
Alana dan raihan mengobrol di ruang tamu rumah raihan, raihan terus bertanya masa lalu alana saat kost di kosan mamahnya.
''Sekarang cafe bekas kamu dulu kerja di beli sama kamu jadinya?? ''
tanya raihan di sela sela obrolannya dengan alana.
''Lebih tepatnya cafe itu di berikan oleh mas teguh ke aku kak, makanya sekarang lagi di renovasi biar sama dengan cafe smile. ''
jawab alana dan membuat raihan mengerutkan dahinya.
''Gak mungkin gitu ajah kasih ke kamu, itu owner nya kan yang kasih ke kamu sayang, hayo ada apa di balik cerita itu semua?? ''
''Baiklah lana akan ceritakan, tapi kakak janji jangan marah dan jangan melarang aku melanjutkan renovasi cafe nya, bisa janji?? '
''Memang ada apa sebenarnya?? sampe kakak jangan marah dan jangan menghalangi renovasi cafe nya, jangan bilang mas teguh itu pacar kamu yah?? ''
''Makanya lana mau jelaskan semuanya ke kamu kak, biar kakak tau ceritanya. ''
''Iya kakak gak akan marah tapi kalau kesal boleh kan sayang?? ''
''Sama ajah kakak, yaudah gak akan lana ceritakan kalau gitu. ''
ucap alana sambil memainkan handphone nya.
Raihan mengambil handphone dan menyimpan di saku celananya.
''Ceritakan semuanya sayang, kakak akan coba merendam marah dan gak akan kesal. ''
ucap raihan dan alana langsung tersenyum.
''Dulu saat lana kerja di cafe arla, seminggu kerja tepatnya, lana baru bertemu dengan owner nya, kita semakin hari semakin dekat, malah mas teguh datang ke desa untuk melamar alana pada ibu, tapi saat sampai di rumah sebuah kenyataan terungkap kak, mas teguh pergi setelah melihat foto keluarga dan bertemu ibu, lana sampai ngejar dan dia bilang kalau hubungan nya dengan lana gak bisa di lanjutkan dan saat lana bertanya kenapa, mas teguh malah meminta lana bertanya pada ibu, lana sakit hati sekali karena semua itu, ahirnya galuh jemput lana ke depan dan membawa alana untuk pulang, ibu menceritakan semuanya dan hubungan dengan mas teguh apa, ternyata mas teguh anak dari adik sepupu mendiang ayahnya alana, ayahnya mas teguh adalah adiknya opah noto kakeknya lana, hubungan darah kami sangat kental, walaupun kami bukan satu kandungan, tapi tetap mengalir darah keluarga diningrat, ibu juga mengungkap jati diri ibu siapa dan sampai sekarang lana bisa hidup mewah dan ibu kembali ke keluarga prayoga, mas teguh adalah cinta pertama alana dan sakit sekali saat mengetahui kenyataan itu, lana akhirnya melanjutkan sekolah memasak ke australia selama empat tahun dan alana bisa melupakan mas teguh sekarang dan bisa berdamai dengan kenyataan. ''
__ADS_1
ucap alana menjelaskan semuanya dan raihan terdiam, di hatinya sungguh berkecambuk tapi dia mencoba berdamai dengan masa lalu alana, yang terpenting saat ini alana sudah menjadi miliknya dan akan raihan jaga.
''Terus cafe yang dia berikan ke kamu, maksudnya apa dan pasti gak akan semudah itu dia kasih ke kamu kan, ada ceritakah?? ''
ucap raihan dengan nada yang berbeda dari biasanya, alana langsung diam dan bingung harus mejelaskannya.
''Ayo jelaskan cerita cafe nya, kenapa malah diam dan kakak gak mau kalau nantinya malah jadi masalah untuk hubungan kita. ''
ucap raihan kembali dan alan langsung mengangguk.
''Kemarin pas alana mau pinjam pakaian nya asti, meta cerita kalau ada tetangga rumahnya, yang menanyakan lowongan pekerjaan di cafe smile, terus dia juga bilang kalau dia itu baru keluar dari cafe arla, karena cafe arla sudah tutup dan semua karyawannya di off kan, lana langsung menghubungi mas willi untuk mengurus semua pembelian cafe arla, tapi mas willi menghubungi lana kalau mas teguh mau lana langsung yang menghubunginya kalau mau cafe arla dan gak akan menjualnya dan akan memberikannya ke lana, lana sih berfikirnya, cafe arla dulu yang membantu lana dalam kesusahan, lana bisa menebus sertifikat rumah dan membayar hutang bekas pengobatan ayah, semua itu karena cafe arla, makanya lana mau teman teman lana yang bekerja di cafe arla bisa kerja kembali, makanya lana memberanikan diri membuka blokiran nomer mas teguh dan menghubunginya, dia kemarin mengajak lana bertemu dan lana langsung meminta mas willi yang mengatur pertemuannya, kemarin di restoran dekat perusahaan mas teguh, lana, asti dan mas willi bertemu, dia memberikan cafe buat alana kelola dan dia gak akan menghak cafe itu, cuma kalau dia kali kali makan di cafe pengen gratis, udah segitu ceritanya kak dan lana juga menerima syaratnya. ''
ucap alana dan raihan menghembuskan nafasnya dan terdiam kembali.
''Kakak rasa mas teguh masih sangat mencintai kamu, dia belum bisa melupakan kamu, makanya dia ingin bertemu kamu kan kemarin, pantas ajah kemarin kamu pergi kan dan kamu pakai pakaian seksi sekali, rasanya kakak gak ikhlas deh semua terlihat oleh mantan kamu itu loh. ''
ucap raihan dan alan memegang tangan raihan.
''Kakak harus percaya kalau lana sudah melupakan dia, lana juga kemana kemana di buntuti orang, sekarang lana disini pasti galuh dan semua sudah tahu, lana kan sekarang punya kakak dan dia juga udah menikah kak, jangan marah dan jangan melarang lana melanjutkan renovasinya. ''
ucap raihan sambil tersenyum dan alana memukul lengan raihan karena kesal.
''Kedepannya kalau mas teguh mengajak kamu bertemu, bicarakan ke kakak yah dan kakak akan antar kamu, kamu jangan sendirian yah kalau mau bertemu dia dan satu lagi, aktifitas kamu jangan di cafe arla banyaknya, banyakin di smile ajah. ''
ucap raihan dan alana mengangguk.
''Kakak ganti pakaian dulu yah, kita bertemu keluarga kamu sekarang. ''
ucap raihan sambil mengelus kepala alana dan tersenyum.
Alana menganggukan kepalanya dan raihan langsung menuju kamarnya, ibu kost menghampiri alana dan mengajaknya mengobrol.
__ADS_1
Di kamar saat ini raihan membersihkan tubuhnya agar lebih segar dan mendinginkan hatinya yang sedang cemburu pada alana.
Dua puluh menit kemudian raihan selesai mandi dan bersiap, raihan memakai pakaian santai, raihan menatap handphone alana dan membukanya, raihan langsung membuka karena alana tidak memakai kunci sandi di handphone nya.
Raihan kaget saat melihat kontak foto nomernya teguh dan itu foto dia dengan alana dan membuat raihan kesal dan sangat marah.
''Bisa bisanya laki laki itu masih menjadikan foto dia dan alana sebagai foto kontaknya, dia sudah menikah, emangnya gak kasihan dengan perasaan istrinya, gak bisa di biarkan kalau begini. ''
ucap raihan sambil menutup handphone alana dan menyimpannya di lemari pakaiannya.
Raihan langsung menghampiri alana dan mengajaknya pergi, alana mengangguk dan berpamitan pada calon mertuanya.
''Ada apalagi ini, kenapa wajahnya masam sekali sih dia, cemburunya sangat menakutkan sekali. ''
gumam alana sambil menatap raut wajah raihan yang berbeda.
'
'
'
'
'
'
'
__ADS_1
'
'''''''''''''''''''''''''''''