Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 22


__ADS_3

Alana saat ini sedang di dalam mobil bersama opah noto, selama dalam perjalanan alana menceritakan tentang pekerjaannya di cafe.


''Jordi, ayah gak tau harus gimana saat ini, anak mu begitu mandiri dan sangat periang seperti rani, ayah ingin berkumpul dengan keturunan ayah, saat ini ayah sudah tua dan butuh kamu. '' gumam opah noto yang mendengar cerita dari alana.


''Opah kok melamun, apa opah sedang sakit atau opah merasakan ada yang sakit??? '' ucap alana saat melihat opah noto melamun.


''Gak alana, opah hanya antusias dengan cerita kamu, kamu gadis tangguh dan pastinya menurun dari ayah kamu kan?? '' jawab opah noto dan alana langsung terdiam saat di singgung tentang ayahnya.


Alana tersenyum dan saat akan menjawab, mobil telah sampai di cafe, alana langsung keluar dari mobil dan berterima kasih pada opah noto karena sudah di antarkan.


Alana langsung masuk karena melihat cafe begitu ramai dan alana langsung menuju dapur.


''Ahirnya kamu datang juga alana.......'' ucap serempak semua yang berada di dapur saat alana masuk kedalam dapur.


''Kalian kenapa, melihat lana seperti memenangkan hadiah lotre sajah. '' jawab alana sambil tertawa dan membuat salah satu koki langsung meghampiri alana.


''Udah jangan bahas masalah lotre, kita sekarang sedang mempersiapkan bom pesanan, ayo bantu. '' ucap koki dan alana langsung mengangguk.


Alana membantu semuanya dan dalam satu jam pesanan semua selesai.


Alana pamit keluar dari dapur dengan membawa satu piring makan siang, perut alana sangatlah lapar dan membuat alana harus segera mengisinya dengan makanan.


Pengunjung cafe begitu ramai karena mereka semua sangat mengetahui makanan yang ada di cafe, sangatlah enak dan beda dengan cafe lain, harganya pun terjangkau.


Di ruangan teguh saat ini.....


''Om akui kalau kamu hebat yah, mengelola cafe yang tadinya gak laku dan sekarang menjadi ramai sekali pengunjungnya. '' ucap opah noto.


''Ini berkat riyan yang membuat teguh sadar kalau alana hebat dalam menciptakan menu makanan, teguh juga mau membuktikan pada papahnya teguh yang selalu menyepelekan usaha teguh. '' ucap teguh.


''Kamu jangan terlalu memporsir waktu kerjaanya alana, dia seorang wanita dan gak pantas bekerja keras seperti itu. '' ucap opah noto dengan nada tegas dan membuat teguh kaget.


''Om ini aneh sekali, teguh juga tahu batasan tentang kerjaan alana, lagian om gak ada hubungannya dengan alana tapi seperti alana itu adalah cucu kesayangannya om. '' ucap teguh namun opah noto gaak menjawabnya dan memilih pamit.


Opah noto keluar dari ruangan dan mengamati seisi cafe yang ramai dan teguh hanya menghela nafasnya dan heran dengan om nya ini.


Alana gak sengaja bertatapan dengan opah noto dan membuat alana tersenyum, alana langsung menghampiri opah noto.


''Lana kira opah sudah pulang loh, ternyata opah masih ada disini. '' ucap alana dan opah noto hanya tersenyum dan mengelus kepala alana.


''Jaga kesehatan kamu alana dan jangan terlalu berat bekerjanya, opah pamit yah dan ini hadiah untuk kamu alana. '' ucap opah noto memberikan sebuah amplop dan alana menerimanya lalu berterimakasih.


Alana berjalan mengantar opah noto dengan teguh, saat opah noto sudah tidak terlihat alana langsung di ajak ke ruangannya teguh.


''Lana, apa selama kerja disini kamu merasa tertekan dengan tugas kamu?? '' ucap teguh dan membuat alana mengerutkan dahinya.


''Pak teguh aneh sekali bertanya nya, lana gak merasa tertekan tapi alana kasihan dengan koki yang ada di dapur, mereka kelabakan dengan bom pesanan pengunjung disini. '' jawab alana dan teguh menghela nafasnya.


Alana membuka amplopnya dan kaget dengan isi di dalamnya.

__ADS_1


''Kamu kenapa alana?? '' ucap teguh khawatir yang melihat raut wajah alana.


''Pak, ini uang kok banyak sekali yah, lana jadi senang tapi takut. '' ucap alana dan teguh menghela nafasnya.


''Kamu itu saya kira ada apa, itu adalah rejeki buat kamy alana, simpan dan tabunglah uangnya. '' ucap teguh dana alana langsung mengangguk senang dan alana langsung pamit keluar dari ruangan teguh.


''Lana kenapa aku bisa jatuh cinta ke kamu dan dengan mudah melupakan arla, wanita yang sangat aku cintai dan aku melanggar sumpahku sendiri. '' gumam teguh saat alana keluar dari ruangannya.


Cafe terus sajah keluar masuk pengunjung dan alana bernafas lega, karena dia sudah meracik bahan makanan nya dan membuat koki tinggal melanjutkan masakannya, saat ini alana sedang membantu rido dan rangga merapihkan ruang vvip.


''Kak rangga dan kak rido, nanti istirahat jam delapan yah, lana mau memberikan bonus untuk kalian. '' ucap alana dan membuat rangga dan rido senang dan mengangguk.


''Ayo kita keluar, bentar lagi tamu vvip akan datang loh, kita harus merapihkan bagian lain. '' ucap rangga dan alana juga rido mengangguk.


Alana, rido dan rangga adalah team paling solid, makanya semua karyawan cafe salut dan meniru pekerjaan mereka yang begitu rapih tapi penuh dengan canda tawa.


''Lana kamu kenapa malah membatu rangga dan rido, kerjaan kamu juga sangat banyak dan bisa bisanya kamu membantu mereka. '' ucap pak heru.


''Saya sudah selesai kerjaannya pak, makanya saya membantu mantan saya. '' jawab alana sambil tersenyum dan membuat rido menepuk bahu alana.


''Apaan sih kak, maen tepuk tepuk ajah kan aku jadi kaget loh. '' protes alana.


''Kamu bilang mantan, siapa yang mantan kamu dasar anenh. '' jawab rido dan membuat alana tertawa.


''Kamu geer banget yah kak, kakak kira mantan pacar yah, dasar. '' ucap alan.


''Stop stop kalian malah berdebat, lanjutkan kerjaanya dan lihat tuh pengunjung memperhatikan kalian bertiga loh. '' ucap pak heru dan membuat mereka bertiga langsung melanjutkan kerjaannya.


''Mantan team rido dan bukan mantan pacar. '' ucap rangga dan alana mengacungkan jempolnya.


Tak terasa waktu sudah pukul delapan, alana, rangga dan rido sedang duduk dan beristirahat.


Alana sudah membuat bumbu masakannya dan menyiapkan semuanya di dapur, agar alana tenang kakau pulang meninggalkan cafe.


''Ini uang untuk kalian jajan. '' ucap alana memberikan rangga dan rido satu lembar uang seratus ribu.


''Waaah alana baik sekali dan tahu ajah kalau aku lagi boke. '' ucap rangga.


''Tahu lah, wajah kak rangga itu sudah mencerminkan penuh beban dan kerurangan uang. '' ucap alana dan membuat rangga melototkan matanya dan mengejar ngejar alana di parkiran belakang ruang istirahat.


Rido hanya tertawa dengan ulah alana dan rangga yang gak pernah akur.


''Kalian apa apaan malam malam gini lari lari. '' ucap teguh dan membuat alana berhenti berlari lari.


''Itu pak, kak rangga ngajakin alana buat kencan dan alana gak mau. '' jawab alana.


''Ngasal banget pak yang di ucap alana, saya mengajak alana kawin lari pak. '' jawab rangga dan membuat alana dan rangga langsung tertawa.


''Stop, kalian main main ajah kerjaannya, ayo lana saya antarkan kamu pulang dan kamu rangga sana lanjutkan kerjaannya. '' ucap teguh dan membuat alana juga rangga patuh.

__ADS_1


Alana pamit pulang pada rangga dan rido, alana langsung masuk kedalam mobil teguh.


''Alana itu gadis baik, dia selalu ingat pada kita kalau mendapatkan bonus. '' ucap rangga.


''Benar rangga, sebenarnya aku kasihan ke alana, dia kerja di cafe untuk membantu ibunya dan alana begitu enjoy dengan hidupnya, dia menggantikan mendiang ayahnya untuk bekerja. '' ucap rido.


''Ngasal kamu, tahu darimana kalau alana sudah tidak memiliki ayah?? '' ucap rangga.


''Dari sahabatnya saat aku mengobrol. '' jawab rido dan rangga hanya mengangguk.


Rangga dan rido kembali kedalam cafe dan melanjutkan kerjaannya.


Teguh saat ini sedang membawa alana berjalan jalan keliling kota dan alana begitu senang melihat kota yang ramai dan sedikit macet.


''Kamu senang yah saya ajak jalan jalan?? '' ucap teguh.


''Sangat senang pak, saya belum pernah jalan jalan menaiki mobil mewah berkeliling kota dan macet macetan seperti ini. '' jawab alana semangat dan teguh langsung mengacak rambut alana.


''Kelamaan jomblo jadi baper. '' gumam alana yang memerah wajahnya dengan tindakan teguh.


''Kamu kenapa jadi diam alana?? '' ucap teguh.


''Gak apa apa pak cuma baper ajah. '' jawab alana ngasal dan teguh langsung tersenyum.


''Kita makan dulu yah sebelum saya antarkan kamu pulang. '' ucap teguh.


''Gak pak terimakasih, lana mau pulang ajah takut meta sama asti nunggu dan khawatir, mereka taunya alana kerja pagi soalnya. '' ucap alana menolak dan teguh langsung mengangguk dan mengantar alana menuju rumah kost nya.


''Makasih karena pak teguh mengajak saya jalan jalan dan mengantar saya pulang. '' ucap alana saat mobil berhenti di depan gerbang kosan.


''Sama sama alana, kamu istirahat yah agar besok kamu kembali segar badannya. '' ucap teguh dan alana mengangguk.


Alana keluar dari mobil dan teguh langsung melambaikan tangannya lalu menghidupkan mobilnya.


Alana masuk kedalam kosannya dan menghampiri kamar asti, ternyata meta ada di dalam dan mereka berdua langsung beruntun bertanya pada alana.


.


.



.


.


.


.

__ADS_1


.


..............


__ADS_2