
Saat ini alana sedang didalam mobil dengan teguh, ntah kemana teguh akan mengajak alana, alana hanya mengikutinya dan gak protes.
'Kamu emang mau kemana sebenarnya??
ucap teguh memecah keheningan karena alana hanya diam dan hanya mentap jalanan dihadapannya.
''Mau jalan jalan sama makan diluar, lana juga pengen shoping mas. ''
jawab alana dan membuat teguh mengerutkan keningnya dan menatap alana dengan penuh selidik.
''Jalan jalan atau cuci mata?? ''
ucap teguh dan membuat alana kaget karen teguh mengetahui tujuannya.
''BEneran jalan jalan, ngapain cuci mata harus jauh jauh, tinggal di kamar mandi ajah di cuci pakai air. ''
elakan alana dengan senyum yang dipaksakannya, teguh hanya geleng geleng kepala mendengar jawaban alana.
''Kelak kalau kamu mau pergi keluar dari rumah, harus ngabarin atau setidak nya ijin sama mas yah, jangan membantah alana karena saya gak suka, kamu mengerti kan alana?? ''
ucap teguh dengan nada tegas dan membuat alana kesal dan mengomel di dalam hatinya.
''Mas teguh kaya ke istri ajah, baru juga pacaran kan. ''
gumam alana dalam hatinya dan menghembuskan nafasnya dengan kasar.
''Jangan membicarakan saya di hati kamu yah alana, saya tahu apa yang ada di pikiran kamu itu. ''
ucap teguh karena melihat raut wajahnya alan berubah kesal dan teguh hanya bisa tersenyum tipis.
alana enggan menjawab ucapan teguh dan terus menatap jalanan di hadapannya karena melihat jalanan yang asing dan tidak pernah dia ketahui dan alana memberanikan diri untuk menanyakan pada teguh.
''Mas teguh, kita mau kemana ini?? ''
Teguh tidak menjawab dan hanya tersenyum, alana langsung kesal dan terus menanyakannya pada teguh.
''Kenapa kamu menanyakan saya akan membawa kamu kemana, takut yah sayang?? ''
ucap teguh dengan senyumnya dan menggoda alana, alana langsung kesal dan memukul lengan teguh.
''Galak banget dan mukul lagi, mas gak akan bawa kamu atau menculik kamu, pokonya kamu duduk tenang ajah dan tau sampai ajah. ''
ucap teguh dan alana hanya diam dan gak menjawab ucapan teguh.
Sepuluh menit kemudian mobil teguh sampai di sebuah tempat yang sangat clasik dan membuat alana senang, teguh keluar mobil dan membukakan pintu mobil untuk menggandeng tangan alana masuk.
''Romantisnya tempat ini, di luar clasic dan di dalam sangat bagus dan nyaman banget. ''
gumam alana saat memasuki bagian dalam cafe dan teguh hanya tersenyum melihat reaksi alana yang terlihat senang dengan tempat nya.
__ADS_1
''Ayo sayang kita masuk kedalam, kalau gak mau kita bisa pulang dan mencari tempat yang lebih bagus. ''
ucap teguh karena melihat alana malah terdiam dan menatap sekeliling cafe, teguh sampai ge;leng geleng kepala melihat tingkah alana.
Tanpa di duga alana langsung menarik tangan teguh dan membawanya masuk dan langsung duduk di sudut dengan pemandangan indah di luar cafe.
''Mas teguh ini tempatnya bagus banget, aku suka. ''
ucap alana dengan bahagianya dan tersenyum sambil memegang tangan teguh dan menggenggamnya erat,
teguh yang mendapatkan perlakuan manis dari alana hanya tersenyum dan mengacak rambut alana.
''Mas senang karena kamu menyukai tempat ini, ini adalah tempat pavorite mas saat sedang sedih, bahadia dan sedang ada masalah, karena tempat ini membuat tenang ketika banyak masalah dan membuat semakin bahagia saat keadaan sedang bahagia. ''
ucap galuh dan membuat alana mengerutkan dahinya karena tidak mengerti dan alana menyimpulakan yang lain lain.
''Ini tempat kalau mas teguh berpacaran dengan mantan yah, hayo ngaku?? ''
ucap alana penuh selidik dan teguh langsung tersenyum dan menggelengkan kepalanya karena alana terlihat cemburu.
''Tempat ini buka baru dua tahun dan mas putus dengan pacar itu sepuluh tahun lalu alana, kamu wanita pertama yang mas bawa ke tempat ini dan gak ada yang pernah di ajak lagi. ''
ucap teguh menjawab pertanyaan alana dan teguh hanya tersenyum senang, alana menjadi malu dan tersenyum pada teguh.
Teguh langsung memesankan makanan dan minuman spesial di cafe ini, alana gak menola dan mempercayakan teguh untuk memesankan untuknya juga.
Alana sibuk dengan memperhatikan keseluruhan tempat ini sedangkan teguh sedang mengangkat telphone dan tetap menggenggam tangan alana.
''Makanannya terlihat enak deh, apa aku bisa kenyang makan tanpa nasi. ''
gumam alana sambile memperhatikan makanan dihadapannya, teguh memberi isyarat agar alana langsung memakannya namun alana bingung dan tidak mengerti, alana langsung mengambil makanan dan menyuapkan pada teguh, teguh kaget dan langsung menerima suapannya, teguh langsung menutup telphone nya dan tersenyum.
''Maksud mas itu kamu makan duluan sayang, mas tanggung lagi menerima telphone dulu, kenapa malah mas yang kamu suapi. ''
''Lana fikir gerakan yang mas teguh tadi itu minta di suapi, eh salah dan ternyata mas teguh nyuruh aku makan duluan. ''
ucap alana dan teguh langsung mengacak rambut alana dan meminta alana langsung memakan makanannya.
Teguh dan alana langsung memakan makanannya dan alana begitu senang dengan rasa makanannya dan alana langsung bisa menebak bahan bahan makanannya, teguh hanya menatap alana yang seperti sedang menerka makanannya dan mengunyah makanannya.
''Mas teguh kenapa senyum ajah dari tadi, wajah aku ada yang lucu emangmnya?? ''
ucap alana kesal karena teguh terus tersenyum menatap alana sedang memakan makanannya.
''Mas teguh senang dan bukan melihat wajah kamu lucu, mas senang karena bisa membuat kamu bahagia. ''
Jawab teguh dan alana hanya menganggukan kepalanya, alana kembali melanjutlkan makanannya dan mencoba minumannya, alana langsung terdiam dan merasakan rasa dari minuman nya.
''Kamu itu kenapa sayang, makan pertama langsung terdiam dan seperti sedang merasakan sesuatu, sekarang minumpun sama, adaapa dengan makanan dan minumannya?? ''
ucap teguh bertanya karena dia merasa aneh dengan tingkah alana yang sedang makan saat ini.
__ADS_1
''Lana bisa ,menebak bahan bahan makanan dan minumannya loh. ''
jawab alana dan teguh langsung menatap alana dengan tatapan tidak percaya nya.
''Mas teguh natapnya lkaya mau memangsa ajah deh, stop mas. ''
Gerutu alana karena teguh menatapnya dengan tatapan seperti ingin menerkamnya.
teguh tidak menjawab dan teguh langsung mengelus rambut alana dan meminta alana melanjutkan makannya.
Satu jam kemudian teguh membawa alana untuk keluar cafe karena makan nya sudah selesai, teguh membawa alana untuk melihat pemandangan indah yang tak jauh dari cafe, alana terus mengikutinya dan galuh menggenggam erat tangan alana.
hingga sepuluh menit kemudian alana tersenyum menatap pemandangaan indah di hadapannya dan begitu indah, alana terus tersenyu dan teguh mengabadikannya dengan memfoto alana menggunakan handphone nya.
''Kamu senangkan sayang?? ''
ucap teguh dengan memeluk alana dari belakang dan alana hanya mengangguk dan gak bisa mengungkapkan dengan kata kata, dia begitu senang dengan apa yang di lihatnya saat ini di hadapan nya.
''Tuhan memang sangat hebat meniptakan keindahan nya saat ini, ada dua keindahan yang mas lihat saat ini. ''
ucap teguh dan alana melepaskan pelukannya lalu menghadapkan tubuhnya pada teguh dan mencari tau maksud dari ucapan nya teguh, teguh langsung mengusap wajah alana sambil tersenyum, teguh mengerti dengan tatapan alana dan dia langsung menjelaskannya.
''Keindahan pertama yaitu pemandangan yang indah di hadapan kita saat ini, begitu indah dan kedua adalah kamu. ''
ucap teguh kembali dan alana langsung tersenyum, teguh langsung membawa alana kedalam pelukannya dan memeluknya dengan erat.
''Kamu adalah wanita yang saat ini mas sayangi, kamu wanita yang membuat mas bisa merasakan jatuh cinta kembali, mas janji akan menjaga kamu dan mas akan selalu membiuat kamu ada di pelukan mas, setelah urusan mas selesai dengan kerjaan kantor mas saat ini, mas akan melamar kamu dan akan mengajak kamu menikah tanpa pertunangan. ''
uap teguh dan alana langsung menitikan air mata bahagianya, ini cinta pertama untuk alana dan alana merasakan cinta tulus dan besar dari teguh unytuknya.
Teguh melepaskan pelukannya dan menatap alana, teguh menggelengkan kepalanya dan menghapus air mata alana dan mengisyaratkan agar alana jangan menangis.
''Kamu mau menikah dengan mas, usia mas bukan abege lagi sayang, mas butuh pendamping hidup bukan hanya pacar, apa kamu mau menikah dengan mas?? ''
ucap teguh kembali karena alana hanya menangis dan terdiam.
''Iya alana mau menikah dengan mas teguh. ''
jawab alana dengan terbata karena dia menangis bahagis, teguh langsung memeluk erat kembali tubuh alana dan teguh menium kepala alana, sungguh aneh saat ini yang di rasakan teguh, sangat mencintai alana namun dia merasakan akan ada penghalang yang begitu tajam yang dia rasakan, teeguh menepisnya dan saat ini fokus untuk menikahi alana.
Dari jauh ada dua orang yang mengawasi interaksi alana dan teguh, langsung melaporkan pada tuannya yang menyuruhnya.
.
.
.
.
__ADS_1
.......................