Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 78


__ADS_3

Alana saat ini sudah di dalam mobilnya menuju arah pulang dan waktu saat ini sudah menunjukan pukul tujuh malam, jalanan sudah sedikit sepi dan di belakang mobil alana, penguntit dengan setia mengikuti alana.


Tiga jam kemudian alana sampai di rumah dan melihat lampu rumah masih terang.


''Udah jam sepuluh malam, kenapa lampu masih menyala yah. ''


ucap alana saat keluar dari mobil dan melihat ke arah rumahnya.


''Sudah puas jalan jalannya. ''


ucap galuh saat alana memasuki rumah.


''Puas membuat kak raihan pusing dan galau karena tingkah kakak yang egois, ingat kak laki laki cemburu itu wajar karena laki laki gak mau kehilangan wanita yang di sayanginya, kasihan kak raihan sampai bulak balik menanyakan kabar kakak dan kakak dimana, hargailah kecemburuan nya kak raihan, galuh seorang laki laki kak dan galuh gak terima kakak bersikap seperti itu, yang di ucapkan kak raihan adalah spontan kecemburuan dia, mulai lah memahami kondisi kak raihan dan kakak adalah cinta pertamanya, pasti dia gak mau kehilangan kakak, galuh minta ke kamu kak, dewasalah dan galuh mau kalian baikan kembali, enak loh kalau kita rukun dengan pasangan, dunia milik berdua dan gak enak kalau kita bertengkar dengan pasangan, sakit dan hampa kak yang di rasakan, bisa di mengerti ucapan galuh kan kak?? ''


ucap galuh dan alana mengangguk.


''Kakak cuma gak mau di cemburuin terus, kakak senang dengan bisnis cafe tapi dia selalu menyangkutkan dengan masa lalu. ''


''Wajar lah kak, kan emang benar cafe itu tempat dulu kakak bertemu mas teguh, mengertilah dengan perasaan kak raihan dan jangan kak raihan ajah yang harus mengerti kakak, belajar mengalah jangan egois karena nantinya kak raihan sendiri yang akan malu dan minta maaf, kak triyan mengabari kalau kak raihan ga fokus di rumah sakit, takut kakak kabur dan membatalkan pernikahan kalian. ''


ucap galuh dan alana mengangguk.


''Sudah sana mandi, ganti pakaian dan makan, galuh laper dan gak bisa makan tau, kakak disana dengan riyan dan galuh khawatir sampai gak enak makan. ''


''Yasudah kakak mau mandi dan kakak akan masakin buat makan kita dan riyan juga hanya sebentar dan pergi lagi. ''


ucap alana dengan senyum senangnya dan galuh mengangguk.


''Kapan kamu dewasanya kakak, selalu sajah kekanak kanakan, kasihan kak raihan. ''


ucap galuh saat alana sudah pergi ke kamarnya dan galuh langsung menghubungi raihan kalau alana sudah kembali.


Beberapa menit kemudian alana turun ke lantai satu dan menghampiri galuh untuk mengajaknya ke dapur, tiba tiba bel rumah berbunyi dan galuh sudah tahu siapa yang datang saat ini.


''Siapa malam malam gini bertamu. ''


ucap alana sambil beranjak menuju pintu depan namun galuh mencegahnya.


''Kakak masak ajah sana, galuh yang akan membuka pintunya. ''


ucap galuh sambil berjalan menuju ruang depan dan alana segera ke dapur untuk memasak makanan.


ALana langsung memulai masaknya dan membuat makanan sederhana, alana membuat telur yang di kreasikan dengan sayuran dan sosis.


Galuh menghampiri ke dapur dengan raihan yang mengikutinya dari belakang namun raihan memilih duduk di ruang tamu dan gak mengikuti galuh ke dapur..


''Masaknya di banyakin yah, ada kak raihan juga soalnya di ruang tamu. ''


ucap galuh menghampiri alana ke dapur.


''Jadi yang bertamu malam malam gini tuh kak raihan dan kamu kan galuh yang menghubungi kak raihan. ''


ucap alana dan galuh mengangguk.


''Udah jangan protes, buatkan makanan untuk bertiga, kak raihan juga kayanya belum makan dan semua karena kakak, satu lagi buatkan minuman hangat yah, tangan kak raihan dingin banget. ''


ucap galuh dan alana mengangguk.

__ADS_1


Alana membuat telur nya selesai dan saat ini membuat minuman wedang jahe, alana membawa telurnya ke ruang keluarga karena galuh sedang mengobrol dengan raihan di ruang keluarga.


''Mana minumnya kak?? ''


ucap galuh karena alana hanya membawa makannya.


''Tangan kakak cuma dua dan susah membawanya, sabar dong. ''


jawab alana ketus dan raihan tersenyum lalu mengikuti alana ke dapur.


''Bilang dong sayang kalau kamu butuh bantuan, kakak akan bantu kamu kok. ''


ucap raihan saat sampai di dapur dan alana hanya tersenyum menjawabnya.


''Mana yang harus kakak bawa?? ''


ucap raihan karena alana hanya diam dan merapihkan meja kompornya.


''Bawa teko ini ajah kak, tapi hati hati panas yah dan pelan pelan bawa nya. ''


ucap alana dan raihan mengangguk dan membawa teko berisi minuman.


Alana menghampiri dengan membawa gelas, piring dan alat untuk makannya.


Mereka bertiga langsung makan setelah alana menyajikannya, alana, raihan dan galuh memakan makanannya sangat lahap. setelah kenyang alana menyimpan piring kotornya ke dapur dan membawa air putih untuk minum.


Raihan dan galuh mengobrol dan alana sedang menulis resep terbarunya untuk cafe, galuh pamit ke kamar karena sudah mengantuk.


''Kak raihan menginap ajah dan jangan pulang malam malam gini, nanti kak alana antar ke kamar tamu, galuh duluan tidur yah ngantuk banget soalnya. ''


''Kak raihan udah ngantuk belum, Lana antarkan kakak ke kamar tamu yah, sebentar Lana pinjam baju galuh untuk kakak tidur. ''


ucap alana sambil berjalan menuju kamar galuh.


''Galuh vinjam pakaian tidur sama pakaian buat besok untuk kak raihan, ada dalaman yang masih baru gak, sekalian pinjam yah. ''


ucap alana saat masuk kedalam kamarnya galuh.


''Cari sendiri ajah, galuh ngantuk mau tidur dan ingat jangan melalukan hal yang aneh aneh yah, ibu lagi di rumah omah dan opah soalnya. ''


ucap galuh dan alana mengangguk.


Alana memilih piyama tidur dan pakaian untuk kak raihan besok lengkap dengan **********, setelahnya alana kembali menghampiri raihan dan memberikan pakaiannya ke raihan.


''Kakak ayo aku antar ke kamar tamu biar kakak bisa bersih bersih dan istirahat, sekarang udah jam satu malam soalnya. ''


ucap alana dan raihan mengangguk.


Alana berjalan menuju kamar tamu dan membuka pintunya.


''Silahkan kakak istirahat yah dan bersihkan tubuhnya sebelum tidur. ''


ucap alana saat raihan mengikutinya masuk dan saat alana akan keluar kamar, raihan memegang tangan alana.


Raihan langsung membawa alana kedalam pelukannya dan alana membalas pelukannya.


''Maafkan kakak yah dan kakak janji gak akan mengulangi kesalahan yang membuat kamu marah. ''

__ADS_1


''Lana juga minta maaf karena egois terhadap kakak dan lana akan berusaha menjaga perasaan kakak biar gak cemburu lagi. ''


jawab alana dan raihan melepas pelukannya.


''I Love You Alana.....''


''I Love You To kak raihan......''


Raihan tersenyum dan mencium bibir alana, alana tidak menolak dan membalasnya, namun saat tangan raihan mulai menyusuri bagian menonjol milik alana, raihan langsung tersadar dan melepaskan ciumannya.


''Gak baik melakukannya sebelum menikah, maaf yah sayang, nanti dua minggu lagi semua akan terwujud, kamu istirahat yah ini sudah malam. ''


ucap raihan sambil mengelap bibir alana yang basah.


Alana tersenyum dan langsung memeluk erat tubuh raihan dan raihan membalasnya lebih erat.


''Sebaiknya kamu ke kamar yah, bahaya kalau kita berdua di kamar gini, kakak gak mau menodai kesucian kamu dan kakak mau kamu utuh sampai kita nanti sah menjadi pasangan suami istri. ''


ucap raihan dan alana melepas pelukannya.


''Makasih kak raihan, selamat malam dan mimpi indah yah, tidur nyenyak yah kak. ''


''Iya sayang, pasti nyenyak lah karena dapat vitamin dari kamu barusan. ''


jawab raihan dan alana langsung tersenyum.


Alana keluar dari kamarnya raihan dan masuk kedalam kamarnya untuk segera istirahat, karena besok akan ada sesi foto preeweding.


.


.


.


.


.


.


.



.


.


.


.


.


.


.......................

__ADS_1


__ADS_2