Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 74


__ADS_3

Raihan saat ini baru sampai rumahnya dan menghampiri mamahnya.


''Rey kamu sudah kembali, ayo kita makan dulu yah, mamah sudah masak makanan kesukaan kamu. ''


ucap mamahnya raihan saat raihan menghampirinya.


''Raihan udah makan tadi barengan sama keluarganya alana. ''


jawab raihan dan mamahnya mengangguk.


''Mamah, tadi opah nya alana meminta rey melamar alana besok, apa mamah siap?? ''


ucap raihan dan mamahnya langsung tersenyum.


''Kamu kan sudah tahu rey, kalau mamah sudah siapkan hantaran buat lamaran dan hantaran buat pernikahan kamu, perhiasan untuk lamaran sudah mamah siapkan, mamah siap kalau besok kita lamaran, yasudah sekarang mamah akan memberitahukan keluarga terdekat disini yah, kalau yang jauh gak mungkin bisa datang tapi kalau kamu mau kasih tahu boleh. ''


ucap mamahnya raihan dan raihan tersenyum.


Mamahnya raihan langsung mendatangi keluarga terdekat dan raihan menelphone keluarga yang jauh.


Setelah selesai raihan langsung menuju kamarnya dan membersihkan tubuhnya terlebih dahulu, setelah selesai raihan membuka handphone alana dan tersenyum melihatnya.


Raihan membuka galeri foto di handphone nya alana dan raihan mengirim foto foto alana ke handphone nya.



''Kamu cantik sekali sayang dan terlihat sederhana, padahal kamu adalah keluarga diningrat, orang terkaya dan konglomerat negeri ini, kakak beruntung memiliki kamu dan akan menikahi kamu. ''


ucap raihan saat melihat foto alana di handphone nya.


Raihan mengganti profil fotonya dengan foto alana dan mengganti foto profil nomer alana dengan fotonya raihan.


''Rey, kamu sudah tidur belum?? ''


ucap mamanya raihan sambil mengetuk pintunya.


''Belum mamah, masuk ajah gak rey kunci pintunya. ''


jawab raihan dan mamahnya langsung membuka pintunya.


''Ayo keluar sebentar, ada om dan uwa kamu di luar. mereka mau membicarakan acara lamaran untuk besok, biar nanti tau semuanya kalau sudah di jelaskan. ''


''Baik mamah, sebenatar lagi rey menghampiri yah. ''


jawab raihan dan mamahnya mengangguk.


Mamah nya rey di bantu adiknya langsung mengeluarkan hantaran untuk lamaran dan menatanya.


''Mba, ini perhiasannya untuk lamaran besok?? ''


tanya adinya mamahnya rey saat melihat perhiasan ikut di keluarkan dari dalam lemari.


''Iya, ini untuk hantaran lamaran dan mba sudah siapkan jauh jauh hari. ''


jawab mamahnya rey dan adiknya tersenyum.


Raihan menghampiri dan duduk di sebelah pamannya.


''Rey, kamu mau lamaran dengan siapa, terus asal usul keluarganya bagaimana??, bukan nya uwa melihat harta dan tahta, kamu tahu kan keluarga kita ini silsilahnya darah biru. ''

__ADS_1


ucap kakak laki laki mamahnya raihan saat raihan duduk di sampingnya.


''Dia cucu dari keluarga diningrat dan prayoga, cucu tertua uwa. ''


jawab raihan dan uwa nya mengerutkan dahinya.


''Bukannya keluarga itu hanya ada satu cucu laki laki, kok ada cucu wanita?? ''


tanya om nya raihan dan raihan tersenyum.


''Alana adalah cucu perempuan yang sangat di sayang keluarga dan keluarga gak mau alana di manfaatkan oleh orang sekitarnya, alana kan perempuan, lagian alana gak suka kemewahan om, dia sederhana sekali. ''


jawab raihan dan om nya mengangguk.


''Kamu pasti bakalan tahu, dia dulu nge kost di kosannya mba, tapi dia keluar dari kosannya karena melanjutkan kuliah memasaknya di australia, mba gak nyangka dia bisa berjodoh dengan raihan, padahal dulu mba pengen jodohin alana dan raihan tapi berjodoh sendiri. ''


ucap mamah nya raihan dan raihan hanya tersenyum


''Namanya juga jodoh siapa yang tahu kan, oh iya besok mau jam berapa berangkatnya?? ''


ucap adik dari mamahnya raihan.


''Besok jam sepuluh pagi ajah katanya, biar kita bisa makan siang bersama juga nantinya. ''


ucap raihan menjawab pertanyaan om nya.


Setelah obrolan selesai, raihan pamit menuju kamarnya untuk istirahat, agar esok lebih segar di acara lamarannya.


Di kediaman alana saat ini.....


Ibu nya alana langsung mempersiapkan semuanya untuk acara penyambutan besok dan merangkap dengan makan siang.


''Kamu memang hebat alana membuat makanannya, sangat bagus bagus, cantik seperti kamu dan yang paling utama ini enak semuanya. ''


ucap triyan sambil mencomot makanannya.


''Kak jangan memuji seperti itu, idungnya kak alana langsung terbang tinggi. ''


ucap galuh sambil menarik hidung alana.


''Galuh kamu itu seenaknya ajah deh menarik idung kakak, sakit tau. ''


protes alana sambil memegang hidungnya dan membuat triyan gemas dan mencolek pipi alana dengan terigu dan terjadilah aksi colek mencolek antara alana, teguh dan galuh, dapur menjadi ramai dan berisik, omah hanya senyum melihatnya dan ibu rani hanya geleng geleng kepala melihatnya.


''Udah udah, lana mau bikin cemilan lagi biar banyak loh, jangan buang buang tepungnya. ''


ucap alana dan triyan juga galuh langsung diam dan melanjutkan membantu alana membuat cemilannya.


''Benarkan ibu, kalau mereka cape pasti berhenti sendiri kan jadinya. ''


ucap ibu rani dan omah ajeng hanya tersenyum dan mengangguk.


Alana melanjutkan membuat makanannya, di bantu triyan dan juga di bantu galuh.


Dua jam kemudian makanan yang di buatkan alana selesai, alana tersenyum puas dan menyimpan semuanya di lemari pendingin dan sebagian di simpan di penghangat makanan.


''Ibu, besok makanannya mau di buatkan alana atau di pesan catering?? ''


tanya alana saat setelah selesai membuat makanannya dan menghampiri ibunya yang sedang sibuk dengan catatan di tangannya.

__ADS_1


''Kamu tugasnya hanya berdandan secantik mungkin, biar makanan di siapkan koki yang besok akan datang untuk menyiapkan makanan di rumah ini, ibu juga udah kirim orang untuk memberikan pakaian nantinya untuk di pakai raihan. ''


jawab ibunya alana dan alana mengangguk.


''Ini semua makanan untuk kak triyan dan galuh, jangan ambil makanan yang udah alana siapkan buat besok yab, awas ajah kalau berani, lana gantung kalian. ''


ucap alana dan membuat triyan juga galuh langsung mengambil makanannya dan segera menuju kamar mereka masing masing.


''Lihat itu omah, kedua cucu omah sangat menyebalkan dan sangat membuat alana kesal. ''


ucap alana dan omah mengelus rambut alana.


''Udah jangan kesal kesal terus yah, kamu mendingan istirahat biar besok cantik dan terlihat fresh. ''


ucap omah ajeng dan alana langsung mengangguk dan berpamitan menuju kamarnya.


''Rani emang semuanya udah selesai untuk acara besok?? ''


tanya omah ajeng dan ibu rani mengangguk.


''Semua selesai ibu dan kita tinggal menunggu kedatangan keluarga raihan besok. ''


jawab ibu rani dan omah ajeng menganggukkan kepalanya.


omah ajeng pamit ke kamarnya dan ibu rani juga masuk kedalam kamarnya, kamar yang dulu di tempati mendiang suaminya.


''Mas jordi, apa kamu bahagia melihat putri cantik kita akan di lamar dan akan menikah dengan laki laki yang tepat dan sangat menyayangi putri kita, semoga kamu tenang di sana mas dan kamu ikut bahagia melihat kebahagiaan alana dan yang lainnya. ''


ucap ibu rani sambil menangis melihat foto mendiang suaminya yang terpampang di hadapannya saat ini.


Di kamar alana saat ini....


Alana sedang terdiam setelah bersih bersih dan memakai piyama tidurnya, alana sangat merindukan handohone nya yang di jabel oleh raihan dan gak tau kapan akan di antarkan kembali kepada alana.


''Lebih baik bobo deh biar besok lebih segar tubuhnya dan gak tegang saat di lamar sama kak raihan. ''


ucap alana sambil merebahkan tubuhnya di ranjang dan tak lama alana tertidur pulas.


.


.


.


.


.



.


.


.


.


...........................

__ADS_1


__ADS_2