Impian Dalam Rindu

Impian Dalam Rindu
Impian Dalam Rindu 19


__ADS_3

Alana di antar pulang oleh teguh dan teguh langsung pamit setelah alana keluar dari mobil.


''Alana pak teguh bicara apa ajah?? '' tanya mba rani.


''Pak teguh gak mau cerita dan dia bilang besok saat di cafe ajah ceritanya. '' jawab alana.


''Iya juga sih yaudah deh kamu istirahat sana, besok siap tempur lagi deh, kalau mba besok off. '' ucap mba rani dan alana langsung tertawa.


''Pantesan mba rani lembur, besok ternyata off. '' ucap alana.


''Besok mba mau pulang dulu, makanya sekarang lembur deh biar di ijinkan libur. '' ucap mba rani.


Alana pamit pada mba rani untuk istirahat, alana langsung masuk dan membersihkan tubuhnya.


''Besok aku punya feeling gak enak nieh, ada apa yah sebenarnya. '' gumam alana sambil merebahkan tubuhnya di kasur.


Tak lama alana langsung terlelap dalam tidurnya, hingga pagi ketukan di pintu kamarnya membangunkan alana dan alana langsung membuka pintunya.


''Ya ampun alana kamu baru bangun, ini udah mau jam tujuh loh, mandi sana. '' ucap meta dan alana langsung kaget dan benar sudah jam tujuh.


Alana langsung masuk dan berlari ke kamar mandi untuk segera mandi.


''Kenapa meta?? '' tanya asti saat menghampiri meta.


''Itu si alana baru bangun, kalau aku ga gedor pasti dia kesiangan tuh, kerja masuk jam delapan jam segini baru bangun. '' jawab meta.


''Kebiasaan dia deh, kayanya si alana gak pasang alarm di handphone nya deh. '' ucap asti dan meta mengangkat bahunya tanpa komentar.


''Lana kita berangkat duluan yah....'' teriak meta.


''Oke, makasih dan hati hati.....'' jawab alana berteriak kembali dan asti hanya tertawa mendengarnya.


Meta menutup pintu kamar alana dan langsung berangkat bekerja, karena jarak cafe meta lebih jauh dari alana.


Sepuluh menit kemudian alana selesai mandi dan bersiap, alana langsung memakai sepatu dan topinya, alana langsung keluar kamarnya dan menguncinya.


Alana berjalan sendirian dengan santai, karena jam juga belum menunjukan jam delapan jadi masih ada sedikit rehat.


''Kok sampe bablas sih, biasanya kan jam tujuh udah rapih dan beli sarapan, ini setengah delapan baru rapih dan berangkat kerja. '' gumam alana dalam hatinya.


Di cafe sudah ramai dan semuanya memanggil alana dan mereka tiba tiba senang dengan kehadiran alana dan alana kaget melihatnya.


''Kalian kenapa kesurupan yah?? '' tanya alana saat isi absensi dan rido langsung menjewer kuping alana.

__ADS_1


''Sakit kakak, tega banget sih telinga aku di jewer. '' ucap alana sambil pura pura mengaduh sakit di telinganya.


''Lebay, gak kena juga. '' ucap rangga.


''Kamu kok datangnya siang, kakak kira kamu libur kerja lagi loh. '' ucap rido.


''Kalau lana libur lagi, nanti gaji alana di potong lagi dong, bangkrut. '' jawab alana.


''Ada apa sebenarnya??, tumben cafe ramai gini sama pekerja sift dua. '' ucap alana.


''Pak teguh yang minta semua karyawan masuk, kecuali rani, adit sama luna, mereka lembur jadinya sekarang off dan sisanya pagi ini masuk, ada sedikit pengumuman katanya. '' ucap rangga dan alana mengangguk.


''Alana ahirnya kamu masuk juga, kita khawatir kamu gak masuk loh, pokonya kacau deh. '' ucap dodi namun saat akan melanjutkan ucapannya pak rasyid menyenggol lengan dodi dan dodi langsung diam.


''Ada apa sebenarnya?? '' tanya alana.


''Kita tunggu pak teguh datang, katanya dia sudah di jalan menuju kesini. '' jawab rangga dan alana mengangguk.


Semua karyawan cafe menunggu di dalam area cafe dan tak lama pak teguh datang dan semuanya berbaris rapih, alana baris di belakang dengan team nya, rangga dan rido.


Pak teguh langsung berdiri di depan di dampingi pak heru manager sift satu dan mba clara manager sift dua, teguh sedang mencari keberadaan alana namun tak ada dan teguh langsung bertanya pada pak heru


''Heru, alana gak masuk hari ini, apa dia taunya kerja siang hari ini?? '' ucap pak teguh.


''Selamat pagi semuanya.....'' ucap salam pak teguh.


''Pagi juga pak.....'' jawab kompak semua karyawan.


''Barisannya di rapihkan, perempuan di depan semua dan untuk alana risyana, berbaris paling depan yah, kamu yang akan jadi topik pengumuman hari ini, ayo semua benarkan barisannya. '' ucap pak teguh.


''Kok aku sih kak, emang aku salah apaan yah. '' ucap alana pada rido.


''Udah jangan protes, sana kamu maju ajah ke deoan sekarang alana. '' jawab rangga sambil mendorong alana untuk maju ke depan.


Alana langsung berjalan ke depan dan berbaris paling depan.


''Semua sudah rapih dan saya akan mulai dengan pengumumannya, jangan protes dan kalian harus patuh, kecuali kalian siap mengundurkan diri kalau tidak patuh dengan peraturan saya. '' ucap pak teguh dan semua berkata siap.


''Pagi ini saya sengaja meminta semua karyawan masuk pagi, maaf mengganggu waktu istirahat yang baru pulang kerja tadi malam, hari ini saya akan merombak sift satu dan sift dua, kalian akan di biasakan dengan menu makanan baru yang di buatkan alana, yang paling faham hanya sift alana dan sift dua semuanya gak memahami makanan dan tatacaranya, hingga kemarin akibatnya fatal sekali, koki sift dua melakukan kesalahan dan tamu yang datang sampai akan menuntuk cafe ini, saya harap kalian patuh dengan aturan saya, heru dan clara sudah mengatur sift kalian semua dan perubahan team kalian, silahkan nanti manager sift masing masing yang akan memberikan keanggotaan team baru untuk sift satu dan dua, khusus untuk alana kamu non sift dan jam kerjanya akan di rubah, hari ini ada dua koki baru yang akan masuk di cafe ini untuk menambah team kalian, semoga cafe ini bersih kembali dan kembali ramai seperti biasa, terimakasih untuk semuanya, selamat bekerja dan berhati hatilah saat menghidangkan makanan kepada tamu. '' ucap pak teguh dan semua berucap siap.


Alan hanya bisa kebingungan sendiri, dua hari dia gak masuk cafe semua jadi berubah.


Pak heru dan mba clara langsung mengumumkan pembagian sift kerjanya, rido dan rangga ternyata satu sift kembali.

__ADS_1


Alana hanya diam dan duduk di kursi karyawan, hingga suara mba clara memanggilnya.


''Alana ayo ikut kita ke ruangan pak teguh sekarang, khusus kamu ada perubahan pekerjaa soalnya. '' ucap mba clara dan alana mengangguk.


Alana berjalan mengikuti mba clara dan langsung ikut masuk kedalam ruangan pak teguh dan enam koki langsung keluar setelah alana, pak heru dan mba clara masuk.


Alana langsung duduk di himpit mba clara dan pak heru.


''Alana, menu makanan kamu sangat laris disini dan kemarin koki sift dua melakukan kesalahan dengan mengubah resep makanannya dan hasilnya makanan itu berubah jadi racun alis gak layak makan, tamu langsung murka dan mengancam akan menuntut cafe ini, saya sudah memberhentikan kokinya dan ternyata koki itu tidak menyukai kamu, karena menu kamu menjadi andalan di cafe ini, kamu mulai sekarang kerjanya masuk pukul sebelas siang dan pulang pukul delapan malam yah, di potong istirahat satu jam, kamu hanya di tugaskan untuk membuat menu makanan dan meracik bumbu sajah, enam koki nanti akan melanjutkan masakannya, kamu boleh membantu memasak, tapi jangan membuat kamu kelelahan memasak dan memudahkan enam koki di dadur, kamu faham alana?? '' ucap pak teguh dan alana mengangguk.


''Kamu mau pulang lagi atau mau tetap disini?? karena kamu kan jam sebelas siang kerjanya. '' tanya pak teguh.


''Saya di cafe ajah pak dan kalau soal libur kerja bagaimana pak?? '' ucap alana.


''Libur kamu tetap hari rabu alana dan jangan libur hari sabtu atau minggu, itu waktu dan hari yang padat tamu di cafe ini, pakaian kamu di ganti yah dengan pakaian yang berbeda dari yang lainnya, semua karyawan juga pakaiannya akan ganti mulai besok, karena hari ini malam baru di antar seragam cafe barunya. '' jawab pak teguh dan alana mengangguk.


''Untuk heru dan clara kamu bisa kembali ke team dan saya harap kalian bisa atur yah perimbakan sift baru nya, alana tetap disini, ada yang saya mau bicarakan dengan kamu. '' ucap pak teguh dan semua patuh.


''Alana nanti siang kamu ada tugas mengirim makanan ke perusahaan adi perkasa, perusahaan itu milik om saya dan dia ingin mencicipi masakan kamu, buatkan hidangan makanan enak yah, nanti jam dua belas siang riyan akan datang untuk menjemput kamu, jangan takut yah, karena om saya itu baik dan dekat juga dengan riyan, kamu mengerti alana?? '' ucapa pak teguh dan alana mengangguk.


''Saya permisi ke dapur pak, mau membantu memasak khusus hari ini ajah, dari pada saya melamun. '' ucap alana dan pak teguh mengiyakannya.


''Kenapa sih kalau urusan dengan yang namanya riyan pasti membuat tubuhku cape. '' gumam alana dalam hatinya saat keluar dari ruangan pak teguh.


.


.


.



.


.


.


.


.


......................

__ADS_1


__ADS_2