Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu


__ADS_3

Setelah raihan membersihkan tubuhnya, raihan langsung keluar dari kamar dan menuju ruang makan karena perutnya terasa lapar, ternyata omah dan opah sudah menunggu.


''Loh rey kok kamu sendiri, alananya mana?? ''


tanya omah ajeng saat raihan menghampiri ke ruang makan dan duduk di kursi meja makan.


''Alana sudah tidur omah dan raihan gak mau membangunkannya. ''


jawab raihan dan omah mengangguk.


''Yasudah kamu makan duluan bersama opah dan omah, biarkan alana nanti sajah makannya. ''


ucap opah noto dan raihan mengangguk.


Ahirnya raihan makan dengan opah dan omah tanpa alana, karen alana sudah tertidur pulas.


Setelah selesai makan raihan mengobrol ringan dengan opah noto mengenai perusahaan dan raihan akan segera turun ke perusahaan dalam waktu dekat, karena di rumah sakit gak terlalu sibuk untuk saat ini.


''Kamu nanti tinggal gabung dengan triyan dan galuh ajah rey, semua sudah terkonsep dan kamu akan cepat beradaptasi nantinya. ''


ucap opah noto dan raihan mengangguk.


''Baik opah, paling nunggu beberapa minggu ajah dan raihan siap ke perusahaan, satu bulan ini jadwal operasi mungkin akan padat karena dokter yang mengganti raihan sedang cuti, setelah selesai cuti nya raihan langsung masuk ke perusahaan, gabung dengan triyan dan galuh. ''


ucap raihan dan opah noto mengangguk.


Raihan pamit menuju kamar karena takut alana terbangun dan mencarinya, opah noto mengiyakannya dan raihan langsung menuju kamarnya.


Alana masih tertidur pulas dan raihan ikut merebahkan tubuhnya dan memeluk tubuh polos bunga.


Raihan ahirnya ikut terlelap dengan alana sampai pagi menjelang.


Alana terbangun terlebih dahulu dari raihan dan langsung masuk kedalam kamar mandi, setelah selesai mandi nya, alana berpakaian rapih dan keluar kamar untuk mencari makanan karena perutnya saat ini sangat lapar.


Alana langsung masuk kedalam dapur dan membuat bubur jagung lalu meminta bibi jangan memasak sarapan dan bibi membantu alana membuat bubur.


''Bibi tinggal sewir ayamnya yah, lana mau menusuk telur puyuhnya. ''


ucap alana dan bibi mengangguk.


Setelah bubur matang, alana membuat topingnya, dan segera menyajikannya di meja makan, alana dengan telaten menata bubur jagung dan topingnya.


''Waah bubur jagung, opah suka sekali loh sayang sama bubur jagung dan ini topingnya banyak sekali. ''


ucap omah ajeng dan alana tersenyum.


''Yasudah panggil opahnya untuk sarapan, lana mau ke kamar membantu kak raihan siap siap. ''


ucap alana sambil membawa satu cangkir teh hijau untuk raihan.


Alana masuk kedalam kamarnya dan raihan sedang mandi karena terdengar gemercik air, alana menyimpan teh hijau nya dan menyiapkan pakaian untuk raihan.


Raihan tersenyum saat melihat alana sedang merapihkan ranjangnya, raihan langsung memakai pakaian yang sudah di siapkan oleh alana.


''Kakak semalam makan malam kan??


tanya alana saat menghampiri raihan dan membantu mengancingkan kemeja ardian.


''Makan lah sayang, kakak lapar soalnya habis olah raga malam dadakan. ''


ucap raihan sambil mencium kening alana dan alana tersenyum.


''Itu teh hijau nya kak, minum dulu biar hangat perutnya dan lana juga membuat bubur jagung, ayo kita sarapan, kalau buburnya dingin gak enak. ''


ucap alana dan raihan mengangguk lalu meminum teh hijau hangatnya.


Raihan membawa tas kerjanya dan alana menggandeng tangan raihan menuju meja makan, raihan tersenyum saat melihat menu bubur jagung dan membuatnya tergiur untuk segera memakannya.

__ADS_1


Opah dan omah makan bubur terlebih dahulu dan alana menuangkan bubur ke mangkuk nya untuk di makan raihan.


Ahirnya alana dan keluarganya langsung memakan bubur dengan keheningan dan tak butuh lama bubur pun habis di makan dan raihan langsung pamit menuju rumah sakit.


''Mau di jemput gak nanti ke cafe?? ''


tanya raihan saat alana mengantarkannya menuju teras rumah.


''Hari ini lana males kemana kemna kak, lana mau di rumah ajah yah. ''


jawab alana dan raihan mengacungkan jempolnya dan mencium kening alana lalu mengecup bibir alana.


''Kakak mesum sekali. ''


protes alana saat setelah raihan mencium bibirnya sangat lama.


''Kakak berangkat yah sayang, minum vitaminnya jangan lupa yah. ''


ucap raihan dan alana mengangguk.


Alana masuk kedalam rumah setelah mengantarkan raihan sampai teras.


''Sayang, Kamu gak ke cafe hari ini?? ''


tanya opah noto saat alana duduk di samping omah ajeng yang sedang membaca majalah.


''Lagi males opah, lana mau dieum ajah. ''


jawab alana dan membuat opah noto mengerutkan dahinya.


''Mau ikut ke perusahaan gak dengan opah, kita recokin galuh disana. ''


ucap opah noto sambil tersenyum dan alana langusung setuju.


''Yaudah lana mau ganti pakaian dulu yah. ''


''Anak itu giliran mau ngerjain galuh pasti langsung setuju. ''


ucap omah ajeng sambil menggelengkan kepalanya karena alana begitu senang.


''Kamu mau ikut gak sama mas ke perusahaan?? ''


tanya opah noto pada omah ajeng yang masih duduk santai membaca majalah.


''Gak mas, mau ada arisan nanti jam sepuluh di rumah ibu sela. ''


jawab omah ajeng dan opah noto langsung mengangguk.


Alana menghampiri opah noto dengan style santainya dan terlihat sangat cantik.


''Omah kok masih santai, emangnya omah gak akan ikut yah ke perusahaan?? ''


ucap alana yang menghampiri omah ajeng.


''Gak sayang, omah ada arisan nanti jam sepuluh, kamu sama opah ajah yah berdua. ''


ucap omah ajeng dan alana mengangguk.


Alana mencium tangan omah ajeng dan pamit, alana langsung menggandeng lengan opah noto dan opah langsung membawa alana menuju teras karena mobil sudah siap.


Sepanjang perjalana alana terus mengajak opah noto berbicara dan kadang membuat opah noto tertawa karena ucapan konyol alana.


Dua pulu menit kemudian mobil sampai di lobi perusahaan, opah noto keluar dari mobil terlebih dahulu dan memberikan tangannya untuk alana pegang saat keluar dari mobil.


Alana menggandeng lengan opah noto dan berhasil membuatnya menjadi bahan perhatian orang orang yang berlalu lalang di dalam gedung perusahaan.


''Lana berasa jalan sama om om dan di tatap orang banyak yang gak suka ke lana. ''

__ADS_1


ucap alana dan opah noto tersenyum.


''Biarkan ajah sayang, jangan perdulikan pandangan orang terhadap kita, oke. ''


ucap opah noto sambil menghadap ke alana dang mengelus kepala alana.


Alana langsung merangkul lengan opah saat lift terbuka dan alana juga opah noto menuju lantai teratas gedung perusahaan, untuk menghampiri galuh.


''Hay adikku sayang. ''


ucap alana saat tiba di ruangan galuh dan galuh sedang berkutat dengan layar monitor.


Galuh langsung beranjak dari duduknya dan menghampiri opah dan kakaknya.


''Kalian kesini gak ngabarin dulu yah, bagaimana kalau galuh sedang meeting. ''


ucap galuh sambil mencium tangan opah noto dan mengacak rambut alana.


''So sibuk banget kamu jadi orang. ''


ucap alana sambil mencibir galuh dan galuh hanya tersenyum.


Alana langsung menuju kursi kerja galuh dan duduk di kursinya sambil bermain main, galuh dan opah noto hanya geleng geleng kepala melihat tingkah alana.


''Galuh, raihan bilang dia mau gabung di perusahaan, nunggu dokter yang menggantikannya cuti dulu, paling habis bulan ini katanya. ''


ucap opah noto dan galuh mengangguk.


''Tadi pagi kak raihan nelphone, katanya nanti sebelum makan siang mau kesini dan mengajak makan siang bersama. ''


ucap galuh dan opah noto mengangguk.


''Kamu, triyan dan raihan akan satu tujuan, karena sama sama pintar dalam strategi, raihan sangat hebat dalam dunia bisnis, opah dapat info dari orang suruhan opah di semarang, raihan memajukan perusahaan kakek nya dengan tangannya dan bantuan kakeknya juga, tapi raihan lebih mendalamin kedokterannya karena ingin membantu orang orang. ''


''Galuh juga sudah tahu opah, makanya galuh mengajak ka raihan, kak triyan akan di perusahaan cabang besar dengan ibu dan kak raihan dengan galuh di perusahaan pusat, kak triyan nanti akan mengatur strategi di perusahaan yang ibu kelola biar masuk ke pusat nanti gak terlalu kacau. ''


''Semua opah serahkan sama kalian, opah udah lelah dan ingin pensiun, opah mau menerima hasil ajah. ''


''Yaiyalah, sudah saat nya opah istirahat, perusahaan kan ada yang mengatur saat ini. ''


''Galuh pesankan cemilan sama minuman buat bumil dong, masa kakak kesini di anggurin. ''


ucap alana di sela sela obrolan galuh dan opah noto.


Galuh langsung memerintahkan sekertarisnya menyiapkan makanan dan minuman untuk alana dan untuk opah noto.


''Game di leptop kamu gak asik deh galuh. ''


ucap alana dan membuat galuh langsung kaget dan menghampiri alana.


''Kakak mengacau deh, ini kan kerjaan banyaknya dan bukan game yah, dasar kakak ini. ''


gerutu galuh dan alan alangsung di panggil opah noto untuk duduk di sampingnya.


''Kamu itu, niatan banget ngusilin galuh yah, kasian loh nanti datanya kabur. ''


ucap opah noto sambil tersenyum.


.


.


.



.

__ADS_1


...................


__ADS_2