
Satu bulan setelah pernikahan.....
Alana dan raihan menetap di kediaman opah noto, raihan gak menolak tinggal dimanapun asalkan dengan alana.
Pagi ini alana sedang membuat sarapan untuk, suaminya, omah ajeng dan juga opah noto, pagi ini terasa ramai karena kak triyan datang dengan calon istrinya untuk ikut sarapan bersama.
''Sayang, butuh bantuan gak?? ''
ucap raihan yang menghampiri alana di dapur yang terlihat sedikit sibuk.
''Udah kakak duduk manis ajah yah dan gabung dengan yang lainnya, pakaian kakak sudah rapih dan wangi, nanti jadi bau masakan. ''
ucap alana dan raihan malah memeluk alana dan membuat alana kesal.
''Gak apa apa lah wangi masakan juga, kan kakak menemani istri tercinta. ''
''Kakak pliis yah, kakak akan bertemu banyak pasien dan kalau mereka mencium aroma masakan, nanti mereka mual loh, karena pasien kakak rata ratanya ibu yang sedang hamil. ''
''Oke baiklah, suamimu ini akan menunggu sajah. ''
ucap raihan sambil mengecup bibir alana dan membuat alana kesal, namun raihan malah tersenyum senang.
''Neng alana romantis sekali yah. ''
ucap bibi yang sedang membantu alana di dapur.
''Bukan romantis tapi suami lana itu mesum bibi. ''
jawab alana dengan nada kesal dan bibi hanya tersenyum.
Masakan alana selesai di buat dan alana langsung menata di meja makan, bibi membantu alana menatanya dan alana memanggil keluarganya yang sedang mengobrol di ruang keluarga.
''Makanan sudah siap, ayo kita makan dulu yah, lana sudah lapar soalnya. ''
ucap alana saat menghampiri ke ruang keluarga dan membuat semua geleng geleng kepala.
''Kenapa gak makan duluan kalau sudah lapar, malah nungguin kita. ''
ucap opah noto dan alana langsung cemberut dan membuat triyan gemas dan mengacak rambut alana.
''Stop kakak, rambut aku jadi rusak. ''
keluh alana dan membuat raihan langsung menggandeng lengan alan menuju meja makan.
''Udah punya suami jadi sombong yah, biasanya gak protes kalau kakak mengacak rambut kamu. ''
''Kak triyan gak ada hubungannya, tuh acak acak rambutnya kak gladis. ''
''Sudah jangan ribut dan kita lebih baik segera makan, karena menu makanan hari ini sangat menggugah selera makan. ''
ucap omah ajeng menengahi keributan alana dan triyan.
Alana langsung menyiapkan makanan di piring raihan dan setelahnya raihan langsung memakan makanannya, semua langsung makan tanpa ada obrolan.
Setelah selesai sarapan raihan pamit terlebih dahulu karena dia hari ini piket praktek pagi di rumah sakit, alana mengantarkan ke depan rumah.
''Ingat sayang, nanti tunggu di rumah mamah dan kamu jangan bawa mobil sendiri, minta sopir yang antar kamu yah sayang. ''
ucap raihan saat sampai di depan mobilnya, alana mengangguk dan menium tangan raihan, raihan membalas dengan mencium bibir alana.
''Mesuuum......''
teriak alana sambil cemberut sesaat setelah raihan masuk kedalam mobilnya.
__ADS_1
Setelah mobil raihan tak terlihat, alana langsung masuk ke dalam rumah dan tersenyum karena suaminya sangat mesum tapi alana menyukainya.
''Kamu malah senyum senyum gitu sih alana, habis kesambet yah. ''
ucap triyan saat alana menghampiri ke ruang keluarga sambil tersenyum.
''Iya kesambet setan mesum di luar tadi. ''
jawab alana dan membuat omah ajeng tersenyum dan mengelus kepala alana.
''Raihan jadi lebih ramah sekarang setelah menikahi kamu alana, biasanya raihan itu dokter yang cuek dan kaku loh, baik paling pada pasien yang sedang konsultasi kepadanya. ''
''Bagus dong, karena alana kan membawa warna buat kehidupan kak raihan. ''
ucap alan dan triyan langsung tersenyum.
'''Bagaimana persiapan pernikahan kamu triyan dan gladis, sudah selesai berapa persen?? ''
tanya opah noto memotong pembiaraan alana dan triyan .
''Jadi lupa deh gara gara kamu kan alana. ''
ucap triyan dan alana langsung melototkan matanya.
''Kenapa aku yang di salahkan, kakak ajah yang gak fokus jadinya lupa. ''
jawab alana yang tak terima di salahkan dan triyan tersenyum.
''Semua sudah delapan puluh persen opah, tinggal menunggu gaun ajah dan semua acara dan pesta kan di atur sama WO yang mengatur pernikahannya alana kemarin, mba rani juga yang mengurus semua. ''
jawab triyan dan opah noto langsung mengangguk
''Rani bisa di andalkan karena selera dia selalu tinggi dan dia juga bisa mengatur semua menjadi lancar. ''
''Lusa undangan tinggal di sebar dan nanti kurir yang akan mengantarkannya. ''
ucap triyan dan semua mengangguk.
''Kak gladis jangan mau yah kalau di ajak bulan madu, bukannya liburan tapi malah di rumah selama satu minggu dan kita tersiksa. ''
ucap alana dan membuat gladis langsung malu dan omah langsung geleng geleng mendengarnya.
''Jangan samakan kakak dengan suami mesum kamu yah alana, kakak akan mengatur semua dengan baik dan gak membuat orang lain memebelikan oleh oleh. ''
uap triyan menyangkal tuduhan alana dan alana langsung memanyunkan bibirnya.
''Ihh, nyebelin deh kak triyan ini, lebih baik lana siap siap ke cafe ajah dan lana doakan semoga pas nanti menikah, kak gladis sedang datang bulan, weeekkkkk....''
ucap alana sambil berlari dan triyan hanya tertawa mendengarnya.
''Anak itu masih kekanak kanakan, padahal usianya sudah dua puluh lima tahun. ''
ucap opah noto dan semua tersenyum.
Triyan pamit setelah semua selesai melaporkan persiapan pernikahannya, omah dan opah langsung menuju teras belakang untuk meminum teh hijau dan bersantai dengan makanan yang di buatkan alana.
Alana saat ini sudah rapih dengan style kerjanya, kemeja putih dan di padukan dengan roknya, alana berpakaian sederhana namun dia terlihat sangat cantik.
''Omah, opah, lana pamit yah mau ke cafe dan pulangnya nanti sedikit terlambat, mau ke rumah mamahnya kak raihan dulu. ''
ucap alana saat menghampiri omah dan opahnya ke taman belakang.
''Kamu hati hati yah sayang dan ingat jaga kesehatan jangan terlalu cape. ''
__ADS_1
ucap omah ajeng saat setelah alana mencium tangan opah dan omah.
''Siap omah, yasudah alana berangkat dulu yah. ''
ucap alana sambil berjalan menuju depan rumah karena supir sudah siap dengan mobilnya.
Alana hari ini menuju cafe cabang untuk launching menu terbaru dan ice cream farian terbaru, meta dan asti sudah menunggu terlebih dahulu dan alana meminta semua melanjutkan launchingnya dan tidak menunggunya.
Tiga puluh menit kemudian mobil yang di tumpangi alana sampai di cafe dan ternyata cafe sudah sangat ramai, karena memang ada menu baru dan ada paketan yang di diskon, alana langsung masuk dan meminta supir untuk pergi karena alana akan menunggu raihan di rumah ibu mertuanya.
''Maaf semuanya aku telat. ''
ucap alana saat menghampiri keempat menejernya dan mereka hanya menggelengkan kepala karena alanasekarang sudah terbiasa telat.
''Ada pak teguh sedang di ruang vvip dengan teman kantornya, dia menyewa ruangan vvip. ''
ucap rangga dan alana hanya mengangguk.
''Dia bayar atau gak pas bookingnya?? ''
ucap alana dengan menatap keempat orang di hadapannya.
''Bayar alana dan semua tagihan makanannya juga bayar, pak teguh menunggu kamu loh, dia nanyain terus soalnya dari tadi. ''
ucap meta dan alana menghembuskan nafasnya.
''Biarkan ajah lah dan bagaimana menu barunya banyak yang memesan gak?? ''
''BAnyak sekali dan hampir semua yang datang memilih menu baru dan banyak juga yang memesan ice cream roll nya. ''
jawab rangga dan alana mengangguk.
Alana, meta dan asti langsung duduk di kursi cafe dan memesan cemilannya dan alana yang membayar tagihannya.
''Kamu udah menikah nambah cantik ajah deh alana, jadi pengen nikah deh. ''
ucap asti dan meta langsung memukul lengan asti.
''Jangan ketinggian deh itu impiannya, alana emang dasarnya cantik makanya tambah cantik sekarang. ''
ucap meta dan alana hanya tertawa mendengarnya.
''Alana......'''
ucap seorang laki laki dan membuat alana, meta dan asti berbalik ke arah asal suara.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
............................