Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 45


__ADS_3

Pagi hari menjelang.....


Saat ini galuh dan ibunya sedang sarapan, sedangkan alana masih tertidur pulas di kamarnya, alana sengaja di biarkan tidur agar dia juga bisa mengistirahatkan tubuhnya, setelah selesai sarapannya galuh pamit terlebih dahulu.


''Jangan lupa ibu tunggu jam tiga di rumah. ''


ucap ibu rani saat galuh mencium tangannya lalu pamit menuju kantor.


''Lebih baik ke ruang kerja deh, sambil menunggu alana bangun tidur. ''


gumam ibu rani sambil berjalan menuju ruang kerja setelah galuh pamit.


tepat pukul delapan alana baru mengerjapkan matanya dan langsung tersadar karena cahaya matahari sudah masuk di sela sela gorden kamarnya.


''Ya ampun, aku kan mau ketemu meta sama asti jam delapan. ''


ucap alana saat melihat jam di dindingnya menunjukan pukul delapan pagi, alana langsung bangun dan segera menuju kamar mandi.


Sepuluh menit kemudian alana selesai dengan persiapannya dan langsung menuju meja makan, hari ini alana ingin sarapan dahulu agar dia gak pingsan saaf jalan hari ini.


Bibi langsung menyiapakan sarapan untuk alana dan alana memakannya.


''mba mus, ibu dimana yah?? ''


tanya alana saat mba mus selesai dengan menata sarapan untuk alana.


''Nyonya sedang di ruang kerja nya nona muda. ''


jawab mba mus dan alana hanya menganggukan kepalanya.


Alana selesai dengan sarapannya dan menuju ruang kerja untuk pamit pada ibunya.


''Loh, kenapa pakaian kamu santai sekali sayang?? ''


ucap ibu rani saat alana masuk dan pamit.


''Kan alana mau ke cafe memperkenalkan meta sama asti, terus ke cafenya tempat kerja meta dan asti, terus mau shoping deh, alana pamit yah kasian meta sama asti kalau mereka menunggu. ''


jawab alana dan ibunya mengiyakannya dan alana mencium tangan ibunya lalu segera menuju keluar rumah.


''mana mobil saya pak?? ''


tanya alana pada sopir saat sedang mengelap mobil.


''Mobil nona alana di bawa ke bengkel, kan belakanvnya penyok nona. ''


''Siapa yang bawa mobil saya ke bengkel?? ''


''Tuan muda yang meminta orang bengkel datang untuk membawa mobilnya. ''


''yauda saya pakai mobil yang lain ajah, permisi pak. ''


ucap alana sambil berlari menuju garasi dan mengeluarkan mobil yang lainnya.


Alana langsung mengemudikan mobilnya menuju cafe nya, karena willi memberitahukan kalau kedua teman alana sudah menunggu di rumah belakang cafe, alana sedikit tenang setidak nya kedua temannya tidak menunggu di cafe.


Dua puluh menit kemudian alana sampai di cafe dan langsung masuk kedalam cafe, seluruh karyawan langsung di kumpulkan, meta dan asti pun sudah hadir ikut mengumpul.


Alana langsung mengumumkan asti dan meta sebagai manajer dan urusan sift nya meta dan asti akan mengaturnya.


''Alana, kita udah pamit ke ibu kost dan barang barang sudah ada di rumah baru. ''


ucap meta saat alana membawa mereka berdua kedalam ruangannya.


''Bagus dong, sekarang kita ke cafe tempat kalian bekerja untuk mengundurkan diri. ''


jawab alana dan asti langsung memotong ucapan meta saat meta akan berbicara.


''Alana, kita sudah resmi keluar kerja dan gak usah kesana lagi, kita mengundurkan diri lewat vidio call dan pihak cafe mengijinkannya. ''

__ADS_1


ucap meta dan alana hanya mengangguk dan merasa tenang karena aktivitasnya berkurang.


''Mereka ijinin gitu ajah kalian keluar dari kerjaan?? ''


tanya alana dan kedua temannya mengangguk dan membuat alana kaget.


''Oke lah, sekarang kita shoping pakaian untuk kalian pakai yah, aku akan traktir masing masing lima paket yah, atasan, bawahan dan sepatu. ''


ucap alana dan membuat kedua temannya bahagia dan sangat senang.


''Makasih alana, aku janji bakalan membuat cafe kamu semakin ramai dengan pengunjung. ''


ucap meta dengan semangat.


''Aku juga alana. ''


ucap asti gak kalah semangat.


Alana langsung membawa kedua temannya menuju butik langganan ibunya dan kedua teman alana menolak dan mengajak alana berbelanja di toko pakaian biasa ajah.


''Kalian berdua begitu aneh, di belanjain barang bagus malah ngajak ke toko biasa. ''


ucap alana yang gak habis fikir dengan kedua temannya.


''Yang penting pakaian nya rapih dan bagus kan, gak usah di butik alana, di toko juga bagus bagus loh modelnya. ''


ucap asti dan meta menyetujuinya.


Sepuluh menit kemudian alana sampai di sebuah pusat perbelanjaan fashion dan langsung meminta meta dan asti memilih pakaiannya.


Alana langsung duduk di tempat menunggu dan membiarkan kedua sahabatnya untuk memilih pakaiannya.



''Kamu alana kan?? ''


ucap seseorang saat alana sedang duduk santai.


jawab alana dengan senyumnya dan triyan membalas senyum alana.


Triyan celingukan dan membuat alana mengikuti kemana pandangan triyan.


''Kakak nyari siapa?? ''


Tanya alana yang heran melihat tingkah triyan.


''Nyari pacar kamu lah alana. ''


jawab triyan dan membuat alana syok dan tersenyum.


''masa cewek secantik dan selembut kamu ga punya pacar dan malah duduk sendirian. ''


ucap triyan kembali dan alana hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum.


''Kakak ini melawak bukan pada tempatnya, alana lagi nunggu dua sahabat alana sedang shoping, jadinya mending duduk ajah deh. ''


ucap alana sambil duduk kembali dan triyan ikut duduk di hadapan alana.


''Ngapain kakak lihatin aku begitu, jadi malu deh dan idung aku langsung terbang. ''


ucap alana sambil tersenyum dan gerogi karena triyan terus menatapnya.


''Kamu tambah imut, manis, cantik, dewasa dan kamu juga jadi lebih lembut suaranya. ''


ucap gombal triyan.


''Gombal kakak receh, aku kebal dengan gombalan seperti itu. ''


''Loh, receh apaan dan gombal gimana, itu fakta loh alana dan kamu berhasil membuat om teguh patah hati dan sekarang dia jadi sangar loh alana dan sangat galak sekali loh. ''

__ADS_1


ucap triyan dan alana langsung melototkan matanya dan tidak percaya.


''Aku gak perduli kak, aku udah lupain dia dan kakak malah ingatkan aku lagi deh. ''


ucap alana dengan nada sedih dan kesal juga.


''Maaf alana bukan maksud kakak buat kamu mengingat masa lalu, maaf yah. ''


ucap triyan sungguh sungguh dan alana mengangguk.


Tak lama kedua sahabat alana menghampirinya dengan membawa belanjaan yang begitu banyak dan alana geleng geleng kepala melihatnya.


''Kalian ini repot sekali yah, sekalian borong seisi toko ini deh. ''


ucap ejek alana dan kedua temannya langsung cemberut.


''Kamu yang nyuruh kita belanja lima pasang dan ini semua lima pasang, ini kartu sakti nya terimakasih alana sayang. ''


ucap meta sambil memberikan kartu deber pada alana dan alana menerimanya.


''Kita cari makan yu, aku laper loh lana. ''


ucap asti dan alana menyetujuinya.


''Aku boleh ikut gabung gak?? ''


tanya triyan dan membuat ketiganya kaget dan baru sadar ada triyan.


''Ya ampun kak triyan aku sampe lupa kalau ada kakak disini, ayo kita gabung makan deh dan tolongin bawa barang mereka sebagian yah kak. ''


ucap alana dan triyan langsung membantu membawa belanjaan meta dan asti, alana juga ikut membawanya.


Semua barang di simpan di bagasi mobil dan mereka berempat masuk kembali untuk makan siang di restoran terdekat.


''Udah makan kita seru seruan alana, sebelum besok aku mulai kerja lagi, gimana kamu mau kan?? ''


ucap meta saat setelah memesan makanannya dan alana memyetujuinya.



''Makanannya terlihat enak sekali yah . ''


ucap asti saat pelayan menata makananannya di meja dan tak butuh lama ketiga perempuan itu langsung memakannya dan triyan hanya tersenyum melihatnya.


''Om teguh bakalan klepek klepek nih lihat alana sekarang, berubah drastis banget soalnya. ''


gumam triyan sambil memakan makanannya dan menatap alana yang sedang bercanda gurau dengan kedua sahabatnya.


Setelah makan nya selesai mereka bermain main di area atas dan alana begitu senang dan tertawa lepas, triyan iseng memfoto alana.



.''Alana memang cantik banget, andai kamu tahu kalau aku dari awal suka kamu alana. ''


gumam triyan sambil menatap foto alana di handphone nya.


.


.


.


.



.


.

__ADS_1


.. ......


__ADS_2