
Alana saat ini sedang duduk dan mencari kontak teman temannya, namun semua nomer temannya sudah tidak aktif.
''Apa aku coba ke kosan ajah yah, siapa tahu mereka masih ngekost di sana. ''
ucap alana sambil berjalan keluar dari kamarnya.
Ibu rani sudah berangkat ke kantor cabang perusahaan, karena ada meeting dadakan, alana hanya pamit lewat pesan singkat kepada ibunya.
Alana menggunakan mobil dan menyetir sendiri menuju kosan lamanya, hanya butuh waktu tiga puluh menit dia sampai di gerbang kosan.
''Ternyata ganti warna kosannya, apa meta, asti dan mba rani masih kost disini yah?? ''
gumam alana sambil keluar dari mobilnya dan menuju rumah kost yang dulu pernah dia tempati.
Alana muter balik dan memilih menuju rumah ibu kost nya untuk menanyakan ketiga sahabatnya.
Alana mengucap salam dan mengetuk pintu rumah ibu kost, tak butuh lama pintu terbuka dan ibu kost yang membukanya.
''Ini alana kan?? ''
ucap ibu kost dan alana tersenyum mengangguk.
''Ayo masuk alana, ibu pangling melihat kamu saat ini. ''
''Alana juga pangling melihat ibu, gak berubah yah tetap cantik dan awet muda. ''
''Kamu bisa ajah menggombalnya, tunggu sebentar yah ibu buatkan minum dulu. ''
ucap ibu kost sambil menuju dapur setelah meminta alana untuk duduk.
Alana melihat lihat sekeliling rumah ibu kost nya, gak berubah namun ada foto yang di pajang, alana meyakini kalau itu anak ibu kost.
''Silahkan alana, maaf hanya teh yang ibu sajikan. ''
ucap ibu kost sambil menata minum dan makanannya di meja depan alana.
''Gak apa apa ibu, terimakasih malah karena alana masih di terima bertamu kemari. ''
''Ya di terima lah, kamu adalah penghuni kost ibu yang paling baik dan tidak rewel, ibu selalu ingat kalau kamu mengirimkan ibu makanan yang enak enak. ''
''Alana tadi ke kosan, tapi sepi sekali yah ibu. ''
''Pasti sepi alana, mereka pada kerja mungkin atau sedang tidur siang mungkin, kamu mau mencari ketiga sahabat kamu yah?? ''
ucap ibu kost dan alana menganggukan kepalanya dan berharap ibu kost menjawabnya.
''Benar sekali ibu, alana gak kontek dengan ketiganya karena alana memang meninggalkan handphone, saat alana mengeceknya, semua nomer sudah tidak aktif lagi, makanya alana susul ajah kesini. ''
''meta masih kost disini dengan asti, kalau rani katanya sudah menikah dan dia pulang ke kampung halamannya, dia membantu ibunya di desa. ''
ucap ibu kost dan alana menganggukan kepalanya.
''Berarti meta dan asti masih kost disini bu?? ''
''Iya alana masih, hanya rani yang keluar. ''
''Syukur lah setidaknya masih ada asti dan meta. ''
''Kayanya mereka kerja pagi deh, kamu tunggu ajah disini yah, gak lama ko sebentar lagi jam tiga. ''
ucap ibu kost meminta alana menunggu di rumahnya dan alana mengangguk mengiyakannya.
''Ibu belum punya cucu?? ''
__ADS_1
ucap alana dan membuat ibu kost tersenyum.
''Anak ibu cuma satu dan cowok lagi, dia itu gak memikirkan menikah, sekarang sedang sibuk di rumah sakit, setelah pindah satu tahun lalu dan sekarang disini malah nambah sibuk, di tanya kapan menikah malah menjawab nya kesana kemari. ''
jawab ibu kost dan alana hanya mengangguk dan tersenyum.
Alana mengobrol hingga pukul dua siang dan alana pamit untuk menunggu di kosan agar bisa langsung menghadang meta dan asti, ibu kost mengijinkannya dan alana pamit menuju kosan.
Alana berjalan menuju kosan lamanya dahulu dan sekarang duduk di teras depan, teras dimana tempat dia berkumpul dan mengobrol dengan ketiga sahabatnya.
tak berselang lama asti dan meta datang, mereka kaget melihat alana dan yang bikin pangling adalah style alana yang terlihat sederhana tapi berwibawa dengan pakaian mahalnya.
''Asti, meta.....''
ucap alana dan mereka berdua langsung menghampiri alana dan memeluk alana erat.
''Kamu jahat alana, kita tuh nyari kamu kemana kemana tapi susah sekali dan nomer kamu gak aktif. ''
ucap asti dan alana hanya tersenyum lalu melepas pelukannya.
''Maaf yah, aku gak bawa handphone dan aku menggunakan nomer baru saat kuliah, ini baru balik tadi pagi dan inget kalian makanya aku kesini deh. ''
''Kamu udah sukses yah alana, pakaian kamu terlihat mahal dan style kamu berwibawa sekali. ''
ucap meta dan alana hanya tertawa mendengarnya.
''Aku hanya memakai pakaian yang ada di rumah ajah, pakaian lama aku ntah kemana. ''
''Kamu bisa ajah merendahnya alana, ayo kita masuk dan mengobrol di dalam kamar ajah yah. ''
ucap asti sambil membuka pintu kamar kostnya dan alana masuk kedalam.
''Asti, kamu masih kerja di cafe atau sudah pindah?? ''
''Masih lah alana, aku mau kerja dimana lagi kalau gak di cafe. ''
''Kamu sama meta belum menikah?? ''
Ucap alana dan membuat meta langsung tertawa mendengar pertanyaan alana.
''Nikah sama siapa alana, kita fokus kerja dulu dan kamu tahu kan kita masih punya adik yang masih sekolah. ''
jawab asti dan alana hanya mengangguk.
''Ayo kalian siap siap yah, kita makan di luar dan ada yang mau aku tawarkan untuk kalian berdua. ''
ucap alana dan seperti biasa asti dan meta langsung bersiap.
Alana menunggu mereka berdua bersiap dan menghubungi willi meminta alamat cafe nya dan tak butuh lama willi memberikan alamat cafe nya.
''Ayo kita berangkat. ''
ucap semangat meta dan membuat asti menyonor kepala meta yang selalu senang kalau di ajak jalan jalan.
''Gak sopan kamu asti. ''
jawab meta sambil cemberut dan alana langsung menengahi dan mengajak kedua temannya untuk berangkat.
Alana membuka mobilnya dan membuat asti juga meta kaget dan menurut saat alana meminta kedua temannya untuk masuk dan duduk manis.
''Nanti aku cerita sambil jalan yah. ''
ucap alana yang mengerti dengan tatapan kedua temannya.
__ADS_1
''Kamu itu pergi dan menghilang empat tahun, sekarang datang membawa kejutan deh. ''
ucap meta dan asti langsung menyetujui ucapan meta.
''Pokonya aku sekarang udah berbeda dari aku yang dulu, semua karena ibu dan galuh yang membuat kehidupan kita saat ini lebih meningkat. ''
''Galuh membuktikan ucapannya yah, aku gak sangka tuh anak emang benar benar tekad nya ingin jadi sultan dan sekarang benarkan kejadian. ''
Ucap bangga meta dan membuat alana tersenyum.
Alana melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju cafe dan hanya butuh waktu lima menit sudah sampai di sebuah cafe mewah dan cafe nya tidak jauh dari kosan meta dan asti.
Alana membawa kedua temannya masuk dan ternyata willi sudah menunggu alana di pintu masuk dan willi menunduk hormat pada alana dan membawa alana menuju meja khusus.
Asti dan meta hanya melongo melihat semuanya dan mereka hanya butuh penjelasan dari alana.
''Kalian pesan semua yang kalian mau, aku mau kedalam bertemu seseorang. ''
ucap alana saat pelayan menghampirinya dan memberikan buku menu makanan..
Alana menghampiri wili dan wili langsung memperkenalkan siapa alana dan semua kaget karena mereka mengira willi adalah pemilik cafe, ternyata willi adalah asistennya.
''Saya harap kalian semua fokus bekerja dan bersungguh sungguh yah, saya akan memulai semuanya dan sesuai yang di katakan oleh mas willi, manajer sudah saya siapkan saat ini, agar kalian lebih disiplin lagi, karena kedepannya akan ada berbagai menu makanan yang akan membuat kalian sibuk mungkinnya, silahkan kembali ke tugas masing masing dan terimakasih. ''
ucap alana dan semua karyawan cafe langsung bubar menuju kerjaannya masing masing.
Alana menghampiri wili dan memberitahukan kalau meta dan ajeng akan menjadi manajer nya dan mengatur semuanya.
''Saya akan menyiapkan semuanya nona. ''
jawab willi dan alana mengangguk lalu kembali menuju meja dimana meta dan asti menunggu.
''Kalian kenapa belum memakan makanannya, ayo di makan dulu. ''
ucap alana saat sampai di hadapan meta dan duduk di samping meta.
''Alana kamu habis darimana siih?? ''
ucap meta dan alana tersenyum menjawabnya membuat kedua temannya hanya geleng geleng melihat kelakuan alana.
''Kalian berdua besok siap siap bekerja di cafe ini sebagai manajer dan kalian berdua harus berbagi sift yah. ''
ucap alana sambil meminum minumannya dan membuat meta juga asti kaget.
''Maksud kamu, kita berdua kerja disini jadi manajer cafe dan ini memangnya cafe siapa?? ''
''Pokonya kalian berdua besok jam delapan harus kesini dan gak ada penolakan yah. ''
ucap alana dengan nada tegas dan kedua temannya hanya pasrah dan senang karena alana mengingatnya.
''Besok setelah perkenalan kalian di cafe ini, kita langsung ke tempat kalian bekerja yah, aku akan antarkan kalian dan aku akan siapkan semua pasilitasnya untuk kalian dan termasuk style kalian berdua, kita akan mulai dengan semuanya. ''
ucap alana tersenyum karena kedua temannya hanya melongo mendengar semua ucapan alana.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.............................