
Alana sudah membersihkan tubuhnya dan memakai piyama tidurnya, alana merebahkan tubuhnya dan tak lama handphone nya berdering dan raihan lah yang menghubunginya.
''Udah sampai rumah kak emangnya?? ''
tanya alana saat mengangkat telphone nya.
''Baru sampai, sengaja nelphone langsung takutnya kamu nungguin dan khawatir. ''
jawab raihan dan membuat alana sebal mendengarnya.
''Pede sekali kamu kak, udah sana mandi dulu biar segar tubuhnya, aku duluan tidur yah kakak ngantuk banget soalnya, ''
''Yasudah tidur nyenyak alana. ''
ucap raihan dan panggilan berahir.
Alana menyimpan handphone nya dan tak lama alana terlelap, alana memang lelah dan tubuhnya juga begitu seperti di remuk.
Di lantai bawah ibu rani dan galuh baru sampai dan langsung menanyakan alana.
''Mba mur, alana sudah sampai kan??
tanya galuh saat mba mur menghampirinya.
''Sudah tuan muda dan nona alana sepertinya sudah tidur. ''
jawab mba mur dan galuh langsung mengangguk, ibu rani langsung ke kamarnya dan segera istirahat dan membiarkan galuh sendirian menanyakan alana karena ibu rani sudah tau kalau alana selamat sampai rumah.
Pagi hari menjelang.....
Alana membuka matanya dan langsung mandi karena hari ini dia akan meminta galuh untuk mengantarkannya, karena mobil di tinggal di cafe.
''Pagi semuanya.....''
ucap alana menyapa adik dan ibunya dengan senyum cerah di wajahnya.
''Tumben kakak udah bangun, ayam tetangga gak salah berkokok kan. ''
jawab galuh dan alana langsung cemberut.
''Kamu kenapa sih sensi sekali ke kakak, yaudah kakak gak akan bangun pagi lagi kalau begitu. ''
''Udah kalian ini malah ribut, ayo lanjutkan sarapan paginya. ''
ucap ibu rani yang melerai kedua anaknya yang selalu ribut.
Sepuluh menit kemudian alana dan yang lainnya selesai sarapannya dan ibu rani langsung menuju mobil karena supir sudah menunggu.
Alana dan galuh mencium tangan ibu rani sebelum ibu rani masuk kedalam mobil.
''Ayo galuh antarkan kakak ke cafe. ''
ucap galuh dan alana langsung tersenyum karena galuh mengetahui kalau mobil alana di cafe.
Alana langsung duduk dan memasang sabuk pengamannya, galuh langsung menjalankan mobilnya menuju cafe.
Alana sepanjang perjalanan berfoto narsis dan membuat galuh geleng geleng kepala melihatnya, galuh langsung mengusap wajah alana dan membuat alana kesal.
''Galuh kamu jahil sekali, kakak lagi foto foto tau. ''
ucap kesal alana dan galuh hanya tersenyum.
''Kakak narsis sekali sih malah foto foto bukannya temenin galuh mengobrol. ''
ucap galuh dan alana memanyunkan bibirnya.
__ADS_1
''Lihat ini kakak cantik kan galuh. ''
ucap alana sambil memperlihatkan hasil fotonya pada galuh.
''Iya kakaknya galuh yang hebat dan tampan ini sangat cantik. ''
''kamu malah memuji diri sendiri yah, udah ahh males kalau minta pendapat ke kamu. ''
ucap alana cemberut dan galuh mengacak rambut alana.
Beberapa menit kemudian mobil sampai di cafe, alana langsung pamit menuju cafe dan galuh terus menatap alana sampai alana masuk kedalam cafe.
Alana langsung masuk kedalam ruangannya dan membaca semua surat masuk, alana langsung teringat dengan rangga dan rido, karena cafe mas teguh saat ini sudah tutup.
Alana langsung menuju parkiran dan membuat asti langsung memanggilnya.
''Mau kemana kamu alana?? ''
tanya asti yang menghampiri alana ke mobilnya.
''Mau menghampiri cafe lama saat aku kerja dulu asti, kamu mau ikut?? ''
jawab alana dan asti langsung mengangguk.
Alana dan asti langsung masuk kedalam mobil dan alana langsung menuju cafe lamanya, dua puluh menit kemudian mobil sampai di parkiran cafe.
''Mau masuk atau menunggu di dalam mobil?? ''
tanya asti karena alana hanya diam di dalam mobil.
''Kita tunggu di dalam mobil ajah deh aku takut ada mas teguh bisa berabe lagi. ''
jawab alana dan asti mengangguk.
''Kak rido....''
teriak alana dan membuat rido melihat dan kaget karena alana yang memanggilnya.
''Alana kamu alana kan??, kenapa jadi berubah sih kamu sekarang. ''
ucap rido dan membuat alana cemberut.
''Emang aku ini super hero harus berubah kak, mana kak rangga?? ''
ucap alana dan rido langsung membawa alana untuk duduk di trotoar jalan.
''Cafe sepi sekarang, rangga dan aku kan kerjanya giliran alana dan gak tiap hari masuk. ''
''Berarti kak rangga libur hari ini?? ''
''Iya, kan aku yang masuk hari ini. ''
Alana langsung diam dan memikirkan cara untuk menjelaskan pada rido.
''Kakak hari ini panggil kak rangga datang ke cafe dan kalian langsung mengundurkan diri ajah dan datang ke cafe smile, nanti aku tunggu kalian disana. ''
ucap alana dan membuat rido mengerutkan dahinya.
''Udah jangan banyak nanya, cepat hubungi kak rangga yah, aku gak bisa lama kak disini takut pak teguh melihat soalnya, aku tunggu di cafe smile dan ini nomer handphone aku. ''
ucap alana sambil memberikan kartu nama pada rido dan alana langsung masuk kedalam mobil dan langsung meninggalkan cafe menuju cafenya alana.
Rido langsung menghubungi rangga dan rangga langsung setuju dan akan datang ke cafe setelah rido menjelaskannya.
__ADS_1
Alana langsung menuju cafe dan ternyata cafe sudah buka, asti keluar terlebih dahulu dan langsung masuk tanoa menunggu alana.
Alana duduk di meja asti sambil menunggu rangga dan rido.
Tepat pukul satu siang rangga dan rido datang, alana langsung tersenyum dan membawa keduanya menuju meja asti.
''Kalian siap bekerja besok?? untuk sift kerja biarin kaliaj gak satu team?? ''
ucap alana membuat keduanya mengangguk setuju.
''Tapi kita gak bawa surat lamaran kerja loh, gimana?? ''
ucap rangga dan alana langsung tersenyum.
Asti menghampiri dan membawa pakaian seragam untuk rangga dan rido.
''Ini pakaian kerja kalian, atur ajah yang masuk pagi siapa dan siang siapa, sift kerja sama seperti cafe arla. ''
''Baik alana, makasih yah untuk kerjaannya. ''
ucap rangga dan alana mengangguk tersenyum.
''Baiklah asti akan membawa kalian untuk mengenali cafe ini yah dan menjelaskan kalau kalian gak mengerti. ''
ucap alana dan asti langsung membawa rangga dan rido memasuki setiap inci cafe dan menjelaskannya.
Alana kaget saat melihat omah ajeng datang dengan opah noto dan alana langsung menghampirinya dan mencium tangan opah dan omah nya.
''Ada angin apa omah dan opah sampai disini, ayo duduk biar alana siapkan yang spesial untuk omah dan opah yang paling alana sayangi. ''
ucap alana dan membuat opah dan omah nya tersenyum.
Alana menyiapkan makanan dan minuman spesial untuk omah dan opahnya.
''Cafe ini ramai sekali dan ada live musiknya mas, jadi gak bosan dengar lagunya. ''
ucap omah ajeng sambil menatap sekeliling cafe dan opah noto hanya mengangguk.
Alana kembali dengan membawa makanan dan minuman untuk omah dan opah nya, pegawainya menata di meja dan omah begitu berbinar melihat makanan di hadapannya.
''Omah dan opah makan yang tenang yah, alana mau mengurus pegawai yang baru masuk. ''
ucap alana dan membuat omah dan opah mengangguk.
''Gimana kak rangga sama kak rido mengerti dengan kerjaannya?? ''
tanya alana saat menghampiri rangga dan rido juga asti dan membuat mereka berdua langsung mengangguk.
''Yaudah bos, kita pulang dan besok kita masuk pagi berdua, kata asti di sift meta full dan di sift ini butuh orangnya. ''
jawan rangga dan alana melototkan matanya.
''Geli banget panggil aku bos, stop. ''
protes alana dan kedua temannya langsung menuju pulang dan alana kembali ke meja omah dan opah nya.
.
.
.
.
__ADS_1
..................