Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu


__ADS_3

Raihan dan alana saat ini sudah sampai di rumah dan raihan membawa alana menuju kamar, raihan merangkul bahu alana dan berjalan dengan hati hati.


Alana hanya menerima semua perlakuan raihan karena dia belum mengetahu maksud dari tindakan raihan saat ini.


''Sayang kamu bersih bersih dulu sana, kakak mau ke apotek sebentar yah. ''


ucap raihan dan alana mengerutkan dahinya.


''Kakak mau apa ke apotek?? ''


''Ada yang mau di beli, sekarang kamu mandi dan pakai daster rumahan yah, kakak gak lama ko ke apoteknya, mau pakai motor soalnya. ''


ucap raihan dan alana mengangguk.


Raihan mencium kening alana dan langsung keluar dari kamar menuju garasi, alana menurut semua yang di uapkan raihan dan langsung membersihkan tubuhnya.


Rumah sedang sepi karena omah dan opah sedang ada acara dengan ibu rani dan juga galuh, alana dan raihan yang gak ikut karena raihan sedang banyak kerjaan di rumah sakit.


Alana memakai daster yang mini dan merebahkan tubuhnya di ranjang.


Alana memainkan handphone nya raihan dan tersenyum karena fotonya di jadikan walpaper handphone nya raihan.



''Ketahuan juga ternyata, kak raihan memakai foto aku sebagai walpaper handphone nya, so sweet banget yah dokter mesum itu. ''


ucap alana sambil melihat foto wajahnya yang terpampang di handphone raihan.


Pintu kamar terbuka dan raihan lah yang masuk dengan menenteng bungkusan dan alana tidak menanyakan apa yang di beli raihan di apotek.


''Kakak mandi dulu yah sayang. ''


ucap raihan dan alana mengangguk.


Beberapa menit kemudian raihan selesai membersihkan tubuhnya dan langsung menggunakan pakaian santai rumahannya.


''Kenapa senyum senyum gitu, kayanya ada sesuatu nih yang kakak rasa. ''


ucap raihan yang menghampiri alana di ranjang dan alana tersenyum padanya.


''Kakak kenapa kepedean sekali yah, aku cuma lagi senang ajah karena kakak menggunakan foto aku sebagai walpaper handphone nya. ''


ucap alana sambil memperlihatkan handphone nya pada raihan dan raihan langsung mengacak rambut alana.


''Biarlah, kan kamu istrinya kakak jadi yah sah sah sajah kan sayang. ''

__ADS_1


''Kak aku kepo ini sama kamu, kakak habis beli apa ke apotek dan kenapa di simpan di lemari?? ''


''Kakak habis beli vitamin dan obat untuk kamu tapi kakak akan memeriksa kamu dulu yah sayang, rebahkan tubuh kamu nya. ''


ucap raihan sambil beranjak menuju tas kerjanya dan mengeluarkan alat alat medisnya.


Alana menurut dan raihan langsung memeriksa alana, raihan memeriksa tekanan darah alana dan ternyata darah alana normal, denyut nadinya sudah sedikit normal.


Raihan meraba perut bawah alana dan sedikit menekannya, raihan langsung tersenyum dan langsung mencium kening alana.


''Kakak kesambet yah, senyum senyum sendiri dan langsung cium cium aku lagi. ''


protes alana dan raihan meminta alana duduk dan memeluk erat tubuh alana.


''Ikut kakak ke kamar mandi yah sayang, duluan kamu ke kamar mandinya, kakak mau ambil alat tes kehamilan dulu yah. ''


ucap raihan dan alana mengerutkan dahinya dan menurut masuk kedalam kamar mandi.


Raihan memberikan alat tes kehamilan pada alana dan raihan langsung yang meminta alana menampung air pipis pada wadah yang di sediakan olehnya.


''Aku gak mau pipis kak masa harus di paksa sih. ''


ucap alana protes dan raihan tetap memaksa, ahirnya alana berjongkok dan raihan yang menampung air pipisnya.


Alana merasa heran dengan suaminya ini, gak jiji menampung air pipisnya dan malah di bawa menuju ke atas closet dan mengeluarkan alat.


Alana langsung keluar dari kamar mandi setelah membersihkan bekas buang air kecilnya dan alana langsung duduk di sofa di dalam kamarnya dan memainkan handphone nya.


Di kamar mandi saat ini, raihan membersihkan tangannya dengan sabun dan kembali menghampiri alat tes kehamilannya.



''Ahirnya doa aku di kabulkan dan kamu hamil saat ini alana, sebuah kebahagiaan yang sangat membahagiakan untuk kakak dan semua keluarga. ''


ucap raihan sambil melihat tes kehamilan alana dan hasilnya garis dua.


Raihan menghampiri alana dan memeluk erat tubuh alana dan menciumi seluruh wajah alana, alana langsung kaget dengan apa yang di lakukan raihan.


''Sayang terimakasih, di dalam perut kamu saat ini ada buah cinta kita dan lihat ini hasil dari tes kehamilan bergaris dua, artinya kamu hamil sayang saat ini, terimakasih dan ini akan menjadikan kabar bahagia untuk seluruh keluarga kita. ''


ucap raihan dan alana langsung menangis dan memeluk tubuh raihan.


''Iya kak semua keluarga pasti akan senang deh, pantesan ahir ahir ini aku sering mual tapi ilang lagi kak dan gak sering. ''


''Itu wajar sayang karena ini trisemester awal kehamilan kamu, nanti juga akan normal kembali, kakak belikan vitamin dan obat untuk mengurangi mual muntah, kakak juga membeli penguat kandungan untuk kamu. ''

__ADS_1


''Makasih kak, kakak emang dokter spesialis kandungan terbaik, bisa tahu kalau aku hamil. ''


''Kakak melihat dari tingkah kamu dan gelegat kamu, denyut nadi kamu juga detaknya sedikit lemah tadi, kamu menahan mual kan untuk makan tadi di cafe?? ''


''Iya kak, mulut pengen makan tapi perut mual sekali dan itu gak nyaman banget. ''


''Gak apa apa, nanti juga hilang kok, kamu minum obat teratur dan besok kita ke rumah sakit untuk mengetahui berapa minggu kehamilan kamu saat ini, kalau kakak hitung dari pas dokter triyan sebelum menikah sampai sekarang itu enam minggu, kehamilan kamu antara enam sampai tujuh minggu. ''


''Iya kak terahir aku haid kan seminggu sebelum kak triyan menikah. ''


''Iya makanya besok ke rumah sakit untuk di lakukan USG, jadi ketahuan berapa minggu janin kamu sekarang, nanti setelah ada hasil baru kita umumkan pada semua keluarga yah. ''


ucap raihan dan alana mengangguk tersenyum.


Alana mengelus pertnya yang masih terlihat rata dan tersenyum karena gak menyangka dia sedang hamil saat ini, kado terindah dari tuhan untuknya dan juga raihan, untuk semua keluarga juga.


''Mau tidur atau mau menemani kakak mengerjakan laporan rumah sakit?? ''


ucap raihan dan alana memilih merebahkan tubuhnya di ranjang dan raihan menyetujuinya.


Raihan menyelesaikan kerjaannya dan alana merebahkan tubuhnya di ranjang.


Alana belum bisa membuat status di sosmed nya karena menunggu besok untuk USG baru alana akan membagikan kebahagiaannya pada semua orang.


Raihan selesai dengan kerjannya dan merapihkan kembali kedalam tasnya, raihan tersenyum saat melihat alana masih memandang alat tes kehamilan di tangannya.


''Udah jangan di tatap terus, besok kita akan melihat di perut kamu ada janinnya dan itu akan membuat bahagia, kakak sedikit agak gak percaya, besok akan memeriksa kamu langsung dan akan mengetahui ada raihan junior di perut kamu. ''


.ucap raihan dan alaa tersenyu lalu menepuk samping ranjangnya yang kosong agar raihan tidur di sampingnya.


''Besok istri dari dokter spesialis kandungan terbaik di rumah sakit akan melakukan pemeriksaan kandungan dan kakak langsung yang akan memeriksanya, gak sabar pengen cepat besok. ''


ucap alana dan raihan tersenyum sambil mengelus perut alana.


.


.


.



.


.

__ADS_1


...................


__ADS_2