
Pagi hari menjelang di kediaman alana........
Alana baru membuka matanya tepat pukul delapan pagi, alana langsung mandi dan bersiap karena teguh sedang dalam perjalanan menuju rumah alana.
''Anak gadis jam segini baru bangun, gak malu sama ayam tetangga udah ramai berkokok. ''
Ejek galuh saat kakak nya menggeliat membawa handuk dan alana hanya tersenyum tanpa membalas sindiran adiknya.
Alana mandi hanya butuh waktu sepuluh menit dan setelahnya alana langsung bersiap dan akan menjemput teguh di gapura depan jalan raya.
''Kamu mau kemana alana?? makan dulu. ''
ucap ibunya alana saat alana menghampirinya dan pamit pada ibunya.
''Nanti ajah bu, lana mau jemput mas teguh ke gang depan soalnya. ''
jawab alana dan langsung pergi tanpa mendengar jawaban dari ibunya, alana berjalan cepat karena teguh sudah menunggu di jalan depan gang.
Alana tersenyum saat galuh sudah menunggunya di depan mobil dengan style yang membuatnya bertambah tampan, alana langsung menghampirinya.
''maaf jadi membuat mas menunggu. ''
Teguh tidak menjawab dia hanya tersenyum melihat wajah polos alana dan ketahuan kalau alana baru selesai mandi.
''Mas teguh, bukannya jawab malah senyum senyum gitu deh, emang ada yang lucu yah??
kesal alana karena teguh terus tersenyum dan malah mengacak rambut alana.
''Ayo kita ke rumah kamu, lihat orang orang memperhatikan kamu loh. ''
ucap teguh menjawab pertanyaan alana dan membawa alana berjalan masuk kedalam gang.
alana berjalan terlebih dahulu dan teguh mengikutinya, tak lama berjalan ahirnya alana sampai di rumahnya, ibunya alana masih sibuk di warung, jadinya alana meminta teguh langsung masuk.
Teguh langsung duduk di ruang tamu dan alana membuat minuman untuk teguh, tegus terus memperhatikan keseluruhan rumah alana, sederhana namun sangat rapih, teguh menatap bingkai foto dan dia langsung menghampirinya.
teguh tercengang dengan apa yang di lihatnya, kakak sepupunya berfoto saat menikah dan ada foto saat menggendong gadis kecil.
''Jadi alana benar anaknya mas jordi dan mba rani, berarti di depan itu mba rani. ''
gumam teguh yang langsung melorot duduk di sofa dan terdiam.
''Tuhan ini semua gak adil, di saat aku mencintai wanita kembali, tapi kenapa ini terjadi. ''
Alana datang membawa minum dan kaget melihat teguh duduk dengan menundukkan kepalanya.
''Mas teguh kenapa?? ''
tanya alana sambil memegang lengan teguh, teguh terdiam dan dia bingung harus bagaimana.
Saat teguh akan menjawab, ibunya alana masuk dan menyapa teguh, saat teguh memberanikan diri menatap ibunya alana, begitu terkejutnya ibunya alana.
__ADS_1
''Teguh, kamu teguh kan?? ''
ucap ibunya alana dengan nada tak percaya dan teguh mengangguk, ibunya alana langsung duduk dan terus berfikiran dengan fikirannya.
''Ada apa ibu, kenapa ibu mengenali mas teguh?? ''
ucap alana karena ibunya langsung terdiam dan teguh pun sama terdiam.
''Alana mas pamit pulang yah, kamu hati hati dan jaga diri baik baik. ''
ucap teguh pamit dan berdiri menuju pintu rumah alana, teguh pun pamit pada ibunya alana, lalu teguh berlari dan menjauh dari rumah alana, alana yang merasa bingung langsung mengejar teguh.
''Lanaaaa.....kamu mau kemana?? ''
panggilana ibunya alana namun alana gak menghiraukannya, dia terus berlari mengejar teguh.
''Mas tunggu, ada apa ini?? ''
tanya alana saat berhasil mengejar teguh dengan nafas yang tak beraturan.
''Mas ada apa dan kenapa mas pergi saat bertemu dengan ibu, ada apa mas?? ''
teguh hanya bisa menahan air matanya dan memegang tangan alana.
''Alana, mas sangat menyayangi kamu dan mas bersyukur kenal dengan kamu, kamu tanyakan pada ibu kamu ada apa dengan kita dan ada hubungan apa kita. ''
jawab teguh dengan nada yang sedih, teguh mencium kening alana dan langsung masuk kedalam mobilnya dan langsung tancap gas tanpa memperdulikan teriakan alana.
teriak alana dengan tangisnya dan langsung terduduk di terotoar jalan raya.
''Maafkan saya alana, kita gak bisa bersatu, cinta ini terlarang untuk di lanjutkan, kita satu turunan walaupun tidak satu kandungan. ''
gumam teguh saat di dalam mobil dan teguh menepikan mobilnya, teguh langsung memukul stir kemudinya karena dia begitu sakit dengan kenyataan ini.
Alana saat ini masih duduk bersimpuh sambil menangis, hingga galuh datang menghampiri alana yang menangis.
''Kak alana ayo kita pulang, ibu menunggu kakak sekarang di rumah, gak baik menangis di pinggir jalan gini. ''
ucap galuh sambil menghapus air mata alana yang membasahi pipinya, alana langsung memeluk galuh dan menangis semakin kencang.
''Sstttt....udah kak, kita ke rumah yah sekarang, ibu sudah menunggu kita. ''
ucap galuh menenangkan alana dan melepas pelukan alana, galuh menggelengkan kepalanya untuk memberi isyarat agar alana gak menangis lagi.
Alana langsung berhenti menangis namun alana tetap menangis sesegukan sisa tangisannya, galuh membantu alana berdiri dan memapah alana untuk menuju rumahnya.
Saat sampai di rumahnya ibunya alana menggelengkan kepalanya agar alana kuat dan jangan menangis, alana langsung berlari dan memeluk ibunya.
''Ibu.....hiks....hiks....''
tangis alana begitu pilu dan membuat ibunya ikut menangis dan membelai rambut alana memberi kekuatan untuk alana.
__ADS_1
''Lihat ibu sayang dan berhenti menangis, teguh bukan jodoh kamu dan tuhan baik ke kamu memberitahukan semua nya sebelum terlambat, kalau lebih dalam lagi nantinya kamu tambah sakit.
ucap ibunya alana sambil melepaskan pelukan alana dan menatap alana, namun alana tetap sesegukan dan menangis.
''Tapi bu, alana sayang mas teguh, kenapa alana gak boleh bersatu?? ''
jawab alana dengan tangisnya yang tidak berhenti dan membuat ibunya bingung harus bagaimana dan mulai darimana menjelaskannya.
Ibunya alana membawa alana untuk duduk dan memberikan minum untuk alana, galuh pun di minta untuk duduk di samping alana.
''Sudah saatnya ibu memberitahukan jati diri kalulian berdua, tapi ibu minta pada kalian yah, kalau ibu sudah membuka jati diri kalian berdua, janji ke ibu kalau kalian akan tetap rendah hati dan tidak sombong dengan apa yang kalian miliki, tetaplah jadi anak ayah dan ibu yang baik hati dan tidak sombong dengan kekayaan. ''
ucap ibu rani dan membuat alana menatap wajah ibunya karena alana gak mengerti dengan apa yang ibunya bicarakan, galuh pun sama dia bingung.
''Kalian tunggu yah disini, ibu akan membawa barang barang yang akan memberitahukan jati diri kalian berdua, karena sudah saatnya kalian berdua mengetahui semuanya, maafkan ibu karena menutupinya, ibu fikir kalau kalian gak akan butuh dengan semua ini tapi ibu salah. ''
ucap ibunya alana dan langsung menuju kamarnya untuk membawa semua nya yang menyangkut dengan kedua anaknya.
''Maafkan aku mas jordi, sudah saatnya anak anak mengetahui semuanya, aku takut ayah dan ibu datang untuk membawa mereka, sudah saatnya aku datang dan membawa anak anak kedepan pengacara, agar mereka bisa kuat dan aku bisa menjaga dari keluarga kamu. ''
ucap ibu rani saat membuka berkas berkas kepemilikannya dan berkas berkas lainnya.
Ibu rani berjalan dan menghampiri kedua anaknya untuk menceritakan semuanya dari awal.
''Jangan potong semua cerita ibu dan kalian dengarkan baik baik yah. ''
ucap ibunya alana dengan nada suara yang berbeda dan membuat kedua anaknya tersentak kaget, karena baru pertama kalinya mendengar nada suara ibunya yang begitu tegas dan jauh dari kata lemah lembut.
Alana juga galuh reflek menganggukan kepalanya dan membuat ibunya tersenyum senang, ibunya alana memperlihatkan foto kekuarga dan foto sepasang suami istri.
''Ini seperti opah noto dan omah ajeng deh, lihat kak beneran kan dan galuh gak salah lihat kan. ''
ucap galuh dan membuat ibunya langsung kaget dan sudah menduganya kalau alana sudah mengenali keluarga dari suaminya.
.
.
.
.
.
.
.
.....................
__ADS_1