Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 33


__ADS_3

Setelah om dan tante pamit meninggalkan ruangan kantornya, teguh langsung terdiam dan memikirkan cara untuk mencaritahu siapa alana dan apa benar yang di bicarakan om dan tante nya.


Teguh sangat tidak berkonsentrasi dan dia memutuskan untuk ke cafe dan melanjutkan kerjaannya besok, waktu menunjukan pukul satu siang dan teguh yakin kalau alana sedang sibuk di dapur.


''Kalau sampai benar alana adalah putri nya mas jordi dan mba rani, apa yang harus aku lakukan, baru sajah aku bisa membuka hati dan melupakan masa lalu kelam, kenapa harus di hadapkan dengan masalah ini, alana risyana betapa aku sangat mencintai dan menyayangi kamu. ''


Gumam teguh saat sampai di parkiran cafe dan melihat alana sedang menyapa tamu yang datang, teguh begitu teduh hatinya melihat alana tersenyum ramah pada pengunjung cafe.


Teguh yang belum siap bertemu alana, memutuskan untuk memutar kembali mobilnya dan dia menuju pulang ke rumahnya.


Alana yang tadi sempat melihat mobil teguh hanya kebingungan yang di fikirkannya.


''Tadi itu mobil mas teguh kan, kenapa dia gak masuk yah, apa cuma melihat ajah?? ''


gumam alana dalam hatinya, terus merasa penasaran dan dia langsung membuka handphone nya untuk menghubungi teguh, namun teguh tidak menjawabnya dan alana pun kembali ke dapur untuk membantu koki yang sedang sibuk.


Tak terasa saking sibuknya, sekarang sudah pukul delapan malam dan alana langsung bersiap pulang dsn dia bersemangat karena akan bertemu dengan teguh, seharian ini teguh tidak ada kabar dan membuat alana khawatir.


Alana keluar dari cafe setelah pamit dan mengisi absen pulang, dia celingukan mencari mobil teguh namun hasilnya sangat mengecewakan.


''Mas teguh mungkin sibuk jadinya gak datang untuk jemput, pulang jalan kaki ajah deh sambil olah raga malam juga kan. ''


gumam alana dalam hatinya dan menyemangati dirinya sendiri agar semangat.


Sepuluh menit kemudian alana sampai di kosannya dan alana membuka sepatunya lalu alana masuk dan membersihkan tubuhnya.


''Segar sekali pulang kerja langsung mandi. ''


ucap alana sambil membuat susu untuk di minumnya, kosan sepi karena meta, asti dan mba rani kerja siang dan akan pulang nanti malam, alana memutuskan untuk tetap di dalam kamar sambil menonton tivi.


Saat alana asik dengan handphone nya, pintu kamar alana di ketuk, alana begitu senang karena menyangka teguh lah yang datang, saat di buka ternyata ibu kost yang datang.


''Ibu, lana kira siapa loh malam malam ketuk pintu. ''


ucap alana basa basi karena malu dengan dugaamnya yang salah.


''Ibu mau kasih kamu makanan, sayang kalau di buang loh ini, ini oleh oleh dari mertuanya ibu yang datang tadi pagi, terima yah. ''


ucap ibu kost yang memberikan bungkusan makanan untuk alana cicipi, alana dengan senang hati menerimanya.


''Kayanya enak deh bu, makasih yah udah ingat ke alana oleh olehnya. ''


''Iya dong, ibu akan selalu ingat ke alana, oh iya bulan depan anak ibu yang kuliah di surabaya akan pulang loh alana, dia udah lulus. ''


ucap ibu kost dengan wajah yang bahagia karena putra semata wayangnya akan datang.


''Lana ikut senang bu, jadi ibu gak akan kesepian di rumah sendirian, masuk bu kita ngobrol di dalam ajah, masa ngobrol malah berdiri gini. ''


ajakan alana agar ibu kost nya mau mengobrol di dalam kamar dan tidak berdiri di luar, namun ibu kost menolak ya karena dia akan pulang untuk istirahat.


''Udah gak usah, ibu mau pulang ke rumah lagi ajah, mau istirahat, makan yah makanannya jangan di buang, ibu pamit yah alana. ''

__ADS_1


Setelah ibu kost pergi alana langsung masuk dan lupa menutup pintunya karena alana langsung menyimpan makanannya di meja dekat kompor.


dari arah luar ternyata teguh sedang menunggu ibu kost alana pergi dan setelah aman, teguh keluar dari mobilnya dan langsung masuk kedalam kamar alana dan menutup pintu kamarnya alana.


Alana tersentak kaget karena pintu tertutup dan kaget karena teguh yang masuk dan menutup pintunya.


''Mas teguh, kebiasaan deh membuat aku kaget. ''


ucap alana yang kaget karena teguh masuk tanpa mengucap salam, teguh hanya tersenyum karena alana tersenyum kepadanya.


Teguh langsung memeluk alana dengan erat dan alana membalas pelukannya, alana merasa rindu padahal pagi pagi teguh datang mengantarkan sarapan, namun alana tetap merindukannya.


''Alana apa aku sanggup menjauhi kamu kalau benar kamu anaknya mas jordi kakak sepupuh aku, baru sehari gak ketemu ajah aku kangen sekali dan sakit rasanya saat merasakan rindu ini terpendam. ''


gumam teguh dalam hatinya yang begitu dilema dan sulit untuk memilih.


''Mas teguh kenapa, kok diam ajah?? ''


ucap alana karena teguh hanya diam saat alana ada dalam pelukannya, teguh tersenyum dan mencium kepala alana.


''Kamu itu malah merusak keromantisan, mas itu lagi fokus merasakan kasih sayang kamu. ''


gombal teguh untuk mengalihkan kesedihannya agar alana tidak mencurigainya.


''Mas teguh gombal dan memanfaatkan kesempatan ajah. ''


jawab alana karena alana mengira teguh memanfaatkannya saat berpelukan.


''Habisnya mas teguh wangi, alana suka dengan wangi tubuhnya mas teguh. ''


ucap alana dengan senyumnya dan teguh hanya geleng geleng kepala, alana meminta teguh untuk duduk dan alana membuatkan teh tarik untuk teguh karena alana saat ini sedang meminum susu.


''Mas ini oleh oleh dari ibu kost, cobain yah. ''


ucap alana sambil membawa makanan dan menyajikannya untuk teguh, alana tidak duduk namun alana berjalan membuka pintu kamarnya dan teguh hanya tersenyum melihat nya.


Teguh langsung meminum minumannya karena memang dia sangat menyukai minuman yang selalu di buatkan alana.


''Tumben kamu minum susu, biasa jus terus kalau minum sambil santai. ''


ucap teguh saat setelah meminum minumannya.


''Buahnya abis mas, makanya lana membuat susu dan palingan besok mungkin lana belanjanya. ''


''Mau mas antar belanjanya?? ''


''Gak usah mas, kamu kan sibuk di kantor, ada meta, asti sama mba rani yang antarkan lana. ''


tolak alana karen tidak ingin mengganggu kesibukan teguh, teguh tersenyum dan mendekatkan duduknya kesamping alana.


''Mas walaupun sibuk pasti akan menyempatkannya untuk kamu, sekali lagi mas tanya ke kamu, mau mas antar atau tidak?? ''

__ADS_1


ucap teguh sambil menatap wajah alana, alana langsung tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


''Mas teguh tau gak, aku dua kali gak jadi jalan dengan tuga sahabat aku, karena mas teguh datang, jadi besok gak usah antarkan aku yah, aku mau sendiri ajah. ''


tolak alana karena dia ingin mengajak meta dan asti, alana juga gak mau mengganggu teguh.


''Oke lah mas ngerti kok. ''


jawab teguh sambil tersenyum dan taguh terus menatap alana, alana yang di tatap merasa gerogi dan malu.


''Mas stop lihatinnya, alana malu loh. ''


ucap alana dengan tersenyum gerogi karena teguh menatapnya dengan tersenyum saat ini, teguh gak menghiraukan ucapan alana dan dia semakin mendekat ke wajah alana.


teguh mengecup bibir alana dan membuat alana kaget, merasa tidak ada penolakan teguh kembali mencium bibir alana, alan hanya diam dan menerimanya, karena ini yang pertama bagi alana.


''Alana kaku sekali, ini seperti ciuman pertama untuk ya. ''


gumam teguh dalam hatinya, karena alana hanya diam dan tidak merespon ciumannya, teguh melepaskan ciumannya dan mengelap bibir alana yang basah karena ulah nya, teguh mencium kening alana dan alana tersenyum padanya.


''Jangan bilang ini pertama kali untuk kamu?? ''


ucap teguh bertanya pada alana dan alana menganggukan kepalanya, teguh tersenyum dan memeluk tubuh alana.


''Maaf yah karena mas mencuri ciuman pertama kamu. ''


''Gak apa apa mas, lagian mas kan pacarnya alana, kalau mas meminta lebih baru alana akan menolaknya dan mungkin akan memukul mas dan berontak. ''


''Berani gitu mukul mas?? ''


''Berani lah, karena kita gak boleh melakukan lebih sebelum kita memiliki ikatan pernikahan, lana akan mempertahankan itu, kalau mas mau minta lebih sebelum kita menikah, mas cari ajah wanita lain yang mau memberikannya, karena lana gak akan memberikannya. ''


ucap alana karena dia begitu menjaga kesuciannya dan akan memberikannya hanya pada suaminya kelak, teguh pun mengerti dan menghormati keputusan alana.


.


.


.


.



.


.


.


.

__ADS_1


..................


__ADS_2