
Galuh berjalan menuju ruang tamu di depan untuk bertemu calon kakak iparnya.
''Sore kak.....''
ucap galuh menyapa dan menjabat tangan raihan.
''Sore juga.....''
jawab raihan setelah melepas jabatan tangan dengan galuh.
''Saya galuh kak, adiknya kak alana. ''
ucap galuh memperkenalkan diri dan raihan tersenyum mengangguk.
''Saya raihan dan pasti alana sudah cerita mungkin. ''
Ibu rani datang dan raihan mencium tangan ibu rani karena galuh memperkenalkan ibunya.
''Silahkan diminum raihan. ''
ucap ibu rani saat mba mus menyajikan minuman dan cemilan di meja.
''Terimakasih tante. ''
''Raihan, kamu beneran pacarnya alana?? ''
ucap ibu rani dan raihan mengangguk tersenyum.
''Saya maunya langsung lamaran dan menikah, tapi alana menolaknya tante, dengan sangat terpaksa saya menuruti keinginan alana, karena saya gak mau kehilangan alana. ''
jawab raihan dan ibu rani tersenyum sedangkan galuh merasa kesal dengan sikap kakaknya.
''Kak alana itu usia udah dewasa tapi masih ajah main main, maafkan kak alana yah kak, oh iya kak raihan kerja atau memiliki usaha?? ''
ucap galuh dengan menatap raihan.
''Saya seorang dokter spesialis bedah dan kandungan di rumah sakit internasional hospital. ''
''Rumah sakit kak triyan dong yah?? ''
''Benar sekali dan saya juga pertemuan kedua di rumah sakit dengan alana. ''
''Apa raihan benar benar ingin ke jenjang pernikahan dengan alana dan gak takut kalau akan ada kata penyesaalan nantinya?? ''
ucap ibu rani dan raihan tersenyum.
''Bagi saya tidak akan ada penyesalan tante, karena saya tulus mencintai alana dan ingin menjadikan alana seutuhnya milik saya. ''
jawab raihan dan membuat ibu rani mengangguk.
''Raihan punya Saudara dan orang tua masih utuh gak?? alana soalnya saudah tidak memiliki ayah, makanya alana di jaga ketat oleh adiknya. ''
''Saya anak tunggal tante dan saya hanya memiliki ibu, ayah saya sudah meninggal. ''
''Sama seperti alana berarti, semoga kalian berjodoh yah, tante merestui hubungan kalian. ''
''Terimakasih tante sudah memberi restu. ''
__ADS_1
ucap raihan dengan senyum bahagianya.
''Galuh juga merestui kakak dan kak lana, tapi galuh minta ke kakak, jangan sakitin kak alana, jangan buat dia menangis, jaga kak alana baik baik, bagi galuh kak alana adalah berlian yang harus di jaga, galuh percaya kalau kakak adalah laki laki yang bertanggung jawab dan akan menjaga kak alana. ''
ucap galuh dengan menatap wajah raihan dan raihan begitu senang mendengarnya, alana wanita yang di jaga ketat dan di anggap berlian berharga.
''Saya akan menjaga alana dengan semua kemampuan saya dan saya tidak akan membuat alana menangis, terimakasih untuk kepercayaannya. ''
ucap raihan dan galuh mengangguk.
Galuh sebelumnya sudah mencaritahu asal usul keluarga raihan, galuh sudah mengetahui siapa raihan dan bagaimana karakter raihan.
Galuh tersenyum membayangkan kalau alana mengetahui siapa raihan sebenarnya dan galuh tidak akan menceritakannya, biar alana mengetahui sendiri.
Alana menghampiri ke ruang tamu dengan membawa cemilan di tangannya untuk di hidangkan ke raihan.
''Waah...... seru nih kayanya. ''
ucap alana sambil duduk di samping galuh dan menyimpan cemilan di meja, galuh langsung mengacak rambut alana karena merasa gemas dengan kakak nya.
''Galuh kamu kebiasaan ngacak ngacak rambut kakak, kan jadi kusut. ''
protes alana dan galuh langsung tersenyum.
''Mentang mentang udah punya pacar, kakak jadi marah galuh acak acakin rambutnya, biasanya gak. ''
ucap galuh dan alana hanya mencibir galuh dan galuh mengusap wajah alana dengan tangan nya.
''Kamu memang sangat di sayangi oleh galuh alana, saya janji akan menjaga kamu. ''
gumam raihan saat melihat interaksi alana dan galuh.
ucap ibu rani dan galuh hanya tersenyum.
''Kak alana harus kenalkan kak raihan ke omah dan opah, biar mereka juga memberi restu. ''
ucap galuh dan alana hanya mengangguk.
''Dan kak raihan, sebaiknya kakak cepat kenalkan kak alana ke ibunya kak raihan, biar kalian cepat dapat restu dan cepat menikah, gak baik pacaran lama lama loh, nantinya kebablasan kan bahaya. ''
Ucap galuh sambil tersenyum dan alana menatap galuh dan kembali memakan cemilannya.
''Kita makan malam dulu yah raihan, biar kamu bisa mengenal dekat gimana alana kalau di rumah. ''
ucap ibunya alana dan alana gak menghiraukannya.
''Kak alana itu super bawel kak, tapi jago masak loh, cuma dua puluh menit bisa bikin makanan enak. ''
ucap galuh dan raihan langsung menatap alana.
''Apa kakak lihati aku gitu, udah lebih baik kita ke meja makan yah, makanan udah siap soalnya. ''
ucap alana mengakhiri obrolannnya karena takut galuh membicarakan semua kebiasaan buruk alana.
Raihan senang berada di tengah tengah keluarga alana yang sangat harmonis dan terlihat ikatan yang begitu kuat dan saling menyayangi.
Setelah makan selesai, galuh dan ibu rani menuju ruang kerja sedangkan alana mengajak raihan berkeliling dan mengobrol di teras halaman belakang rumah.
__ADS_1
Alana mengupas buah potong dan menyajikan di meja untuk teman mengobrol dengan raihan.
''Makasih udah mau berkenalan dengan keluarga alana yah, nanti alana akan berkenalan dengan keluarga kakak juga, jangan lupa ajak alana. ''
ucap alana sambil memakan buah buahannya.
''Kamu siapnya kapan di kenalkan dengan mamah, dia udah pengen ketemu calon mantu soalnya. ''
''Kalau lana sih terserah kakak ajah mau kapan dana lana siap, asal jangan dadakan ajah yah, kan biar alana bisa membuat makanan atau apa gitu buat menyogok calon mertua biar di restui. ''
ucap alana sambil tersenyum dan raihan langsung mengusap kepala alana.
''Tanpa di sogok dan belum bertemu juga, mamah udah merestui kita dan malah di suruh cepat menikah loh kita sayang. ''
ucap raihan dan alana hanya tersenyum.
''Emang kakak selalu cerita yah ke mamahnya, tentang aku dan kakak?? ''
''Selalu sayang, karena mamah bagi kakak itu bukan hanya orang tua tapi bisa di jadikan teman curhat, mamah kan selalu meminta kakak untuk menceritakan semua yang kakak alami dan rasakan, mamah gak mau kalau kakak kesepian karena jadi anak tunggal dan tanpa ayah. ''
''Pasti lah kak, setiap orang tua ingin kalau anaknya menceritakan semuanya keluh kesah, bukan hanya mamahnya kakak, ibunya lana malah kepo banget dengan semua yang lana lakukan, tapi sekarang lana gak akan cape bercerita, karena ibu dan galuh akan dapat laporan dari orang kepercayaan galuh yang membuntuti lana kemanapun. ''
''Seriusan sayang kalau kamu itu di buntuti?? ''
''Serius kak, makanya galuh merestui kakak, kayanya galuh udah mengetahui semuanya dan menyelidiki latar belakang kakak, galuh sekarang sangat posesift bahkan saat alana di australia empat tahun, kemana kemana pengawal selalu ikut. ''
''Itu karena galuh sangat menyayangi kamu sayang dan gak mau kamu terluka dan menginginkan pendamping yang tepat buat kamu. ''
''Iya mungkin sih kak, yang terpenting alana bebas dan bisa melakukan apapun ajah dan gak di kekang. ''
''Oh iya, galuh itu di media di kenalkan sebagai pewaris dari keluarga diningrat dan prayoga, tapi kenapa nama kamu gak di sebutkan?? ''
''Aku wanita kak, kalau aku di sebutkan nantinya akan banyak penjilat dan banyak orang yang berniat jahat ke aku, makanya opah dan omah menutupi identitas aku, media dan semua tahu kalau pewaris keluarga ada seorang wanita dan gak tau yang mana, begitu. ''
''Sebenarnya kakak minder pas tahu kalau kamu keluarga konglomerat loh, barusan kakak tahu pas galuh menyapa, jadi minder deh. ''
''Pantesan kakak diam ajah, keluarga aku gak memandang kedudukan, harta dan tahta, yang penting jujur dan bertanggung jawab, lagian semua bukan punya lana kekayaannya, lana hanya memiliki usaha cafe ajah kak, jangan merasa minder yah. ''
Raihan dan alan mengobrol ringan dan sesekali raihan terrtawa karena ucapan alana yang nyeleneh.
''Kamu wanitaku yang berharga alana, kamu sederhana sekali padahal kamu adalah cucu konglomerat negeri dan kamu gak sombong dan malah menutupi identitas kamu, kakak janji akan selalu bahagiakan kamu. ''
gumam raihan dalam hatinya sambil menatap alana yang sedang berbicara.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
...............