


"Apa apaan maksud kau tadi?," tanya candis dengan nada yang menaik.


"Aku hanya ingin menyelimutinya karena dia kedinginan," jawab dragon.


"Kau tidak melihat aku sudah melakukannya, kenapa kau masih meletakknnya juga," ucap candis dengan nada yang menaik.


"Apa urusannya dengan mu, kau tidak ada hak untuk melarang, emang nya kau siapanya dia,"


Ucapan dragon membuat hati candis megelegar panas.


candis hanya diam denga mengigit bibirnya.


"kau juga bukan siapa siapanya dia,


karena kita berdua bukan siapa siapanya dia, bagaimana kalau kita taruhan siapa yang dapat mememangkan hati dia, dialah pemenangnya," tawar candis menjulutkan tangan, tampa pikir panjang dragon langsung menyalaminya.


"maaf kasturi, aku mempertaruhkan engkau aku yakin aku bisa memenangkan pertaruhan ini , dan mendapatkan hatimu," guma candis.


pas sekali saat itu matahari sudah timbul candis dan dragon dragon kembali ke rempat penginapan.


sesampainya dipenginapan dragon melihatku termenung dan berniat untuk mengetutkanku,


Ba... kejut dragon, melihat itu muka candis kusut.

__ADS_1


"dia sudah mengambil tindakan," guma candis kesal, melihat dragon sudah mengambil tindakan terlebih dahulu.


__ADS_2