I'm to go world fantasy

I'm to go world fantasy
Episode 29


__ADS_3

Beberapa saat kemudian setelah begitu lama pertarungan itu akhirnya keluarga kerajaan semuanya ditangkap dan mereka dirantai sedangkan yang mulia masih berada ditangan scylia, yang mulia yang lemah itu melihat keluarganya dengan menangis.



Aku... Yang bersembunyi melihat kejadian itu rasa rasa ingin pergi meningalkan tempat ini.



"Ayo... nona apa yang kau tunggu lagi disini tidak aman, lebih baik kita pergi sekarang"



"Kenapa kau tidak menolong mereka?"



"Kan aku sudah bilang, kalau aku tidak ada urusan dengan mereka, biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri" kejamnya.



Aku menuruti perkataannya tapi saat ingin pergi,


Yusi ingin dibunuh oleh anak buah scylia.


Tampa pikir panjang lagi aku pun menyerang mereka,


Zahu terkejut, dan keluarga jerajaan pun terkejut.


"Hya..." tetiak ku



Bruk... Aku memukul tepat diperutnya dan tangan ku menembus, perutnya.



Itu bukan seperti diriku.


Aku seperti mengila karena itu.



Heranya anak buahnya itu langsung lumpuh dan tidak bangkit lagi dan bahkan



Menghilang.



"Apa yang kalian lihat cepat serang wanita itu" teriak scylia.



Dan aku mengeluarkan tombak yang diberikan mulia kepadaku.



Bahkan zahu pun ikut bertarung bersamaku.


Dan tambahan satu...



Mahkluk tak dikenal susanoo, entah dari mana ia datang.



"Kasturi, apa yang mau kau lakukan, cepat pergi tinghalkan tempat ini" teriak dragon.



"Kau tak berhak memerintahku" jawabku.



"Dia berbeda sekali, coba kau lihat betul betul, matanya berubah menjadi warna biru samudara dan rambutnya juga berubah warna, ekpresinya juga berubah" ucap ryujin.



"Paman benar, dia berbeda sekali"



"Ini kesempayan untuk kita melepaskan diri dan memulihkan tenaga kita,


Sementara gadis itu mengulur waktu" ucap permaisuri.



Anak buah scylia berdatangan menyerang dan aku mulai bertarung, dengan rasa percaya diri. Satu persatu anak buah scylia kami lumpuhkan.


"Hya..."

__ADS_1



Cless... Air... Air ... Itu membentuk diriku dan banyak sekali.



"seperti mematuhi perintah kau" ucap ku dalam hati.



"Kalau begitu baik lah"



"Aku cumu


Harus fokus,


Aku mencoba menutup mata ku dan mencoba tenangkan pikiran dan coba untuk memerintahkan air air ini. dan pikiran ku kosong dan aku menyatu dengan air, pikiran yang tenag.


Saat aku membuka mata ku.



Aku mengayunkan tongkat ku dan membentuk sebuah segel air berjumlah banyak dan menyerang semua anak buah scylia, dan mereka terperangkap didalamnya.



Sedangkan untuk susanoo mengeluarkan kekuatan petirnya, dan menyerang meraka yang terperangkap.



Cetarrr... Suara petir yang menyambar anak buah scylia.



Dan anak buah scylia semuanya menghilang. Sisa pasukan scylia sangatlah sedikit.



Dan dragon, ryujin, permaisuri, dan lainnya telah bebas. mereka membantu kami melawan.


Dragon berusaha membebaskan ayahnya,


Dan aku membantu dragon.



Dragon mengayunkan pedangnya dan menusuk perut scylia.



Ya... Scylia tumbang...


Tapi ada kejanggalan.



Kenapa, scylia mudah dikalahkan?.


Bukan kah dragon bilang kalau scylia



Susah untuk dikalahkan.


Dragon terus menerus menusuk scylia.


Tapi... Scylia kelihatan seperti kelelahan.


Dragon meninggalkanya.



"Kok perasaan ku tidak enak ya" bicara dalam hati.



"Pandangan ku, tubuhku seperti tak berdaya, apa aku terlalu nanyak mengeluarkan tenaga" bicara dalam hati.



"Kesempatan ini yang aku tunggu tunggu" ucap scylia.



Tiba tiba...



Zahu berteriak kepadaku.


__ADS_1


"Nona... Awas..." teriak zahu.


Syat... Suara pedang yang menusuk dengan keras.



Tesss.... Tess... Darah berjatuhan.


Aku terkejut dan tak menyangka,


Semua juga terkejut ternyata yang tertusuk tak kusangka adalah...


Candis...



"Hah... Bukankah itu..."



"Dari mana ia datang?"



"Bukankah dia adalah..."



Kelihatanya mereka mengrbal candis.



"Hahaha... Kau pikir aku dengan mudah dikalahkan, bukankah kau tau tentang aku, dengan pedangmu yang segitu mana cukup untuk membunuhku, bagiku pedangmu hanya mainan" nyerocos.



"Agh... Aaaa... Berani sekali kau ingin menusuk dia dari belakang dasar pengecut" Ucap candis.



"Eh... Suara ini, seperti tidak asing lagi" melihat kedepan.


"Hah... Bagaimana kau bisa ada disini" gemetar ketakutan.



"Dasar kau, kau terlalau banyak membuat kerusakan, dan kekacauan, kau harus dihukum mati"



Candis mencabut pedang yang menancap perutnya.



Tess... Darah candis masih keluar,


Aku menyobek bajuku dan membalutkannya ke lukanya candis agar darahnya tak keluar lagi.



"Ah... Apa yang kau lakukan?"



"Aku lagi ingin menolongmu"



"Ah... Anu... Nona tuan sebenarnya... " pembicaraan yang terpotong.



"Sebenarnya apa, jika dibiarkan maka kau akan kehabisan darah" nyorocos.



"Hy!, perhatikan aku kenapa?" guma scylia dalam hati.



"Hahaha... Kau mau menghukumku, aku ini sudah meningkat dari yang kau ketehui"



"Wah... Aku dikacangi"



"Tadi itu aku hanya pemanasan, dan hanya bermain main, srkarang lihatlah aku tang sebenatnya"



Srasss .... Dia beribah bentuk menjadi......

__ADS_1


__ADS_2