Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 73


__ADS_3

Saat ini di kediaman opah noto.......


Setelah selesai dengan makan bersama, semuanya mengobrol ringan di ruang keluarga, raihan mudah membaur dengan keluarga alana.


Saat asik mengobrol triyan datang dengan calon istrinya dan di kenalkan dengan keluarganya.


''Pengantin bukannya di pingit malah jalan jalan barengan ajah. ''


ucap alana menyindir dan triyan langsung mengacak rambut alana dan membuat raihan cemberut.


''Kamu kalau bicara bikin gemas tau. ''


ucap triyan dan alana cemberut.


Triyan duduk dengan calonnya, triyan baru sadar kalau ada raihan di ruangan keluarganya.


''Maaf rey, saya kira gak ada kamu. ''


ucap triyan dan raihan hanya tersenyum.


''Kapan kakak menikah?? ''


tanya alana dan triyan menatap alana.


''Bukan tanya kapan kakak menikah, tapi kamu kapan menikah?? ''


jawab triyan dan alana hanya cemberut.


''Sebentar lagi kayanya kak, minggu depan lamaran soalnya. ''


ucap galuh sambil tertawa dan alana hanya diam.


''Opah, bisa gak bilang ke mas teguh, ganti foto profil kontak handphone nya, masa foto alana sama dia di jadikan profil fotonya. ''


ucap alana dan opah langsung menatap alana.


''Udah di urus tadi sama galuh, kalau dia tetap nekad, galuh akan mencabut investasi dan mencoret perusahaan dia dari daftar perusahaan. ''


jawab galuh dan alana mengangguk.


''Itu foto sedang dengan taguh kamu?? opah kira istrinya dia, makanya opah gak negur, opah akan ikutan menegur dia juga dan jangan hanya galuh. ''


ucap opah sambil mengeluarkan handphone nya.


Raihan hanya diam dengan obrolan mengenai fotonya teguh, alana terus menatap wajah opah noto yang terlihat sedang marah.


Di dalam panggilan handphone opah noto......


''Wibowo, kenapa anak kamu gak angkat telphone saya barusan?? ''


''Teguh sedang di kamarnya mas dan saya sedang di ruang keluarga, ada apa mas noto?? ''


''Mas pengen bicara dengan dia, panggil sekarang atau mas hancurkan bisnisnya sekarang. ''


''Baik mas, wibowo sekarang ke kamarnya teguh. ''


Panggilan berahir dan opah noto menutup panggilannya, opah noto melihat foto profil nomer teguh dan dia melihat fotonya dan ternyata benar, foto alana dan teguh yang terpajang.

__ADS_1


''Ini kamu umur berapa sayang, muda sekali?? ''


ucap opah noto dan alana cemberut.


''Emang lana sekarang tua yah, pake bilang foto itu muda sekali. ''


jawab alana dan opah tertawa melihat alana cemberut.


''Bukan gitu maksud opah, ini foto kamu terlihat sangat muda sekali dan polos banget. ''


''Itu foto lima tahun lalu, saat alana masih kerja di cafe, mas teguh kan sering ngajak alana jalan jalan setiap dia lagi gak banyak kerjaan dan dia sering foto berdua sama alana. ''


''Si teguh laki laki labil seperti abege, usia dia sekarang kepala empat, istrinya di rumah orang tuanya dan dia di rumah wibowo, ini pernikahan bisnis makanya dia mau menikahi wanita pilihan wibowo. ''


ucap omah ajeng dan semua langsung tersentak kaget.


Saat alana akan berbicara, handphone opah noto berdering kembali dan nomer teguh lah yang memanggil.


''Hallo om noto, maaf barusan teguh sedang di kamar mandi, ada apa?? ''


''Kamu nanya ada apa ke om, lihat foto profil kontak kamu itu foto siapa, kamu jadi laki laki gak menghargai perasaan wanita yah, bisa ganti sekarang fotonya, kasihan alana dan calon suaminya terganggu gara gara kamu, hapus sekarang atau opah hancurkan perusahaan kamu saat ini juga. ''


''Teguh kemarin udah di peringati oleh galuh dan teguh minta waktu satu hari lagi, besok teguh akan menggantinya. ''


''Bukan besok tapi sekarang juga, om kasih kamu waktu hanya sepuluh menit yah teguh, kalau kamu tetap gak menggantinya, hancur semua. ''


''Om gak ngerti perasaan teguh, ini hanya foto dan gak lebih kan, kenapa harus ribut?? ''


''Kamu bilang om gak mengerti perasaan kamu, kamu yang harusnya mengerti perasaan istri kamu teguh, perasaan calon suami alana, ingat teguh kelakuan kamu sangat tidak baik. ''


ucap opah noto kesal dan menutup panggilannya.


ucap triyan saat setelah opah noto menutup panggilannya.


''Teguh laki laki keras kepala, dia gak bisa menerima kenyataan kalau alana adalah anak dari kakak sepupunya, alana cucu nya opah, darah diningrat sangat kental mengalir di alana dan teguh, sungguh begitu memusingkan, galuh kamu siap siap yah. ''


ucap opah noto dan galuh mengangguk.


''Udah di ganti opah fotonya jadi foto pemandangan sekarang. ''


ucap triyan dan opah noto mengangguk.


''Raihan, maaf yah untuk kelakuan keponakan opah yang membuat kamu jadi marah dan kesal, teguh emang keras kepala orang nya, maaf yah dan jangan cemburu pada alana, dia gak tau apa apa. ''


ucap opah noto sambil menatap raihan.


''Iya opah raihan gak apa apa, asalnya raihan kesal dan marah tapi setelah mendengar ucapan dia tadi, raihan memaklumi dan biarlah dia seperti itu yang terpenting alana nya gak. ''


ucap raihan dan opah mengangguk.


''Besok hari minggu, bawa keluarga kamu kesini dan jangan minggu depan, pernikahan kalian harus di segerakan biar, kalian berdua biar bebas dari kelakuan si teguh yang bikin kita pusing. ''


''Siap opah, besok raihan akan datang melamar dan membicarakan pernikahannya. ''


''Lamaran sederhana sajah, nanti pernikahannya yang akan meriah, opah tunggu besok. ''


ucap opah noto dan raihan mengangguk, alana hanya pasrah dengan semuanya.

__ADS_1


Raihan pamit pulang pada semuanya dan alana mengantarkan sampai ke depan rumah.


''Ingat sayang, jangan kemana kemana dan diam di rumah, besok kakak akan datang dengan mamah dan keluarga lainnya, kamu siap siap yah. ''


ucap raihan dan alana mengangguk.


Raihan mencium kening alana dan langsung menuju mobilnya, setelah mobil raihan tak terlihat alana masuk kedalam rumah dan bergabung dengan keluarga lainnya.


''Cucu opah akan menikah sebentar lagi. ''


ucap opah noto saat alana duduk di samping omah ajeng dan omah mengusap kepala alana.


''Opah yakin kalau kak raihan laki laki tepat untuk alana, bagaimana kalau kak raihan gak baik untuk alana?? ''


ucap alana dan opah noto tersenyum.


''Kamu tahu siapa galuh, dia sudah menyelidikinya dan gak ada yang salah dan semua keturunan, latar belakang keluarga raihan baik, dia keturunan darah biru juga dari ayahnya, raihan di besarkan di semarang oleh orang tua mendiang ayahnya, opah yakin sekali raihan laki laki yang tepat untuk kamu, opah bisa menilai dari sikap dan sorot matanya dia. ''


jawab opah noto dan alana mengangguk.


''Raihan dokter bedah dan kandungan terbaik di rumah sakit saat ini opah, dia dokter hebat dan semua yang dia tangani akan mudah dan gak menemui masalah, triyan yakin dia terbaik untuk alana, mungkin raihan akan sedikit posesif nantinya ke alana. ''


ucap triyan dan alana langsung melotot.


''Bukan nanti, sekarang ajah udah loh, handphone alana di bawa sama dia gara gara foto profil itu, lana gak mau kalau sampai semuanya jadi boomerang di rumah tangga lana kelak kalau sikap kak raihan cemburuan dan posesif begitu. ''


ucap alana dan omah ajeng mengelus lengan alana.


''Itu artinya raihan mencintai kamu dan gak mau kehilangan kamu, kelak kalau kamu sudah menjadi istrinya, patuhi semua ucapannya dan menurut yah sayang, semua demi kebahagiaan kalian, mengalah adalah kunci hubungan langgeng, kalau kalian sama sama egois yang ada kalian akan selalu ribut. ''


ucap omah ajeng dan alana mengangguk.


''Sesuai dengan kesepakatan opah dan ibu kamu, setelah kamu menikah, kamu tinggal di rumah ini dengan suami kamu, opah dan omah, triyan dan istrinya akan menempati rumah kedua diningrat, galuh akan menempati rumah kakek kamu dengan ibu kamu, jangan menolak yah. ''


ucap opah noto dan alana kembali cemberut.


''Kenapa gak kak triyan dan istrinya yang tinggal di rumah ini sama opah dan omah, kenapa harus alana?? ''


protes alana dan ibu rani hanya menghela nafasnya.


''Alana sayang, triyan itu sudah dewasa dan istrinya juga sama berfikiran dewasa, kamu masih labil dan ibu gak mau kalau kamu sampai ceroboh nantinya, tinggal lah sama opah dan omah di rumah ini, sekalian menemani opah dan omah, tanpa kamu menikah pun, triyan dan istrinya akan tinggal di rumah kedua. ''


ucap ibu rani dan alana hanya mengangguk patuh dan enggan untuk protes kembali.


.


.


.


.



.


.

__ADS_1


.


.................


__ADS_2