Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 26


__ADS_3

Alana telah selesai istirahat dan dia langsung bersiap untuk pulang karena alana pulang jam delapan malam.


''Alana kamu di panggil ke ruangan pak teguh. '' ucap salah satu karyawan dan alana mengangguk.


Alana menuju ruangan galuh dan dia bertanya tanya dalam hatinya, kenapa dia di panggil dan alana memiliki firasat tidak enak di hatinya.


''Masuk alana....'' ucap teguh saat alana mengetuk pintunya.


Alana kaget saat melihat ada riyan dan triyan, alana langsung menerka kalau ada sesuatu yang gak beres.


''Ada apa bapak memanggil saya?? '' ucap alana.


''Saya ada keperluan dengan kamu alana. '' ucap riyan dan alana langsung menghembuskan nafasnya.


''Sudah aku duga, pasti ada sesuatu yang akan membuat hidupku susah lagi. '' gumam alana dalam hatinya saat setelah riyan berbicara.


''Riyan kamu bicara nya jangan dengan nada yang mengancam, alana seorang wanita dan saya gak mau kamu seperti itu kepada alana. '' ucap teguh dan alana tersenyum senang.


''Om itu malah membela alana, dia kan hanya karyawan nya om, lagian ini kan kerjaan penting untuk dia dan gak bisa di kerjakan oleh orang lain. '' ucap riyan.


''Stop, kalian ini debat ajah deh, riyan benar sekali apa yang di ucapkan om teguh, biar aku yang bicara dengan alana. '' ucap triyan.


''Lana kamu duduk yah nanti pegal kalau berdiri begitu, saya juga biar ga susah bicaranya. '' ucap triyan dan alana langsung mengangguk dan duduk di samping teguh.


''Memangnya ada kerjaan apa lagi?? '' ucap alana.


''Kerjaannya gak susah kok, gini alana riyan akan merayakan ulang tahunnya dan dia ingin kamu membuatkan cake nya, kamu bisa gak dan kalau bisa kamu undang keluarga kamu juga untuk datang ke pestanya riyan, gimana?? '' ucap triyan dan riyan langsung kaget.


''Jangan protes riyan. '' ucap triyan saat riyan akan berbicara.


''Kalau ibu gak akan bisa datang, tapi kalau adik aku kayanya bisa deh, dia udah lulus sekolahnya. '' ucap alana.


''Yaudah gak apa apa dan ajakin teman kosan kamu yang dekat dengan kamu yah, acaranya hanya di hadiri keluarga ajah kok. '' ucap triyan dan alana mengangguk.


''Kapan acaranya?? '' ucap alana.


''Lusa acaranya, kamu bisa kan alana dan makanan juga akan di pesan dari cafe, tapi kamu gak membuat makanan, kamu hanya fokus dengan cake ajah. '' ucap triyan.


''Baiklah, alaana usahakan yah, semoga galuh mau ikut dengan lana. '' ucap alana.


Lana pamit karena dia waktunya pulang dan semua mengangguk, teguh merasa resah saat alana akan pulang, ini sudah malam dan alana pulang sendiri, teguh pamit pulang tapi merasa gak enak dengan riyan dan triyan.


Taguh langsung mengirimkan pesan pada rangga untuk mengantarkan alana pulang.


Alana saat ini sedang mengabsen pulang dan menggunakan jaketnya, alana keluar dari cafe dan melihat ada galuh sedang duduk menunggunya di atas motor.


Alana langsung berlari kecil dan menghampiri galuh.


''Galuh, kamu kesini dengan siapa?? '' ucap alana saat sampai di hadapan galuh.


''Galuh di minta ibu untuk melihat keadaan kakak, udah pakai helm nya kita pulang ke kosan kaka yah, nanti galuh ceritakan. '' ucap galuh sambil memasangkan helm untuk alana dan alana langsung menaiki motor.


Lima menit kemudian motor yang di kemudikan galuh sampai di kosannya alana dan alana langsung masuk dan bergabung dengan teman teman nya yang sedang duduk di dalam kamar alana.


''Lana kamu kebiasaan kalau kamar gak di kunci, gimana kalau ada yang merampok. '' ucap meta.


''Gak akan lah, orang disini aman juga. '' jawab alana.


Galuh memarkirkan motor dan ikut gabung dengan yang lainnya.


''Beli makanan sanah ih, masa kumpul gak ada makanan gini. '' ucap alana.


''Kamu bilang gak ada makanan, aku nemuin makanan banyak di dalam, tapi gak berani ambil takut kamu marah alana. '' ucap meta dan langsung menepuk jidatnya.

__ADS_1


''Tuh kan lupa, punya makanan di umpetin ajah sih kamu itu. '' ucap asti.


''Enak ajah umpetin, tadi pagi itu di kasih dari pak teguh dan aku kan mau berangkat kerja, jadinya di simpen ajah, sana ambil asti semuanya, kita makan barengan mumpung ngumpul. '' ucap alana dan asti langsung mengambilnya.


''Galuh tahu kakak pulang jam delapan dari siapa?? '' ucap alana.


''Dari mba rani, galuh tadi kesini jam empat sore kak dan langsung ke kamar kakak ajah. '' ucap galuh dan alana mengangguk.


Asti menghampiri dengan membawa makanan banyak milik alana.


''Makanan sangat enak ini maa. '' ucap meta dan semua langsung mengambilnya.


Alana mengambil dan memberikan pada galuh.


''Kamu sudah makan belum?? '' ucap alana.


''Udah tadi galuh masak dengan bahan makanan yang ada, tadinya mau beli tapi ada nasi hangat jadinya masak ajah. '' jawab galuh dan alana mengangguk.


''Kebetulan kamu datang, nanti bantu kakak buat cake yah, kamu kan jago soalnya, ada tamu vvip yang ultah dan mengundang kita semua untuk hadir. '' ucap alana.


''Kita disini maksudnya siapa alana?? '' ucap mba rani.


''Mba rani, meta dan asti, ultahnya tuan riyan dan acaranya lusa. '' jawab alana dan semua langsung setuju untuk datang.


''Galuh gak bisa kak, besok siang galuh pulang lagi soalnya. '' ucap galuh.


''Pliis galuh, kamu ikut yah biar bantu kaka juga kan sekalian. '' ucap alana dan galuh gak tega menolak dan ahirnya galuh setuju.


Teman teman alana langsung bubar karena waktu juga sudah menunjukan tengah malam, galuh tidur di kamar alana dan alana tidur dengan asti.


Alana langsung tertidur karena memang tubuhnya sangat lelah, asti pun sama sudah tertidur pulas.


Pagi hari menjelang.....


''Iya lana sebentar dulu, mau ngumpulin tenaga akunya loh ini. '' ucap asti dan membuat alana tersenyum.


''Yaudah aku mau buat sarapan yah, biar gak usah beli soalnya. '' ucap alana sambil berdiri dan keluar dari kamarnya asti.


''Lana kita beli sarapan nasi uduk mau gak?? '' ajakan mba rani saat alana keluar kamar asti.


''Yaudah deh beli ajah, tadinya mau buat sarapan tapi takut lama, bentar mau ambil dompet dulu. '' jawab alana dan langsung menuju kamarnya.


''Galuh masih nyenyak ternyata. '' ucap alana saat melihat galuh masih tertidur pulas.


Alana dan mba rani langsung membeli sarapannya dan membeli untuk galuh, meta juga asti.


Setelah membeli sarapan alana langsung masuk kedalam kamarnya dan galuh sudah tidak ada, sarapan meta dan asti di antar ke kamar mereka oleh mba rani.


''Ayo sarapan dulu galuh. '' ucap alana saat galuh keluar dari kamar mandi.


''Iya... '' jawab galuh singkat.


''Kakak udah kabarin ibu kalau kamu mau bantu kaka dulu dan ibu ijinkan. '' ucap alana dan galuh mengangguk.


Alana membuatkan teh hangat untuk galuh dan juga untuk alana sendiri.


''Kak, ibu nyuruh galuh kesini untuk memastikan keadaan kakak, karena beberapa hari lalu ada orang yang datang ke rumah pak RT dan bertanya tentang keluarga kita, nanti saat kakak libur kerja, pulang dulu yah. Ada yang mau ibu bicarakan. '' ucap galuh dan alana mengangguk.


''Gimana SPMB kamu, lolos gak?? '' ucap alana.


''Gak tahu kak, belum ada pengumuman dan nanti awal bulan depan pengumumannya juga. '' jawab galuh.


''Galuh boleh kan kak, kerja sambil kuliah?? '' ucap galuh.

__ADS_1


''Gak boleh, kamu harus fokus takutnya ga bener kuliah nantinya, biar kaka yang kerja. '' jawab alana menolaknya.


''Kakak itu perempuan dan gak pantas jadi tulang punggung, biar galuh bantu kerjaan kakak. '' ucap galuh.


''Gak usah galuh, kakak kerjanya gak cape dan sangat menguasai kok, kamu fokus kuliah dan cepat lulus ajah yah. '' ucap alana.


''Belum juga mulai kuliahnya, masa harus cepat lulus sih kak. '' ucap galuh dan membuat alana tersenyum.


''Benar juga yah, pokonya kamu fokus kuliah jangan mikir kerja yah. '' ucap alana dan galuh ahirnya pasrah.


Alana merapihkan bekas makannya dan langsung menuju dapur untuk mencuci pakaian dan memasak makanan untuk galuh nanti saat alana pergi kerja.


''Galuh, uang dari kakak masih ada kan?? '' ucap alana.


''Masih kak, lagian ibu ngasih uang jajan ajah jadi uang dari kaka utuh. '' jawab galuh dan alana mengangguk.


Alana selesai dengan kerjaannya dan langsung mandi karena sudah jam sepuluh.


''Kakak berangkat jam berapa?? '' tanya galuh.


''Jam setengah sebelas ajah, kamu anterin kakak yah ke cafe. '' ucap alana dan galuh mengangguk.


Alana telah siap dan akan berangkat ke cafe, galuh langsung menyiapkan motornya.


Hanya butuh waktu lima menit galuh sampai di cafenya alana bekerja.


''Kalau mau jajan, ambil uang di laci kecil dari dalam lemari dan ini kuncinya yah, kamu ambil ajah berapapun asal jangan di ambil semuanya. '' ucap alana sambil memberikan kunci lemarinya dan galuh menerimanya dan langsung pamit untuk kembali ke kosan.


Alana langsung bekerja di dapur dan tak terasa sudah menunjukan pukul tiga sore, alana di minta teguh antarkan makan siang untuknya.


''Kamu udah makan belum?? '' ucap teguh saat alana menghampiri keruang kerjanya teguh.


''Udah tadi di kosan, oh iya hampir lupa loh, di kosan ada teguh dan menginap dari kemarin sore. '' ucap alana.


''Masa siih, mas pengen ketemu sama galuh yah, biar bisa kenalan juga kan dengan adik ipar. '' ucap teguh dan alana mengangguk.


Alana keluar dari ruangan karena takut ada kesalah fahaman.


Seharian ini kerjaan alana begitu banyak dan waktu pun tak terasa sudah malam dan waktunya alana pulang.


Galuh sudah menunggu di luar dan alana masuk kembali karena di panggil oleh teguh.


''Alana besok kamu datang ke cafe pagi pagi yah, nanti triyan jemput kamu, mas gak bisa antar soalnya ada meeting, gak apa apa kan?? '' ucap teguh.


''Gak lah, kan ada galuh yang jagain aku jadi aman mas, yaudah lana pulang yah, galuh udah nunggu di luar kasihan. '' ucap alana dan teguh mengangguk.


Alana keluar dan menghampiri galuh untuk segera pulang, karena besok harus bangun pagi.


.


.


.



.


.


.


..............

__ADS_1


__ADS_2