Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 69


__ADS_3

Mobil yang di kemudikan raihan sudah sampai di parkiran cafe dan raihan langsung memparkirkannya.


''Mau kakak jemput jam berapa?? ''


tanya raihan sambil menatap wajah alana yang sedang sibuk merapihkan kotak makannya.


''Pas makan siang ajah kak, nanti kakak makan disini barengan alana. ''


jawab alana dan raihan mengangguk.


''Ngapain kakak senyum senyum gitu, kemasukan setan yah kak. ''


ucap alana kembali karena raihan hanya tersenyum dan menatap nya terus.


''Kamu ngaco bilang kakak kemasukan setan, gak ada yang berani laah, kamu yang kemasukan. ''


ucap raihan dan alana melototkan matanya.


''Kakak bilang aku kemasukan yah?? '' raihan mengangguk dan tersenyum, alana langsung mengecup pipi raihan dan langsung keluar dari mobilnya raihan.


Raihan langsung terdiam dan memegang pipinya yang barusan di cium oleh alana.


''ALana kamu ceroboh sekali sih. ''


ucap raihan dan menatap alana yang sudah masuk kedalam cafe.


Alana masuk kedalam cafe dengan senyumnya dan membuat meta menatapnya merasa aneh.


''Hey alana kamu itu kesambet setan mana sih, pagi pagi udah cengengesan. ''


ucap meta dan membuat alana menatap wajahnya.


''Kamu so tau, aku kemasukan setan mesum. ''


jawab alana dan membuat meta memukul lengan alana.


''Awas kamu mesum sebelum menikah, aku gantung kamu di bunderan. ''


ucap meta dan membuat alana tertawa.


''Aku cuma cium pipinya kak raihan ajah dan gak lebih, kamu tahu gak dia langsung diam terus wajahnya merah banget, kayanya itu pertama buat dia deh. ''


ucap alana dan meta memukul lengan alana lagi.


''Kamu dua kali mukul aku meta, jahat banget sih kamu itu. ''


''Habisnya kamu mesum, harusnya jangan gitu alana ke pacar kamu, dia baru pertama merasakannyadan jangn buat dia jadi bernafsu, nanti kamu yang akan habis di makan dia. ''


''Bagus dong di makan sama kak raihan, aku sedang menunggu waktu itu, kamu tahu meta kak raihan seperti gak bernafsu ke wanita, pegang tangan ajah gak berani dan dia cuma mengusap pipi, kepala dan mengacak rambut aku. ''


''Makanya menikah dan ntar kamu merasakan keganasan laki laki yang baru mengenal cinta. ''


ucap meta dan alana hanya mengangkat bahunya lalu tersenyum.


Alana masuk kedalam ruangannya dan meta kembali ke meja kerjanya, alana melihat handphone nya namun tidak ada panggilan atau pesan dari raihan.


''Kenapa kak raihan gak hubungi aku yah, apa dia marah gara gara aku cium pipinya. ''


ucap alana sambil menyimpan handphone nya dan membuka leptop kerjanya untuk membuat menu untuk cafe cabang baru nya.


Alana di beri kabar oleh willi untuk ikut menuju cafe, karena dia ingin menunjukan alat alat yang ada di cafe dan alana menyetujuinya dan willi akan menjemputnya.


Alana merapihkan meja dan langsung menuju keluar ruangannya untuk mengajak meta ke cafe.


'Meta kamu mau ikut aku gak ke cafe arla yang dekat kosan kita dulu?? ''


ucap alana dan meta mengangguk.


''Aku mau ke kosan juga ketemu sama wini, aku lupa pernah punya hutang dan belum di bayar. ''


jawab meta dan alana mengangguk.


''Yasudah kita tunggu mas willi buat jemput. ''


ucap alaana dan meta mengangguk.


''Ajakin asti boleh gak?? ''


tanya bunga dan alana menyetujuinya.

__ADS_1


Meta langsung mengajak asti dan ternyata asti mau ikut ke cafe arla.


''Lana asli yah cafe arla akan di buat jadi cabang cafe smile?? ''


tanya meta dan alana hanya mengangguk.


''Alana aku mau Hubungi rangga sama rido yah, biar dia ke cafe arla sekarang, mumpung mereka kerja siang ini, sekalian bicarakan semuanya ke dia.. ''


''Iya silahkan ajah meta, aku lagi gak mikir kesitu sekarang. ''


jawab alana dan meta menghubungi rangga dan rido untuk menuju cafe arla.


Asti tiba di cafe dan langsung gabung duduk dengan meta dan alana.


''Alana kenapa kaya lagi bingung gitu?? ''


tanya asti pada meta saat melihat alaan seperti kebingungan.


''Dia habis mesum ke pacarnya jadinya galau deh karena gak di hubungi sama pacarnya. ''


jawab meta dan asti langsung mengerutkan dahinya.


''Alana tadi nyium pipinya raihan dan dia gak di hubungi lagi sama raihan, kayanya raihan marah tuh ke dia, jadinya gegana dia. ''


ucap meta kembali saat asti tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan oleh meta.


''Gegana apaan?? ''


tanya alana dan meta langsung tertawa.


''Di kira gak denger kamu. ''


ucap meta dan alana langsung menatapnya.


''Gegana apaan meta??, aku juga gak tau loh. ''


tanya asti dan meta menepuk jidatnya. ''


''Gegana itu, gelisah galau merana. ''


jawab meta dan berhasil membuat lengan meta di pukul oleh asti dan alana.


''Kalian kompak yah mukul aku. ''


''Sukurin........''


ucap kompak alana dan asti.


Willi datang menghmpiri alana dan alana langsung mengikuti willi keluar cafe dan di ikuti oleh meta juga asti.


Sepanjang perjalanan alana hanya diam dan sesekali mengajak ngobrol willi karena alana saat ini duduk disamping willi dan kedua sahabatnya di belakang.


Sepuluh menit kemudian mobil sampai di cafe dan alana tersenyum saat melihat cafe kenangannya dahulu saat dia awal pertama ke kota, air mata alana menetes menatap cafe itu dan membuat asti juga meta menenangkan alana.


''Kita akan membuat cafe ini menjadi cafe smile ceria dan penuh kebahagiaan, kamu bisa alana melupakan semuanya. ''


ucap meta dan alana mengangguk.


Willi langsung mengajak alana masuk dan melihat lihat barang barang ternyata sudah komplit dan alana langsung mengacungkan jempolnya pada willi dan membuat willi lega.


''Sekarang sedang renovasi di luar dan memperbesar dapurnya nona, kira kira satu bulan kedepan semua akan selesai dan semua karyawan sudah saya hubungi juga, mereka menyetujui kerja kembali disini. ''


ucap willi dan alana mengangguk.


Rangga dan riddo masuk kedalam cafe dan menghampiri alana, meta dan asti.


''Mas willi, mereka berdua yang akan menjadi menejer di cafe ini nantinya, kamu bisa menghubungi dia kalau masalah karyawan nya nanti. ''


ucap alana saat rangga dan rido menghampirinya dan membuat keduanya mengerutkan dahinya karena tidak mengerti.


''Kak rangga sama kak rido akan jadi menejer cafe ini nantinya, karena cafe ini akan jadi cabang cafe smile dan bukan cafe arla lagi, mengerti kan?? ''


ucap alana dan membuat rangga dan rido tersenyum.


willi melanjutkan pekerjaannya dan alana langsung berkeliling cafe dan mengenang masa lalu di cafe ini, rangga dan rido memegang lengan alana dan membuat alana terhimpit.


''Alana buatkan aku makan siang yah, makanan kamu enak soalnya. ''


ucap rangga dan mebuat ketiganya tertawa tawa.

__ADS_1


''Masih ingat saat dulu kamu masuk ke cafe ini, keceriaan kamu, sok kenal kamu dan pintarnya kamu memasak, sangat membekas alana. ''


ucap rido dan alana mengangguk.


''Ikut yu ke kosan aku yang dulu, meta ada perlu katanya dan aku mau beli mie ayam depan kosan juga. ''


ucap alana dan membuat rido dan rangga mengangguk.


Rangga, rido dan alana menghampiri meta dan mereka langsung jalan menuju kosan lama ketiga wanita.


Alana mengajak semua jalan kaki untuk mengenang masa lalu yang pernah dia rasakan.


''Jadi mau beli mie ayam depan kosan ceritanya nih dan kamu yakin kita mau jalan ajah?? ''


tanya meta dan alana hanya mengacungkan jempolnya.


Sepuluh menit kemudian semua sampai di kosan dan pas banget tukang mie ayam sudah ada dan meta langsung memesannya.


Semua penghuni kosan keluar dan menyapa alana, meta dan asti, tiga wanita yang super cerewet.


Alana memborong mie ayam semuanya dan membagikannya pada semua yang mau, mamang penjual mie ayam senang karena alana mmborongnya seratus porsi dan alana hanya tersenyum.


Alana dan keempat temannya memakan mie ayam dan semua anak kost juga ikut makan, kosan jadi ramai dan mebuat ibu kost menghampiri dan kaget saat ada alana.


''Alana......, ibu senang kamu kesini dan gak melupakan ibu walaupun gak mampir ke rumah ibu. ''


ucap ibu kost dan alana hanya tersenyum.


''Maaf bu, alana kangen mie ayam jadinya makan dulu mie ayam deh, ayo bu makan mie ayam gratis, mamangnya ulang tahun jadi di gratiskan. ''


ucap alana dan ibu kost langsung tersenyum.


''Yasudah ibu mau ambil mangkok dulu deh. ''


ucap ibu kost.


''Jangan bu pakai mangkok di mamangnya ajah. ''


ucap alana dan ibu kost hanya tersenyum.


''Ibu mau nawarin anak ibu, siapa tahu dia mau kan, yasudah ibu ke rumah dulu yah. ''


ucap ibu kost dan alana mengangguk.


Alana dan semua tertawa tawa saat mengobrol dengan semuanya, menurut alana mereka lucu dan sangat bikin ngakak ucapannya.


Ibu kost sampai di rumah dan menawarkan mie ayam pada anaknya.


''Rey, kamu mau mie yam gak?? mamang yang jualan lkata alana sedang ulang tahun jadinya gratis. ''


ucap ibu kost pada anaknya dan seketika membuat anaknya menatap dan menghampiri ibu kost.


''Siapa yang bilang gratis?? ''


tanya anaknya ibu kost.


''Alana dan dia itu pernah ngekost dulu dan sekarang dia udah sukses dan gak kost lagi. ''


jawab ibu kost dan anaknya langsung terdiam.


''Kamu mau gak rey?? ''


''Bisa gak mamah bawa alana kesini, rey seperti mengenal dia. ''


ucap anaknya ibu kost dan membuat ibu kos mengerutkan dahinya..


.


.


.


.



.


.

__ADS_1


.


...................


__ADS_2