
alana saat ini sedang menunggu pengecekan berkas berkasnya, willi yang menyerahkannya sedangkan alana menunggu di kursi tunggu.
''Mas teguh, kamu laki laki yang hadir seperti dalam mimpi dan tidak nyata, kamu hanya menjadi IMPIAN DALAM RINDU. ''
gumam alana dalam hatinya sambil menatap sekitar nya.
willi menghampiri dan mengajak alana untuk segera masuk kedalam pesawatnya.
Empat tahun kemudian........
Sudah empat tahun alana menimba ilmu di negeri kanguru, alana tidak pernah pulang ke tanah air, ibu dan adiknya yang sering datang berkunjung kepadanya.
Di kediaman alana saat ini....
Galuh sudah selesai dengan sekolah bisnisnya dan saat ini dia sudah menjadi presider utama prayoga grup.
''Kak alana hari ini jadi pulang kan ibu?? ''
Ucap galuh di sela sarapannya dengan ibu nya.
''Iya galuh, mungkin dua jam lagi akan tiba di bandara, kamu mau menjemputnya atau hanya ibu sajah?? ''
''Jemput dong ibu, galuh bertemu kakak satu tahun lalu, galuh kangen dengan kakak saat ini. ''
''Kakak kamu semakin cantik dan semakin dewasa,ini lihat foto kemarin dia wisuda. ''
Ucap ibu rani sambil memperlihatkan foto wisuda alana tiga bulan lalu, galuh tidak hadir karena dia mengurus perusahaan yang sedang banyak banyak nya kerjaan.
''Cantiknya kak alana, galuh kadi pengen cepat ketemu loh ibu. ''
ucap galuh saat setelah melihat alana dari foto yang di perlihatkan oleh ibunya.
''ayo kita berangkat galuh, lebih baik kita yang menunggu dari pada kakak kamu. ''
ucap ibu rani dan galuh mengangguk lalu mengikuti ibunya menuju mobil.
''Kakak udah bisa setir mobil sendiri kan ibu?? ''
''Sudah, dia malah awal bisa mengemudikan mobil malah nabrak trotoar dan membuat mobil hancur dan penyok. ''
ucap ibu rani saat menjawab pertanyaan galuh, ibu rani sampai tersenyum saat mengetahui alana panik karena menabrak trotoar.
Tiga puluh menit kemudian mobil sampai di bandara kedatangan, masih ada waktu dua puluh menit sebelum alana datang.
Galuh dan ibu rani duduk di kursi tunggu, galuh fokus dengan iped nya dan ibu rani fokus menatap sekeliling bandara, pandangan ibu rani tertuju pada seorang wanita seusianya yang sedang berjalan bergandengan dengan pasangannya.
Ibu rani mengalihkan pandangannya agar tidak terlihat oleh wanita itu, namun semua nya salah, wanita itu menghampiri dan menyapa ibu rani.
''Hay rani, kamu rani kan?? ''
__ADS_1
ucap sapa seorang wanita pada ibu rani dan galuh langsung mengerutkan dahinya dan tidak menghampiri ibunya.
''Dia tante fatma, wanita jahat yang udah memfitnah ibu, akan aku balas ibu, sabar yah bu, galuh akan menghampiri kalau wanita itu jahatin ibu, untuk sekarang galuh gak akan menghampiri. ''
gumam galuh sambil memundurkan tubuhnya lima langkah menjauh dari ibunya duduk.
''Ada apa kamu mengampiri saya fatma, penting kah?? ''
jawab ibu rani dengan menahan kesal dan sakit di hatinya.
''Rani, kamu masih marah ke saya, saya mohon rani maafkan saya, saya ikhlas kamu membalaskan semua Sakit hati kamu kepada saya, tapi saya mohon ke kamu rani, maafkan saya. ''
''Saya sudah memaafkan kamu dan saya minta, jangan menyapa saya kalau kita papasan, permisi karena yang saya jemput sudah tiba. ''
ibu rani langsung berjalan meninggalkan fatma dan suaminya yang sedang menatap punggung rani yang semakin menjauh.
Suami tante fatma langsung menggandeng dan membawanya untuk menuju mobilnya, sedangkan ibu rani bersembunyi di balik tihang besar, dia gak mau kalau fatma mengenali kedua anaknya.
''Ibu gak apa apa kan?? ''
ucap galuh menepuk bahu ibunya yang seperti ketakutan dan galuh langsung memeluk ibunya.
''Jangan takut ibu, sekarang ada galuh yang lindungi ibu dan juga kak alana, galuh sudah masuk ke perusahaan nya dengan dua nama dan galuh memiliki enam puluh persen saham, kita akan mulai semuanya. ''
''Iya galuh, ibu hanya takut dia mengenali anak anaknya ibu dan dia jahatin kalian. ''
''Sepandai pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, sama seperti anak anaknya ibu, suatu saat akan ketahuan kan, ibu jangan takut yah, galuh akan melindungi ibu, terutama kakak. ''
''ibu, galuuh.....''
teriak alana sambil berlari dan membuat ibunya geleng geleng kepala, saat alana akan memeluk ibunya, tiba tiba galuh menghadang merentangkan tangannya untuk menutupi ibunya, alana reflek memeluk galuh dan ibu rani hanya tersenyum melihat tingkah kedua anaknya.
''Aku mau peluk ibu, bukan peluk kamu galuh. ''
ucap alana cemberut dan galuh melepas pelukannya lalu mengacak rambutnya alana.
''Sini sayangnya ibu yang cantik jelita. ''
ucap ibu rani sambil merentangkan tangannya, alana langsung memeluk ibunya.
''Lana kangen ibu.....''
ucap alana di sela sela pelukannya, galuh ikut memeluk kedua wanita yang di sayanginya.
''Sudah sudah, ini tempat umum loh, kita lanjutkan di rumah aja yah. ''
ucap ibu rani sambil melepaskan pelukannya dan kedua anaknya menganggukan kepalanya dan berjalan menggandeng lengan ibu rani.
willi menyimpan koper alana ke bagasi dan membuka pintu mobilnya, alana duduk di depan di samping willi yang mengemudikan mobil, ibu dan galuh duduk di belakang.
Selama dalam perjalan alana hanya fokus dengan jalana yang sedikit berubah tidak seperti saat alana meninggalkannya.
Satu jam kemudian mobil sampai di kediaman mewah prayoga, alana tersenyum dan segera keluar dari dalam mobil.
__ADS_1
''Ayo sayang kita masuk, kamu ko malah melamun di luar sih. ''
ucap ibu rani yang menghampiri alana yang sedang menatap rumah dan tidak melangkah untuk masuk.
Alana tersenyum dan ikut masuk saat ibunya menggandeng lengan alana.
''Galuh langsung ke kantor yah ibu, ada meeting jam sebelas siang nanti. ''
ucap galuh dan ibunya mengiyakannya, galuh langsung menuju kamarnya untuk mengganti pakaiannya.
''Ibu kenapa foto aku besar sekali segede gaban gitu. ''
ucap alan saat melihat fotonya di perbesar.
''Karena ibu bangga memiliki anak secantik dan sepintar kamu alana, makanya ibu cetak dan perbesar, kamu gak suka memangnya?? ''
''Bukan gak suka, suka malahan ibu, tapi alana seperti terbang deh karena di pajang gitu. ''
''Udah jangan protes kak, itu karena kakak wanita cantik dan pintar. ''
ucap galuh menyahut pertanyaan kakanya dan membuat alana kaget melihat galuh memakai jas dan terlihat sangat tampan dan gagah, alana tersenyum dan langsung berlari menghampiri galuh lalu memeluknya.
''Kamu keren banget galuh dengan jas gini, kakak bangga sama kamu dan kakak senang banget galuh. ''
galuh melepaskan pelukannya dan menakup kedua pipi alana.
''ini semua untuk kakak dan ibu, dua wanita yang galuh lindungi dan galuh sayangi. ''
Alana mengangguk dan tersenyum lalu mengacungkan jempolnya.
''Galuh pamit yah kak, istirahat dan jangan kemana kemana dulu yah kak. ''
ucap galuh sambil menghampiri ibunya dan pamit menuju kantor, alana langsung menghampiri ibunya dan ikut duduk di samping ibunya.
''Sayang, besok kamu harus ke cafe yah, semua udah jalan dua tahun loh dan sudah saatnya kamu turun tangan untuk meramaikan cafe nya dengan menu makanan yang kamu buatkan. ''
ucap ibu rani dan alana mengangguk lalu tersenyum.
.
.
.
.
.
.
......................
__ADS_1