Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 80


__ADS_3

Alana benar benar sibukj di cafe saat ini, meta sampai ilembur hari ini, cafe di sewa untuk acara ulang tahun dan seisi cafe begitu penuh dengan orang orang.


Tepat pukul sembilan malam seluruh pesta berahitr dan cafe di tutup, saat ini semua karyawan berkumpul dan duduk di meja cafe dan ikut makan, makanan yang masih tersisa banyak dan alana pun ikut berbaur dan memakan makanannya, bahkan alana meminta karyawan membawa makanan yang sudah di masak dan seluruh karyawan di bagi adil dan semua kebagian makanan.


''Lihat pangeran kamu datang tuh. ''


ucap asti saat melihat raihan mendekat dan alana langsung melihat ke arah raihan dan tersenyum,


Raihan ikut gabung dan meminum minuman alana bahkan di suapi makanan yang sedang alana makan.


''Tumben berantakan sekali cafe nya, biasanya sangat rapih sekali?? ''


ucap raihan saat menerima suapan dari alana dan melihat cafe begitu berantakan.


''Cafe dari jam empat ada yang booking ulang tahun, ini baru rehat setengah jam lalu. ''


jawab alana dan raihan mengelus kepala alana.


''Cape yah sayang, pulang ke rumah kakak yah biar lebih dekat, kalau ke rumah kamu sangat jauh. ''


ucap raihan dan alana menggelengkan kepalanya.


''Lihat galuh sama kak triyan datang buat jemput, kakak jangan khawatir. '


ucap alana sambil menunjuk ke arah pintu, ada triyan dan galuh yang datang menjemput alana.


Galuh dan triyan ikut membawa makanan yang di sediakan di meja menu utama dan memakannya.


''Rey, kamu pulang dari rumah sakit langsung kesini?? rajin sekali. ''


ucap triyan dan raihan mengangguk.


Alana menyuapi raihan makanan dan raihan gak menolaknya.


''Jadi kak alana mau barengan galuh sama kak triyan atau kak raihan?? ''


tanya galuh sambil memakan makanannya dengan lahap.


''Barengan kmu sama kak triyan ajah, kalau barengan kak raihan bakalan muter jalannya. ''


jawab alana dan galuh mengangguk.


''Alana cafe di sewa dari jam berapa sampai jam berapa?? ''


tanya triyan sambil memakan makanannya.


''Dari jam empat sampai jam sembilan kak, makanan terus produksi tapi gak habis loh, ini semua sudah masuk pembayaran dan bayaran nya sangat besar sekali loh, lana jadi banyak untung. ''


jawab alana sambil tersenyum senang.


''Bagi bagi karyawan dong kalau dapat keuntungan lebih gitu, jangan di makan sendiri. ''


ucap galuh dan alana langsung mengangguk.


''Tanpa kamu bilang juga kakak udah siapkan uang, paling besok di baginya, hari ini gak ada uang tunai dan semua sudah masuk rekening. ''


ucap alana dan raihan mengusap kepala alana dan tersenyum.


''Gitu dong, bagi bagi rezeki biar berkah dan bertambah dua kali lipat nantinya. ''


ucap raihan dan alana tersenyum senang.

__ADS_1


''Ayo kita pulang kak, opah udah ngomel terus karena anak gadisnya belum pulang dan galuh sama kak triyan kena marah. ''


ucap galuh dan alana mengangguk.


Alana pamit pada semua karyawan cafe, pada meta dan asti juga.


''Kamu hati hati yah pulangnya. ''


ucap raihan saat bergandengan tangan dengan alana keluar cafe.


''Kakak yang hati hati, aku ada galuh dan kak triyan yang menjaga. ''


jawab alana dan raihan tersenyum.


''Ayo masuk ke mobil sana, lihat galuh udah menatap tajam ke kita. ''


''Kakak hati hati yah, selamat malam kak. ''


ucap alana sambil masuk kedalam mobil dan raihan menutup mobilnya.


Raihan masuk kedalam mobil dan segera menuju pulang setelah mobil yang di tumpangi alana tidak terlihat.


...****************...


Bebebrapa hari berlalu.......


Launching cafe smile dan peresmiannya.



Alana tampak terlihat sangat cantik dengan style nya saat ini, cafe telah di buka dan untuk satu minggu ke depan cafe dapat potongan lima puluh persen bagi yang makan di cafe.


Keluarga raihan menghadiri launching dan keluarga alana pun ikut hadir, mas teguh datang dengan istri dan kedua orang tuanya, alana dan raihan menyapa dengan keramahannya, raihan terus menggandeng lengan alana dan alana tidak menolaknya.


Rangga dan rido begitu sibuk mengaturvsemuanya karena mereka berdua menjadi orang kepercayaan alana di cabang baru cafe smile.


Saat ini raihan dan alana sedang duduk di area luar cafe dan raihan terus tersenyum melihat alana yang sedang memainkan handphone nya.


''Kamu hari ini cantik sekali sayang, pakaian kamu sederhana tapi terlihat mewah karena kamu yang memakainya. ''


ucap raihan dan alana langsung tersenyum.


''Gombal kakak receh dan lana gak ada uang untuk kembaliannya. ''


ucap alana dan raihan langsung mencium pipi alana.


''Gak malu ada orang banyak malah cium cium pipi aku kak?? ''


''Ngapai malu kan kamu calon istrinya kakak. ''


''Yasudah kalau gak malu jangan pipi yang di ciumnya kalau gitu. ''


Raihan langsung mengecup bibir alana sebelum alana menyelesaikan ucapannya dan membuat alana memukul lengan raihan.


''Sakit sayang, main pukul pukul ajah. ''


''Biarin ajah, kakak maen sosor ajah sih, siapa yang bilang ium bibir. ''


''Kamu yang bilang jangan hanya pipi, yasudah kakak ium bibir ajah biar ga di protes. ''


''Bukan bibir kak, kening lah dasar kakak mesum. ''

__ADS_1


ucap alana dan raihan mengacak rambutnya alana dan mengecup kening alana penuh dengan kasih sayang.


''Sayang mulai besok lusa kita gak bisa bertemu loh, mamah bilang kakak di pingit dulu sebelum menikah dan harus di turuti.. ''


''Bagus dong jadi kakak gak mesumin aku lagi deh, bagus kan. ''


''Bagus dari mana nya, kakak akan sakit loh menahan rindu bertemu kamu. ''


''Kakak lebay deh, ada handphone dan bisa vidio call, aneh deh. ''


''Gak full kalau hanya vidio call, maunya langsung bertemu kamu. ''


ucap raihan dan alana tersenyum.


''Sudah sudah kakak ini tangannya sudah gak bisa di kondisikan yah, nakal.... ''


ucap alana karena tangan raihan terus sajah bermain main di kakinya alana, karena raihan duduk menghadap ke alana saat ini.


''Besok kakak jemput kamu yah sayang, kita jalan jalan dan kakak akan bawa kamu ke sebuah tempat yang indah dengan banyak pemandangan. ''


ucap raihan dan alana mengangguk.


''Emang mau bawa aku kemana kak?? ''


''Ada deh, pokonya kejutan buat kamu sayang dan ingat jangan pakai pakaian seksi, pakai lah pakaian tertutup oke. ''


ucap raihan sambil mencolek hidungnya alana dan alana mengangguk tersenyum.


''Ayo kita gabung dengan keluarga lainnya, sepertinya ada yang sedang bersiap pulang. ''


ucap raihan dan alana mengangguk dan memegang lengan raihan menuju masuk kedalam area cafe.


Alana menghampiri willi yang sedang mengobrol denga asti dan willi langsung mengangguk pada alana.


''Kalian ketahuan sekarang, cepat menikah jangan di lama lama lagi. ''


ucap alana saat menghampiri eili dan asti dan membuat asti langsung menunduk malu.


''Mas willi terimakasih untuk semua bantuannya dan saya sudah kirimkan bonus untiuk mas willi, silahkan jadikan modal untuk menikah. ''


ucap alana sambil menepuk nepuk nepuk bahu willi.


'Teerimakasihb banyajk nona atas bonus nya dan ini kartu debet milik nona, maaf saya di ancam oleh nyonya rani dan tuan muda, kalau saya menggunakan uang nona buat merenovasi cafe, saya akan di pecat dan terpaksa saya menggunakan kartu milik nyonya rani. ''


ucap willi sambil memberikan dua kartu debet pada alana dan alana langsung cemberut lalu beralih menatap ke arah galuh dengan tatapan horor, galuh langsung mengedipkan matanya dan membuat alana semakin cemberut di buatnya.


''Ma willi, ibu sama galuh sangat menyebalkan. ''


ucap alana sambil berlalu menuju keluarganya raihan yang pamit pulang dan alana bersalman dengan semuanya.


.


.


.



.


.

__ADS_1


........................


__ADS_2