
Setelah cukup mengobrol. dengan alana, raihan memutuskan untuk pulang karena hari sudah mulai malam.
''Kakak pulang ajah, ibu dan galuh gak bisa di ganggu kalau sudah di ruang kerja, biar nanti lana yang pamitkan yah. ''
ucap alana dan raihan mengangguk dan berjalan menuju depan untuk pulang.
''Ingat sayang, besok jangan memakai pakaian seperti tadi yah, kakak gak mau tubuh kamu di jadikan bahan perhatian orang. ''
ucap raihan sambil menatap alana dan alana langsung tersenyum.
''Jawab sayangku, malah senyum senyum lagi jawabnya dan kakak butuh jawaban, bukan senyuman. ''
ucap raihan kembali dan alana langsung tertawa.
Alana langsung memegang tangan raihan dan membuat raihan terdiam.
''Kakak kenapa kaku sekali sih, baik kak raihannya aku, lana besok pakai pakaian tertutup yah. ''
ucap alana dan raihan langsung melepaskan pegangan tangan alana.
''Kakak udah bilang kan, jangan berbuat macam macam yang nantinya membuat kakak malah melakukan hal yang lebih ke kamu dan itu yang gak mau kakak lakukan alana, pokonya besok pakai pakaian tertutup yah. ''
ucap raihan dan alana mengangguk.
Raihan langsung masuk kedalam mobilnya dan segera menjalankan mobilnya untuk menuju pulang, alana langsung masuk kedalam rumah dan duduk di sofa sambil menonton televisi.
''Loh, mana raihan nya, kenapa kamu sendirian disini alana??
ucap ibu rani saat keluar dari ruang kerja dan menghampiri alana di ruang keluarga.
''Kak raihan udah pulang bu dan tadi pas mau pamit kan ibunya lagi di ruang kerja, ntar ganggu lagi. ''
jawab alana dan ibu rani hanya tersenyum.
''Kalau kamu menikah nanti, tinggalah bersama omah dan opah yah, biar gak kesepian mereka saat triyan sudah menikah nanti. ''
ucap ibu rani dan alana hanya tersenyum.
''Siapa yang mau menikah bu, emang kalau sekarang lana tinggal sama opah dan omah gak boleh?? ''
ucap alana dan ibu rani menggelengkan kepalanya.
''Udah tidur sana, besok biar gak kesiangan. ''
ucap ibu rani dan alana mengangguk.
Alana langsung menuju kamarnya da langsung tertidur, karena memang sangat mengantuk dan lelah, telphone dari raihan pun terabaikan.
Pagi hari menjelang......
Alana membuka matanya dan kaget saat galuh sedang duduk di ranjangnya alana sambil memainkan handphone nya.
''Galuh kamu bikin kaget tau, ngapain kamu di kamar kakak sepagi ini?? ''
tanya alana sambil duduk dan mengucek matanya.
''Anak gadis jam segini baru bangun, ayo bersih bersih dan bersiap. ''
jawab galuh sambil menyibakkan selimbutnya alana.
''Nanti dong, nyawanya belum kumpul sempurna dan masih jalan jalan. ''
ucap alana ngasal dan galuh mengacak rambutnya alana karena gemas dengan tingkah kakaknga ini.
''Cepat mandi dan siap siap yah, galuh mau ke cafe pagi pagi, mau mengecek semua cafe. ''
''Mau ngapain kamu ke cafe sepagi ini, masih tutup dan jam sepuluh bukanya. ''
''Biasa ajah kak jangan ngegas, galuh cuma mau ke cafe ajah, emang gak boleh yah?? ''
''Gak boleh, nanti malah kacau cafe nya kakak karena kedatangan kamu pagi pagi, lebih baik nanti siang ajah kamu ke cafe nya. ''
ucap alana dan galuh menggelengkan kepalanya.
''Cepat mandi atau mau galuh angkat kakak dan ceburin ke kolam renang?? ''
ancam galuh karena alana terus beralasan dan alana langsung lari setelah di ancam.
Galuh hanya tersenyum dan geleng geleng kepala melihat kakak nya begitu aneh dan kekanak kanakan.
Galuh keluar dari kamar kakaknya dan menghampiri ibunya yang sedang menyajikan sarapan pagi.
''Alanan udah bangun kan galuh?? ''
__ADS_1
tanya ibu rani saat galuh menghampirinya.
''Sudah bu dan lagi mandi. ''
jawab galuh dan ibunya tersenyum.
Galuh di minta membangunkan alana pagi pagi, saat galuh ke kamar kakaknya dia gak tega melihat alana masih tertidur pulas sambil memeluk erat guling nya.
''Kamu siap siap dan packing pakaian ganti, kita kan mau sekalian antar alana terus menginap di rumah omah ajeng kan. ''
ucap ibu rani dan galuh mengangguk.
Alana telah selesai bersiap dan dia langsung turun ke lantai satu menghampiri ibu dan adiknya.
''Pagi ibu, mana pengacau lana di pagi hari. ''
ucap alana sambil duduk dan meneguk susu yang di siapkan ibunya.
''Lagi packing dan siap siap. ''
jawab ibu dan alana tersentak kaget mendengarnya.
''Emang mau kemana bu?? ''
''Mau menginap di rumh omah ajeng, sekarang kan hari sabtu dan kantor libur, opah meminta kita buat menginap karena omah menginginkannya. ''
''Oh gitu yah, alana gak usah packing lagi, karena di rumah omah udah lengkap pakaian lana. ''
''Iya sayang ibu juga mengetahuinya, makanya ibu gak minta kamu packing. ''
''Ibu, kalau jadi besok pagi lana mau di bawa ke rumah orang tua kak raihan, tapi lana takut bu. ''
ucap alana dan ibu rani mengerutkan dahinya.
''Kenapa tajut, kan mau ketemu camer loh. ''
''Takut gak di restui ajah. ''
ucap alana dan ibunya langsung tersenyum dan mengelus pipi alana.
''Kamu adalah anak ibu yang sangat membanggakan dengan sejuta kemampuan, ibu yakin calon mertua kamu akan senang pas bertemu kamu, curilah hatinya dan bawa oleh oleh makanan kesukaannya, jangan berbicara yang gak masuk akal, sebelum bicara kamu harus memikirkan dulu baik gak nya ucapan kamu, yang penting jujur yah. ''
ucap ibu rani tersenyum dan alana menganggukan kepalaanya.
ucap ibu rani karena galuh sedang menuruni tangga dan alana langsung memakan sarapannya.
''Kak triyan menikahnya bulan depan yah?? ''
tanya galuh saat duduk di samping ibunya.
''Iya galuh, tapi kita tunggu ajah dan nanti juga di beritahukan kapannya. ''
jawab ibu rani dan galuh mengangguk.
Ibu rani dan kedua anaknya langsung menyantap sarapan paginya dan seperti biasa tidak ada obrolan dan mereka bertiga fokus dengan makanannya.
Sepuluh menit kemudian sarapan selesai dan alana langsung ke dapur untuk membawa makanan yang semalam di buatnya.
''Itu apa kak?? ''
tanya galuh saat alana membawa kotak makanan di tangannya.
''Ini bekal makanan untuk di cafe, semalam kakak membuatnya. ''
''Galuh mau dong, kenapa cuma kakak yang bawa bekalnya, galuh mau pokonya. ''
ucap galuh dan alana langsung cemberut.
''Tunggu dulu, kakak ambilkan makanannya. ''
ucap alana dan galuh membuka kotaknya, galuh berbinar melihat makanan lezat di hadapannya dan galuh langsung memakannya.
''Galuh kamu nakal sekali, ini buat bekal kakak dan yang kamu ini nih. ''
ucap alana sambil merebut makanannya dan galuh merebutnya kembali dan membuat alana teriak memanggil galuh dengan kesal.
''Alana kenapa sih harus ribut, kamu bawa kotak makanan buat galuh ajah, kan isinya juga sama. ''
ucap ibu rani dan alana langsung terdiam.
''Iya yah, ihh.....lana jadi eror karena galuh loh ibu. ''
ucap alana sambil menyimpan kotak makanan untuk galuh ke tas kecil.
__ADS_1
''Makanya jangan kelewat pintar jadinya gitu oon. ''
ucap galuh dan alana gak menghiraukannya.
''Ini buat omah, opah dan kak triyan yah ibu dan tadinya buat karyawan cafe, tapi karena ibu dan galuh mau ke rumah omah, jadi buat omah ajah. ''
ucap alana sambil merapihkan kotak makanan yang lebih besar dan isi nya banyak.
''Kan dadakan sayang, makanya galuh membangunkan kamu kan tadi, omah semalam ngabarin dan kalau ibu ngabarin kamu gak bisa, kamu sudah nyenyak. ''
Saat asik mengobrol dan alana packing dari arah depan raihan masuk dengan style santai nya dan membuat alana kaget.
''Pagi semuanya, maaf saya langsung masuk setelah bibi membuka pintu. ''
ucap raihan dan ibu rani tersenyum melihatnya.
''Gak apa apa ayo masuk raihan. ''
jawab ibu rani dan raihan langsung masuk.
''Raihan udah sarapan belum?? kalau belum ayo sarapan dulu yah. ''
ucap ibu rani saat raihan duduk di kursi meja makan.
''Raihan udah sarapan tante dan raihan mau jemput alana sekarang. ''
ucap raihan dan alana hanya menatap dan kembali merapihkan kotaknya.
''Iya boleh kok, alana udah sana berangkat, kamu udah siapkan. ''
ucap ibu rani dan alana langsung pamit dan mencium tangan ibunya dan raihan mengikutinya.
Galuh hanya tersenyum melihat kakaknya dan raihan, membuat ibu rani menatap putranya.
''Ada apa kamu senyum begitu?? ''
tanya ibu rani dan galuh menggelengkan kepalanya.
Alana sudah ada di dalam mobil dengan raihan dan alana hanya diam dan tidak berbicara sedikitpun.
''Kenapa diam ajah sayang, kamu sakit?? ''
tanya raihan sambil mengelus kepalanya alana.
''Gak kak, cuma heran ajah kenapa kakak jemput aku sepagi ini, kakak gak praktek emangnya?? ''
jawab alana sambil menatap raihan dan raihan tersenyum mendengarnya.
''Sekarang hari sabtu, jadwal prakteknya libur loh sayang, kecuali ada operasi, baru dek kakak ke rumah sakit dan kebetulan hari ini dan besok kakak off total. ''
jawab raihan dan alana hanya mengangguk.
''Besok siap yah sayang, kakak mau ajak kamu bertemu sama mamah, mau kan??
''Iya kak, lana mau kok. ''
jawan alana dan raihan mengangguk.
Alana membuka kotaknya dan menyuapi makanan ke mulut raihan, raihan gak menolak dan dia menerima suapan dari alana.
''enak banget makanannya, kamu yang buat??
''Iya kak, semalam aku yang buat, sengaja buat di makan di cafe. ''
''Mau lagi sayang, suapi. ''
ucap raihan dan alana menyuapinya dan alana juga memberikan minum juga untuk raihan, raihan menerima semua yang alana berikan.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
............