Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 11


__ADS_3

Setelah selesai dengan ruang vvip, alana langsung bersiap untuk pulang karena saat ini sudah waktunya pulang.


Sebelum meninggalkan ruangan vvip, alana di berikan alamat lengkap rumah omah ratih, agar alana bisa tepat waktu sampai di rumah omah ratih.


Sepanjang perjalanan alana hanya diam dan melamun, rani hanya bisa menyemangati alana dan gak bisa membantu alana.


''Udah jalani ajah dulu, kalau gak kuat kamu tinggal bilang sama pak teguh, dia orang baik alana dan pasti akan ngertiin kamu. '' ucap mba rani.


''Semua gara gara tamu vvip itu, jadi panjang kan buntut nya mba, aku takut gak ke kejar, tadi ajah sampai lima puluh porsi aku membuat menu makanan yang aku buat dan di pajang di daftar menu, aku khawatir sama koki yang gantiin aku, dia bisa gak yah. '' ucap alana.


''Pak dodi itu koki handal alana, dia akan bisa menguadainya. '' ucap mba rani.


''Alaaanaaa.....'' teriak meta dan membuat alana kaget.


''Meta ini di jalan bukan di hutan. '' jawab alana dan meta hanya nyengir.


''Ada ibu kamu sama galuh tuh. '' ucap meta dan alana langsung lari.


''Anak itu langsung main pergi ajah. '' ucap meta dan rani langsung merangkul meta untuk menyusul alana.


Alana langsung memeluk erat tubuh ibunya setelah mencium tangan ibunya, galuh pun ikut memeluk ibunya dan mereka bertiga saling berpelukan.


''Ibu apa kabar, maafkan lana karena belum bisa pulang ke desa. '' ucap alana.


''Kabar ibu baik lana, ibu mengerti dengan semua kesibukan kamu sayang, maafkan ibu yah tadi ibu kost kamu nawarin buka kamar pake kunci cadangan dan ibu mengiyakannya, ibu nunggu kamu di dalam kamar kost kamu. '' ucap ibunya alana.


''Gak apa apa ibu, kalau sajah alana tau ibu akan datang, alana gak akan kunci pintunya. '' ucap alana.


Mba rani datang dan menghampiri ibunya alana, ibunya alana langsung mengajak semuanya untuk makan, karena ibu memasak makanan lumayan banyak, meta paling pertama yang maju dan paling semangat.


Alana, meta, asti, mba rani, ibunya alana dan juga galuh langsung makan dan kamar alana menjadi penuh dan ramai, alana juga meminta meta memanggil pacarnya untuk turun dan mengambil makanan.


''Pantesan alana jago masak, ibunya ajah masakannya enak gini. '' ucap mba rani dan alana hanya mengacungkan jempolnya.


Satu jam kemudian kamar alana sepi, karena meta, asti dan mba rani pamit kembali ke kamarnya.


''Ibu mau menginap atau pulang lagi?? '' tanya alana.


''Ibu mau menginap ajah alana, lagian galuh kan lagi off sekolahnya dan lusa baru mulai lagi sekolah. '' jawab ibunya alana dan alana langsung senang.


''Kita belanja yu, buat makan besok bu, alana juga perlengkapannya habis, sekalian kita jalan jalan di koya, gimana ibu mau gak?? '' ucap alana dan ibu mengangguk.


''Gak apa apa kan kita tidur bertiga disini bu, biarin galuh tidur di karpet, kita berdua di kasur. '' ucap alana.


''Iya gak apa apa kak, galuh gak masalah asalkan minta selimbut ajah. '' ucap galuh.


Alana langsung bersiap dan segera mandi, karena dia akan mengajak ibu dan galuh jalan jalan.


''Lana, perlengkapan rumah kamu lengkap sekali, segala ada gini, rapih dan wangi sekali, ibu senang melihatnya alana. '' ucap ibu saat alana keluar kamar mandi.

__ADS_1


''Iya ibu, alana mencoba melengkapinya, biar nyaman kan kamarnya bu. '' jawab alana.


Setelah selesai bersiap, alana, ibunya dan galuh bersiap menuju pusat kota untuk belanja, teman teman alana tidak ikut saat di ajak, karena mereka ingin alana meluangkan waktu dengan keluarganya.


Alana membiarkan adiknya memilih pakaian dan ibu nya menolak.


''Alana akan pilihkan pakaian untuk ibu, ibu lihat lihat dulu yah, alana kesana dulu. '' ucap alana sambil menunjuk pajangan baju baju untuk ibunya.


''Kak alana, galuh cuma ingin jaket dan sepatu ajah untuk sekolah. '' ucap galuh saat menghampiri alana.


''Kamu pilih pakaian juha galuh, bebas mau pilih yang mana terserah. '' ucap alana dan galuh senang.


Galuh dan alana saling gandeng memilih pakaian untuk ibunya.


Ibunya alana melihat lihat pakaian dan tersenyum saat melihat alana dan galuh kompak seperti pasangan kekasih.


Tak sengaja ibunya alana bertabrakan dengan seorang wanita seusianya.


''Rani.....''


''Fatma......''


''Ini benar kamu kan rani?? '' tanya ibu fatma.


''Iya fatma saya rani, kenapa kamu kaget gitu bertemu dengan saya. '' jawab ibu rani.


''Kamu gimana kabarnya rani, jordi gimana kabarnya dan kamu sekarang tinggal dimana?? '' ucap ibu fatma memborong pertanyaan pada ibunya alana.


''Kalian memiliki momongan berapa?? '' tanya ibu fatma.


''Sepasang fatma, permisi yah saya mau mencoba pakaian dulu. '' jawab ibunya alana sambil masuk kedalam toko untuk mencoba pakaiannya.


''Rani, apa kamu belum memaafkan saya setelah puluhan tahun kita tidak bertemu. '' ucap ibu fatma saat ibunya alana masuk kedalam toko.


''Kamu gak merasakan gimana hidup saya saat itu fatma, kamu tega dengan saya dan tega sekali. '' ucap ibunya alana sambil menangis di ruang ganti pakaian.


Alana dan galuh saat ini sedang mencari cari ibunya yang menghilang dan entah kemana.


''Kaka ini lemot sekali atau gak kefikiran sih, coba telphone ajah, ibu kan bawa handphone di tasnya. '' ucap galuh dan alana langsung menelphone ibunya.


Setelah berbicara di telphone, alana dan galuh segera masuk ke dalam toko dan mencari ibunya.


''Ibu ini bikin kita pusing, kita nyari nyari keliling loh ibu, ternyata ibu sedang mencoba pakaian. '' ucap alana saat menghampiri ibunya.


''Ibu pakaian ini pas sekali di ibu. '' ucap galuh.


''Ibu mau pakaian ini, biar alana yang bayar tagihannya ibu. '' ucap alana.


''Gak alana, ibu hanya mencoba ajah kok. '' jawab ibunya alana namun alana langsung mencabut lebelnya dan akan membayarnya.

__ADS_1


Setelah selesai berbelanja kebutuhan eva dan berbelanja pakaian ibu dan galuh, eva membawa adik dan ibunya untuk makan di restoran.


Alana pamit pada ibunya untuk ke toilet, namun alana pergi mencari ATM untuk mengambil uang dan akan di berikan pada ibunya.


''Lana kok lama sekali ke toiletnya?? '' tanya ibunya alana.


''Toiletnya mengantri ibu, makanya alana lama. '' jawab alana dan ibu mengangguk.


Makan pun di mulai dengan kehebohan galuh yang menceritakan semua nya.


''Kamu gak nakal kan galuh dan menjaga ibu kan, selama kaka gak ada di desa?? '' ucap alana.


''Galuh jaga ibu ko dan galuh selalu membantu ibu juga. '' jawab galuh.


Dua jam kemudian alana dan keluarganya sampai di kamar kost alana dan langsung istirahat karena hari juga sudah malam.


''Lana, kamu belanjain galuh banyak sekali belum ini punya ibu, emang kamu punya uang nya?? '' ucap ibu dan alana langsung cemberut.


''Alana punya kok ibu dan alana juga msh ada simpanan juga, ibu jangan khawatir yah. '' jawab alana dan ibunya bernafas lega.


''Ibu kira kira berapa lagi hutang ibu, agar bisa lunas bekas biaya bapak?? '' tanya alana.


Ibunya alana membuka dompet dan mengeluarkan kartu angsurannya.


''Jadi tiap bulan bayarnya cuma lima ratus ribu?? '' tanya alana.


''Ibu mampunya cuma segitu lana, ini juga tinggal tujuh juta lagi dan akan segera lunas juga kan, ibu dari kamu sekolah udah bosen bayar hutang ini, kalau gak ingat sama jaminannya, ibu males bayarnya lana. '' jawab ibu dan alana tersenyum.


''Lana akan melunasi hutangnya semuanya sama bunganya juga, tujuh juta dua ratus ribu itu sudah dengan bunganya kan dan itu sisa cicilan. '' ucap alana dan ibu mengangguk.


''Lana bisa pulang nanti hari rabu dan ini ada uang sepuluh juta, ibu lunasi hutangnya yah dan sisanya buat ibu tabung ajah. '' ucap alana sambil memberikan uang satu gepok.


''Alana kamu dapat uang dari mana ini?? '' tanya ibu.


''Lana dapat dari gaji alana selama lima bulan, malah masih ada di rekening sisanya, ini untuk ibu bayar hutangnya dan sisanya buat pegangan ibu yah, nanti rabu sore lana akan pulang dan kebetulan kamis lana libur kerja. '' jawab alana.


ibu nya alana langsung memeluk tubuh alana dan bangga dengan alana.


.


.


.



.


..

__ADS_1


.


.......................


__ADS_2