Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu


__ADS_3

Pagi hari menjelang....


Alana membuka matanya dan tersenyum saat melihat raihan masih terlelap dan raihan terlihat sangat tampan saat tertidur.


Alana langsung menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya, hingga sepuluh menit kemudian selesai mandi, namun raihan masih betah dengan selimbutnya dan menutup matanya rapat.


''Bangun kak raihan, hari ini kan mau periksa kehamipan aku loh. ''


ucap alana sambil mengguncang tubuh raihan.


Raihan langsung membuka matanya dan menarik alana kedalam pelukannya, namun raihan tersadar karena terlalu kencang menarik alana.


''Maafkan kakak yah sayang, kakak ga sadar kalau kamu saat ini sedang hamil, malah menarik kamu kencang. ''


ucap raihan sambil mengelus perut alana dan alana hanya tersenyum.


''Mandi dan siap siap yah, hari ini bukannya mau ke rumah sakit untuk USG. ''


''Oke sayang, kakak mandi dulu yah dan gak akan lama kok. ''


Raihan langsung menuju kamar mandi dan alana merapihkan ranjangnya.


Pintu kamar alana di ketuk dan ternyata bibi yang mengetuk.


''Maaf neng alana, di minta turun untuk menghadap tuan noto. ''


ucap bibi dan alana mngangguk.


Alana masuk kembali kedalam kamarnya dan menghampiri pintu kamar mandi untuk memberitahukan pada raihan.


''Kak raihan....''


''Kenapa sayang, sebentar lagi selesai kok mandinya....''


''Bukan itu maksud aku kak, lana di panggil opah dan di suruh turun, pakaian kakak udah lana siapkan dan lana turun duluan yah. ''


''Oke sayang, kamu hati hati menuruni tangganya. ''


jawab raihan dan alana langsung memgambil tas dan segera keluar kamar untuk menghampiri opah noto.


Alana tersenyum saat melihat opah dan omah sedang duduk menunggunya di sofa ruang keluarga.


''Tumben opah dan omah manggil alana ke kamar dan meminta alana segera turun, ada apa?? ''


ucap alana saat duduk di samping opah noto.


''Semalam acara sampai jam tujuh malam, ibu kamu dan galuh pulang ke rumah kakek kamu sayang, sedangkan omah dan opah langsung ke rumah sakit, wibowo mengabari kalau teguh kecelakaan dan keadaannya sangat kritis saat ini. ''

__ADS_1


ucap opah noto dan alana tersentak kaget.


''Terus sekarang keadaan mas teguh bagaimana dan kenapa opah memberitahukan pada lana, biasanya opah anti sekali kalau membicarakan mas teguh ke alana dan sangat di larang?? ''


''Begini sayang keadaannya saat ini lain, teguh kritis dan dinyatakan koma, tapi hanya tiga jam dia gak sadarkan diri, saat ini teguh masih kritis dan dia menganggil manggil nama kamu alana, triyan yang menangani teguh saat ini, karena triyan yang sedang berjaga malam, triyan bilang kalau kamu temui teguh biar dia segera sadar, karena di alam bawah sadarnya terus manggil kamu alana. ''


''Opah tau kan kalau alana sudah menikah, bagaimana kalau kak raihan tersinggung dan dia gak mengijinkan alana untuk menemui mas teguh?? ''


''Opah yakin raihan akan mengijinkannya alana, dia juga seorang dokter kan, hari ini akan di lakukan operasi kedua dan triyan bilang, raihan dokter bedah terbaik dan raihan yang akan menangani nya, semalam sudah larut dan nomer raihan tidak aktif, makanya triyan yang menangani. ''


''Opah nanti bicarakan ajah sama kak raihan, mungkin kalau opah yang menjelaskannya, kak raihan akan ijinkan, alana sih akan membantu kesembuhan mas teguh, walau bagaimana pun, mas teguh masih saudara alana kan opah. ''


''Iya sayang, opah juga melihat wibowo karena dia adalah adik kandung opah, teguh saat ini sedang kritis dan opah juga sedih melihatnya, teguh laki laki baik dan bertanggung jawab alana, tapi opah kesal saat dia keukeuh ingin menikahi kamu, makanya opah marah saat itu, tapi saat melihat kondisinya sekarang, opah sedih dan sangat prihatin. ''


''Kita tunggu kak raihan turun yah opah, gak akan lama kok tapi nanti setelah sarapan bicaranya yah, biar kak raihan makan dulu, takutnya dia jadi gak berselera makan kalau di bicarakan tengang mas teguh. ''


''Iya alana, opah juga mengerti dan kalian sarapan berdua yah, opah dan omah sudah sarapan soalnya. ''


''Iya opah gak apa apa, yaudah lana akan menyiapkan sarapannya dulu. ''


Ucap alana dan opah noto menganggukan kepalanya.


Alana menuju meja makan dan merapihkan makanan untuk sarapan, tak berselang lama raihan menghampiri opah dan omah untuk mengajak sarapan, namun opah dan dan omah memberitahukan sudah terlebih dahulu sarapan, raihan mengangguk dan menghampiri alana yang sudah siap di ruang makan.


''Sarapan dulu yah kak, biar kakak gak masuk angin soalnya. ''


ucap alana sambil menuangkan makanannya.


ucap raihan sambil mengelus perut alana dan alana tersenyum.


Raihan dan alana langsung memakan sarapannya dan tidak ada obrolan di antara mereka berdua, beberapa menit kemudian sarapan selesai dan raihan langsung menuju sofa karena opah memanggilnya.


Alana mengikuti raihan dan ikut duduk di samping raihan, raihan bertanya tanya kenapa opah memanggilnya dan sangat serius dengan yang akan di bicarakannya.


''Begini raihan, maafkan opah sebelumnya dan maaf kalau ucapan opah dan permintaan opah akan membuat kamu jadi gak nyaman atau bahkan marah. ''


ucap opah noto dan raihan mengerutkan keningnya, omah ajeng dan alana saling pandang dan omah ajeng mengangguk meyakinkan alana dengan isyarat matanya.


''Memangnya opah mau bicarakan apa ke raihan, sampai bicaranya bikin raihan deg degan loh. ''


jawab raihan sambil tersenyum dan opah juga omah ikut tersenyum.


''Begini raihan, semalam opah di beri kabar oleh adiknya opah, dia memberitahukan kalau teguh kecelakaan dan kondisinya kritis semalam sampai dia koma selama empat jam gak sadar, triyan yang menangani operasinga semalam, setelah operasi pertama berjalan lancar, teguh di alam bawah sadarnya memanggil nama alana terus, opah mau meminta ijin pada kamu, bolehkan alana ke rumah sakit untuk menghampiri teguh?? dengan kedatangan alana siapa tau akan membuat teguh sadar dan akan berjalan lancar operasi keduanya. ''


ucap opah noto dan berhasil membuat raihan diam dan memikirkan sesuatu.


''Raihan, percayalah kalau opah juga gak setuju kalau alana menghampiri teguh, tapi ini semua demi kesadaran teguh, opah sedih melihat ayahnya teguh yang menangisi anaknya, opah merasakan dulu saat opah mengetahui kalau anak tunggal opah sudah meninggal, semalam triyan menghubungi kamu tapi nomer kamu gak aktif dan ahirnya triyan yang menangani operasi teguh, kamu adalah dokter bedah terbaik raihan, hari ini akan di lakukan operasi kedua dan teguh harus sadar terlebih dahulu, mudah mudahan dengan kedatangan alana, teguh akan sadar dan triyan meminta kamu mendampingi untuk melakukan tindakan operasi keduanya teguh . ''

__ADS_1


ucap opah noto dan raihan menarik nafasnya terlebih dahulu sebelum menjawab ucapan opah noto.


''Baiklah opah, semua demi keselamatan pasien yang harus di perjuangkan, raihan gak akan egois dan raihan akan ijinkan alana menemui teguh, tapi raihan akan ikut mendampingi teguh, sekalian raihan ingin melihat kondisinya, raihan bersedia untuk jadi dokter yang akan melakukan tindakan operasi pada teguh. ''


ucap raihan dan opah noto langsung berterimakasih.


Alana hanya bisa terdiam saat raihan menyetujui semuanya, raihan menghadap alana dan menggenggam tangan alana, raihan mengangguk tersenyum dan mengelus pipi alan, alana pun menganggukan kepalanya.


''Yasudah, opah dan omah akan ikut ke rumah sakit yah, kalian mau berangkat bersama kami atau kalian akan berangkat duluan?? ''


ucap opah noto.


''Raihan dan alan duluan yah opah, raihan tunggu di rumah sakit ajah, karena raihan juga praktek pagi sekarang. ''


jawab raihan dan opah langsung menganggukan kepalanya.


Alana langsung menggandeng lengan raihan menuju mobil, raihan dengan hati hati memegang alana dan memastikan alana baik baik ajah.


''Kamu siapkan sayang, kakak akan memeriksa kehamilan kamu dulu, sebelum kamu menghampiri teguh, karena kakak akan mendampingi triyan hari ini, kamu gak apa apa kan sayang?? ''


ucap raihan saat berada di dalam mobil saat ini.


''Maksudnya gak apa apa kak?? lana gak ngerti. ''


''Maksud kakak, kamu gak apa apa nanti menghampiri teguh dan kamu nanti mungkin setelah melihat teguh langsung kakak tinggal soalnya, kakak kan mau mendampingi triyan. ''


''Lana gak apa apa kak, malahan lana takut kakak yang kenapa kenapa, lana akan menghampiri mas teguh dan pastinya lana akan memegang tangan mas teguh loh, gak apa apa kan?? ''


''Kakak gak egois lah, kakak seorang dokter dan harus bersikap profesional, kalau orang yang kritis memanggil nama seseorang, itu tandanya orang yang di panggil akan membuat kesadaran penuh pada pasien kritis, semua demi keselamatan pasien, sesuai sumpah kakak sebelum menjadi dokter. ''


ucap raihan dan alana langsung tersenyum dan mengangguk..


.


.


.


.



.


.


.

__ADS_1


.


..................


__ADS_2