Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu


__ADS_3

Beberapa minggu setelah pernikahan triyan......


pernikahan triyan begitu mewah dan tak kalah megah dengan pernikahan alana, setelah tiga minggu pernikahan triyan digelar, alana sudah menetap tinggal di rumah opah noto dan triyan juga istrinya tinggal di rumah kedua opah noto, saat ini alana sedang sangat rewel dan membuat raihan sangat bingung dan serba salah, opah dan omah pun terbawa pusing oleh tingka alana, alana saat ini begitu manja dan sangat sensitif sekali, raihan hanya bisa mengelus dadanya dan menyabarkan diri sendiri, omah dan opah selalu meminta maaf dengan tingkah alana kepada raihan.


Pagi hari ini alana begitu aneh, dia meminta bercinta dengan raihan, padahal hari ini raihan sedang di tunggu untuk ikut meeting di rumah sakit, dengan terpaksa raihan meminta mengulur waktu dan triyan pun mengerti dan memundurkan meetingnya.


''Ada apa dengan kamu sayang, semalam marah kakak sentuh dan menolak, sekarang giliran kakak mau berangkat malah di paksa untuk menyentuh kamu, kakak sayang kamu alana. ''


ucap raihan sambil mencium kening alana dan mengucup bibirnya alana, saat ini alana sedng tertidur setelah dua jam bermain dengan raihan, raihan langsung kembali untuk mandi pagi dan bersiap untuk ke rumah sakit, raihan juga membuat surat agar saat alana bangun dia tidak mencarinya.


''Rey tumben kamu siang berangkatnya. ''


ucap omah ajeng saat raihan pamit padanya dan juga pada opah noto.


''Alana pagi ini sangat rewel omah, makanya raihan menenangkan alana dulu, titip alana yah dan bilang kalau raihan ada meeting di rumah sakit. ''


ucap raihan dan omah mengangguk.


''Sudah sana berangkat, biar nanti alana opah yang bicara yah. ''


ucap opah noto dan raihan mengangguk.


Raihan langsung menuju keluar rumah dan segera menuju rumah sakit untuk meeting dengan dewan rumah sakit.


Tepat pukul sebelas siang alana membuka matanya dan langsung duduk, alana menelusuri kamar dan mencari raihan namun raihan tidak terlihat.


Alana langsung melihat ke meja samping tempat tidur, ada tulisan kecil dan rapih dari raihan yang sengaja di siapkan untuk alana.


''Sayangku, saat kamu membuka mata pasti nyariin suami tampan kamu ini, maaf yah kakak berangkat ke rumah sakit gak pamit, gak tega melihat kamu tertidur pulas soalnya, jangan lupa bersihkan tubuhnya dan makan yah, i love you sayang. ''


''Kak raihan memang ada ajah untuk membuat aku gak marah sama dia. ''


gumam alana setelah dia menyimpan kertas tulisannya raihan di dalam laci, alana langsung menuju kamar mandi dan segera membersihkan tubuhnya.


Alana senyum senyum di sela dia mandi, pagi tadi raihan sudah selesai mandi dan memakai kemeja nya dan alana malah meminta raihan untuk menyentuhnya dan alana begitu aktif memainkan permainan panasnya.


''Aku malu deh sama kak raihan, udah aku yang ngajakin terus aku yang agresif, berasa jadi cewek gatel deh jadinya. ''

__ADS_1


gumam alana sambil mengeringkan tubuhnya dengan handuk.


Alana selesai memakai pakaiannya, dia saat ini memakai full make up di wajahnya dan alana memutuskan untuk menuju cafe karena hari ini dia menginginkan makan makanan di cafe nya.



''Aku cantik kan suaminya aku.....''


ketikan caption kiriman pesan singkat pada nomer raihan dan tanpa di duga langsung terkirim dan langsung tercentang biru, itu tandanya raihan langsung membaca pesan dari alana.


Raihan langsung menelphone nomer alana, namun alana tidak menjawabnya karena dia saat ini sedang mengemudikan mobilnya menuju cafe.


''Sayang, kamu mau menggoda kakak atau mau menggoda laki laki lain, cantik banget sih kamu hari ini, mau kemana?? ''


ketikan balasan pesan singkat dari raihan setelah dia menelphone namun tidak di angkat oleh alana.


Dua puluh menit kemudian mobil yang alana kemudikan sampai di cafe, ternyata cafe alana begitu ramai karena pas dengan jam makan siang saat ini.


''Aku lupa, ini jam makan siang dan cafe akan sangat ramai sekali. ''


gumam alana sambil masuk kedalam cafe dan masuk kedalam ruangannya.


''Aku belum sarapan nih, makanya mual mual dan muntah lagi. ''


ucap alana sambil mengelap mulutnya dengan tissue.


Alana kembali ke ruangannya dan duduk di sofa sambil merebakan kepalanya di sandaran sofa, alana langsung menelphone meta untuk mengirim makanan dan jus lemon ke ruangannya.


Tak berselang lama pintu ruangan alana di ketuk dan meta lah yang masuk dan langsung menata makanan di meja di dalam ruangannya alana.


''Kamu kenapa datangnya siang banget dan itu tanda cintanya banyak banget, mau pamerin yah ke aku yang jomblo. ''


ucap meta dan alana langsung tertawa.


''Lupa aku meta, kalau kamu masih jomblo, kamu kenapa kalah sama asti, dia menambatkan hatinya ke mas willi asistennya ibu, kamu kenapa gak nerima rido ajah sih, dia kan sama sama jomblo seperti kamu. ''


ucap alana sambil meminum jus lemon nya.

__ADS_1


''Aku takut lana, dulu rido PHP in asti dan ahirnya asti jadi sama mas willi, makanya aku gak nerima rido, takut jadi korban PHP nya. ''


''Jangan berburuk sangka, kak rido kayanya serius deh ke kamu meta, coba kasih kesempatan buat kak rido deketin kamu, pasti kamu akan tau seberapa besar keseriusannya. ''


''Iya mau aku fikir fikir dulu, tunggu tunggu....kamu ko tumben pake make up dan tebal banget make up nya loh alana. ''


''Aku pengen ajah merias wajah aku, meta aku merasa aneh sama diri aku sekarang, aku seperti cewe gatel loh, setiap melihat kak raihan sudah rapih dan akan ke rumah sakit, pasti aku agresif minta di sentuh, aku kaya cewe gatel gak sih meta?? ''


''Gak lah, gatel ke suami sendiri itu dapat pahala loh alana dan bagus kan jadinya suami kamu gak akan berpaling ke lain hati karena istrinya jago di atas ranjang. ''


''Stop meta, kamu bicara kok gak di saring, siapa yang jago di ranjang. ''


ucap alana sewot karena gak terima di bilang jago main ranjang, meta langsung menepuk jidatnya dan pusing dengan alana yang begitu oon menurutnya.


''Kamu itu pinter atau kelewat pinter sih alana, jadi oon loh kamu, maksud aku itu bukan kamu jago main ranjang, itu hanya perumpamaan, suami kamu gak akan mencari wanita lain, kalau istrinya selalu melayaninya dengan service full. ''


ucap meta dan alana mengangguk.


''Aku pamit ke cafe lagi, rame banget soalnya hari ini, daah alana.... ''


ucap meta dan alana mengangguk.


Meta keluar dari ruangan alana dan alana langsung memakan makanannya sambil memainkan handphone nya.


.


.


.



.


.


.

__ADS_1


......................


__ADS_2