
Alana saat ini sedang membangunkan raihan yang masih terlelap dengan wajah yang tenang dan bahagia, alana melihatnya menjadi sangat kesal.
''Kenapa hanya aku yang merasakan sakit sekujur tubuhku, apalagi ************ aku sangat perih sekali, tapi lihat kak raihan sangat senang begitu wajahnya. ''
ucap alana sambil menggerutu dan mencubit dada raihan, raihan langsung kaget dan membuka matanya.
''Kamu kenapa sayang, malah nyubit kakak dan ini sakit sekali. ''
ucap raihan sambil mengelus dadanya yang memerah karena di cubit alana.
''Habisnya kak raihan begitu senang dan tenang tidurnya, sedangkan aku merasakan sakit sekujur tubuhku. ''
ucap alana sambil mengerucutkan bibirnya dan raihan langsung menciumnya dan memeluk alana.
''Maaf yah sayang karena kakak sudah membuat kamu tersiksa, nanti kalau terbiasa gak akan sakit lagi badan kamu nya. ''
''Terbiasa apaan, emang kita mau melakukannya setiap hari?? ''
''Yah kalau kamu mau, setiap hari kita bermain permainan yang baru kita rasakan pertama kalinya semalam dan itu sangat membekas. ''
''kakak mesum sekali sih. ''
''Gak apa apa mesum ke istri sendiri itu gak dosa loh sayang. ''
''Kakak cepat buatkan lana makanan yah, perut lana sangat lapar sekali. ''
ucap alana dengan nada manja dan membuat raihan gemas dan mengacak rambut nya alana.
Raihan langsung memakai celana pendeknya dan segera menuju dapur untuk membuatkan makanan untuk istri tercintanya.
''Kakak, bantu aku ke kamar mandi dulu, kaki aku gak ada tenaga untuk berdiri. ''
ucap alana saat raihan akan keluar kamar dan raihan langsung masuk ke dalam kamar mandi.
''Malah masuk kamar mandi bukannya bantuin aku kakak, nyebelin deh. ''
teriak alana dan raihan langsung tersenyum menghampiri alana.
''Kamu itu teriak teriak seperti tarzan loh, kakak siapkan air hangat buat merendam tubuh kamu. ''
ucap raihan sambil menggendong tubuh alana dan sepanjang menuju kamar mandi raihan mencium bibir alana.
''Kamu yang rileks yah sayang, kakak akan buatkan makanan buat kita makan. ''
Ucap raihan saat alana berendam di bak rendam dan alana hanya mengangguk, raihan pun langsung keluar kamar mandi.
Raihan di dapur sedang sibuk membuat makanan dan dia memasak sebisa dia, sedangkan alana selesai menyegarkan tubuhnya langsung memakai dress rumahan dan dia menghampiri suaminya yang sedang memasak.
''Wangi banget masakan kak raihan. ''
ucap alana sambil berjalan menghampiri raihan.
alana berjalan dengan sedikit menahan rasa perih dan sakit, raihan hanya tersenyum melihatnya, karena ulahnya semalaman, alana jadi seperti itu sekarang.
__ADS_1
''Duduk dan minum susu hangatnya yah. ''
ucap raihan saat alana menghampiri dan memberikan segelas susu hangat, alana menurut langsung duduk dan meminum susunya.
''Kakak masak apa?? ''
''Pokonya masak makanan spesial untuk istriku. ''
''Ihh....aku nanya masak apa, malah jawab nya gitu. ''
''Pokonya kamu duduk ajah dan nanti lihat hasil masakannya, tinggal sedikit lagi selesai. ''
ucap raihan dan alana diam tidak menjawab ucapan raihan.
Beberapa menit kemudian raihan menghidangkan makanan yang terlihat begitu menggiurkan oleh alana dan alana langsung memakannya setelah raihan meminta mencobanya.
''Ini enak kakak, ayo kakak juga sekalian makan yah jangan lana ajah yang makan. ''
ucap alana saat memakan makanannya dan raihan pun ikut makan.
Setelah selesai makan raihan mencuci semua perabotan kotor bekas memasaknya dan alana langsung menuju sofa untuk menonton televisi.
''Kakak mandi dulu yah sayang. ''
ucap raihan dan alana hanya mengangguk.
Alana bingung dengan acara yang di tontonnya saat ini, dia gak ngerti dengan bahasanya.
keluh alana dan mematikan televisinya.
Raihan menghampiri dan duduk di samping alana dan heran karena alana malah memainkan handphone nya.
''Kenapa di matikan televisinya?? ''
tanya raihan saat duduk di samping alana.
''Gak ngerti bahasanya kakak, mending mainin handphone ajah. ''
jawab alana dan raihan langsung tersenyum.
Raihan mulai aksinya dengan kegemaran baru nya yaitu membuat alana mendesah, alana tidak menolak dan menerima semua perlakuan raihan, mereka melakukan lagi dan lagi di sofa ruang keluarga.
Alana dan raihan sedang asik dengan permainannya, sedangkan galuh dan triyan sedang mempersiapkan meeting.
''Kak lihat kak alana malah meminta kita membeli oleh oleh dan dia bilang males keluar rumah. ''
ucap galuh saat mendapatkan pesan singkat dari alana.
''Udah gak apa apa galuh, setelah kita selesai meeting, kita cari oleh oleh, mereka pasti sedang melakukan permainan panasnya, makanya gak mau keluar rumah, ayo kita harus segera menuju ruang meeting. ''
ucap triyan dan galuh langsung mengikuti triyan.
Galuh dan triyan fokus dengan kerjaanya yang di tugaskan oleh opah noto, berbanding terbalik dengan alana dan raihan.
__ADS_1
Alana dan raihan semakin menjadi, mereka melakukannya dengan berbagai macam gaya dan mereka melakukannya hampir di setiap ruangan di villa itu, mereka pindah pindah.
Setelah puas seharian dengan permainannya, raihan saat ini sedang berendam dengan alana, dengan telaten raihan memandikan tubuh polos alana.
''Banyak banget tanda kecupannya sayang. ''
ucap raiahan dan alana langsung memukul lengan raihan.
''Ini semua ulah kamu kakak, badan aku kaya macan tutul tau. ''
''Lihat punggung kakak banyak cakaran dan dada juga leher banyak tanda cinta akibat ulah kamu sayang dan kakak malah senang. ''
''Ihh.... kakak, dasar dokter mesum. ''
''Kamu juga menikmatinya kan karena ulah dokter mesum ini. ''
ucap raihan dan alana hanya memanyunkan bibir nya dan enggan menanggapi lagi ucapan raihan.
Hari hari alana dan raihan hanya di habiskan di villa megah itu, alana merasa malas kemana kemana dan hanya ingin diam, itu menjadikan kesempatan raihan untuk mengerjai alana dan terus meminta jatahnya, tak perduli siang atau malam, raihan baru pertama merasakannya dan alana juga menikmatinya.
Setelah satu minggu berada di villa, ahirnya alana dan raihan bersiap untuk segera pulang menuju tanah air, galuh dan triyan sudah kembali kemarin dan hari ini raihan juga alana baru akan memulai perjalanan pulangnya.
Saat ini raihan dan alana sedang bersantai di dalam jet pribadi dengan fasilitas lengkap, alana dan raihan benar benar istirahat total selama perjalanan mengudara.
Tepat pukul tiga sore pesawat mendarat dengan selamat di bandara, supir sudah menjemput di depan kedatangan bandara.
Raihan menggandeng mesra pinggang alana dan langsung menuntunnya masuk kedalam mobil, setelah raihan masuk kedalam mobil dan barang barang juga di masukan ke bagasi, mobil langsung menuju ke kediaman utama diningrat, karena semua keluarga sudah menunggu untuk menyambut kedatangan pasangan pengantin baru.
''Kak lihat tanda di leher aku belum ilang juga loh dan ini ulah kamu. ''
gerutu alana dan raihan langsung tertawa.
''Lihat leher kaka lebih parah lagi dari kamu, tapi kakak enjoy ajah. ''
jawab raihan dengan senyumnya dan alana hanya cemberut.
.
.
.
.
.
.
.
...................
__ADS_1