Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 9


__ADS_3

Saat alana sampai di depan kosannya, triyan tersenyum dan menghampiri alana.


''Ini kosan tempat tinggal kamu?? ' tanya triyan.


''Iya kak, ini kosannya. '' jawab alana.


Ketiga teman alana mengerti dan masuk ke kamar alana, triyan pun ikut masuk dan duduk di sisi pintu.


''Silahkan di minum kak, maaf lana gak punya minuman dingin. '' ucap alana.


''Gak apa apa alana seadanya ajah yah. '' ucap triyan.


''Oh iya lupa, kenalkan ini teman teman nya alana. '' ucap alana dan ketiga temannya langsung berkenalan.


''Kamu yang kerja di cafe ARLA?? '' tanya triyan.


''Iya pak, saya kerja di cafe ARLA. '' jawab rani dan triyan mengangguk.


Rani pamit ke kamarnya dan meta juga ikut karena pacarnya memanggil, tinggal asti damn alana yang ada di kamar alana.


''Kak triyan gak apa apa nih, kita makan bakso dan kakak hanya mainkan handphone?? '' tanya alana.


''Gak apa apa alana, lanjutkan makannya yah. '' jawab triyan.


Alana dan asti memakan baksonya sambil menonton tivi, sedangkan triyan sibuk dengan handphone nya.


''Lana aku mau ke kamar yah, aku mau siap siap berangkat kerja dan sekarang udah jam dua belas. '' ucap asti dan alana terpaksa mengiyakannya.


''Saya mengerti kok, yaudah saya pulang deh dan nanti saat makan malam saya akan ke cafe yah dan kamu harus temenin saya makan. '' ucap triyan saat asti sudah keluar dan alana terpaksa mengiyakannya agar triyan segera pergi.


Alana langsung mandi dan segera bersiap untuk kerja, sepuluh menit kemudian alana selesai mandi dan segera memakai pakaiannya, alana saat ini memakai celana jogger dan sepatu, alana selalu pas dan style nya sangat pas di tubuhnya.


''Alana ayo kita berangakat. '' ucap meta.


''Iya meta ayo, aku udah siap ini juga. '' ucap alana dan meta langsung menghampiri kamar mba rani dan mba rani juga sudah siap.


Alana dan ketiga temannya berangkat bersama dan berpisah saat di gapura, alana dan mba rani berjalan kaki, sedangkan meta dan asti menyebrang jalan dan memakai angkot untuk ketempat kerjanya.


''Aku lupa, ini buat jajan mba rani, lumayan kan semua kebagian. '' ucap alana sambil memberikan uang untuk mba rani.


''Alana gak usah, udah buat kamu ajah, mba ada uang kok. '' ucap mba rani menolak nya.


''Mba ini uang buat mba, semalam meta sama asti udah dan ini untuk mba, gak baik menolak rezeki loh. '' ucap alana dan mba rani terpaksa menerimanya.


Sepuluh menit kemudian alana dan rani sampai di cafe dan langsung berkumpul dengan team, alana saat ini bertugas menerima tamu dan menunjukan meja, rangga bertugas di mesin kasir dan ridho mencatat pesanan.


''Untung kebagian kerja sore, kalau pagi kak kita kebagian disini, pasti bakalan repot. '' ucap rangga dan alana hanya senyum.

__ADS_1


''Prahara datang lagi hari ini. '' ucap rangga kembali sambil menunjuk tamu dari arah luar.


''Hadeuuh....ini bukan prahara tapi kesialan yang hakiki kak. '' ucap alana dan membuat rangga tertawa.


Alana mengucapkan selamat datang pada riyan dan tersenyum manis.


''Hai cantik....'' ucap triyan dan membuat alana langsung melotot.


''Nama saya alana tuan dan bukan cantik. '' jawab alana.


''Kamu kenapa manggil saya tuan, panggil kaka kaya tadi pas di tempat kost kamu. '' protes triyan.


''Silahkan masuk tuan, anda menghalangi jalan pengunjung lain. '' ucap alana dan triyan langsung masuk menyusul riyan.


''Kita hitung sampai lima yah alana, siap siap kamu di panggil. '' ucap rangga dan belum ke angka lima, alana sudah di panggil dan membuat alana cemberut.


Alana langsung mengikuti rido dan menghampiri riyan dan pak teguh owner cafe.


''Alana ayo duduk jangan berdiri dan kamu gantikan pekerjaan alana di depan. '' ucap om teguh dan rido langsung menuju depan cafe.


Triyan terus tersenyum menatap alana dan alana menjadi risih dan geli melihatnya.


''Begini alana, saya ada permintaan sama kamu dan masih ada hubungannya dengan kerjaan, apa kamu bisa dan bersedia?? '' ucap om teguh.


''Kalau emang ada urusannya dengan kerjaan, saya pasti mau pak. '' jawab alana.


''Saya gak suka ada penolakan alana, kalau kamu menolak, saya pastikan kamu akan keluar dari cafe ini dan di berhentikan dari pekerjaan ini. '' ucap riyan.


''Kok gitu sih ancamannya, saya juga punya hak untuk menolak loh, masa iya saya harus kerja di cafe dan kerja juga di rumah tuan, gak adil kan. '' protes alana.


''Kamu kalau di suruh ke rumah nya riyan, otomatis kamu juga gak kerja di cafe tapi kerja di rumah riyan, tapi absen kamu masuk ke cafe, begitu maksudnya alana. '' ucap om teguh.


''Oh begitu, yang jelas dong pak kalau menjelaskan biar saya mengerti. '' ucap alana dan membuat triyan langsung tertawa.


''Triyan stop, gak ada yang perlu di tertawakan. '' ucap riyan.


''Terus kapan saya mulai bekerja di rumah tuan riyan?? '' tanya alana.


''Nanti saya akan hubungi kamu, mana nomer handphone kamu, saya minta dan biar saya gak susah menghubungi kamu. '' ucap riyan dan alana memberitahukan nomernya pada riyan.


''Alana kamu langgar ajah riyan, saya masih bisa kok nampung kamu jadi karyawan di tempat saya kalau di pecat di cafe ini. '' ucap triyan dan membuat riyan melototkan matanya.


''Kamu lanjutkan pekerjaannya alana, terimakasih. '' ucap om teguh dan alana mengangguk langsung menuju pintu depan.


''Ada apa alana?? '' tanya rangga.


''Benar kak, aku dapat musibah tau. '' jawab alana dan rangga hanya tersenyum.

__ADS_1


''Udah kita kerja dulu, nanti kita bergosip pas istirahat yah adekku. '' ucap rangga dan alana hanya cemberut.


Alana terus menerima tamu dan rangga gerus melayani pembayaran, hingga pukul delapan malam, alana dan rangga baru kebagian istirahat.


Alana ke dapur dan membuat minuman bobba lalu membuay mush potatto tanpa dahing dan hanya sosis goreng di tambah saus dan mayonaise.


''Rangga dan alana makan berdua, karena hanya mereka berdua yang belum istirahat.


''Lana, kamu bersedia jadi selir aku?? '' tanya rangga dan alana reflek memukul rangga dengan gagang sapu di sampingnya.


''Sakit lana, tega banget sama aa. '' ucap rangga.


''Bodo amat kak, jadi cowok genit amat sih, tuh bini sama anak di rumah mau di kemanain. '' protes alana dan rangga hanya tersenyum.


''Kak besok kebagian kerja pagi yah, males banget sih harus over sift. '' keluh alana.


''Namanya juga rakyat jelata alana, kita harus menerima semua aturannya. '' jawab rangga.


''Nanti kamu pulang barengan rani yah?? '' tanya rangga.


''Iya, kenapa emangnya?? '' jawab alana.


''Kalau pulang sendiri mau kaka antarkan kamu pulang sampai depan rumah. '' ucap rangga.


''Anterin nanti yah pulangnya kak, dempet tiga gak jauh ini ke kosan, mau yah kak?? '' tanya alana.


''Jangan dempet tiga laah, nanti satu biar di boncengin sama rido. '' jawab rangga dan alana mengacungkan jempolnya.


Setelah selesai istirahatnya, alana dan yang lainnya bersiap untuk close order dan menutup toko.


Setelah toko tutup seluruh karyawan langsung bersih bersih, karena besok pagi sift alana yang akan masuk pagi.


Setelah selesai semua berkumpul dan kaget saat owner masih ada di cafe dan mengumumkan pengumuman.


.


.



.


.


.


.

__ADS_1


.........


__ADS_2