Istri Antikku, Istri Cantikku

Istri Antikku, Istri Cantikku
Pertunangan


__ADS_3

Arka, Agas dan juga Bastian menghadiri ulang tahun pernikahan tuan Agara. begutupun dengan clara dan juga siska.


sejak kejadian di rumah raynand siska memang telah pindah ke tempat lain, namin usahanya mendekati raynand semakin gencar. hal itu di rasakan oleh bi rani yang merasa terganggu dengan kedatangan siska yang hampir setiap hari.


"selamat ya tante, om.." siska memeluk bu rani dengan membawa sebuah bingkisan yang berisi hadiah.


"iya terimakasih, maaf ya nak siska kami harus menemui tamu yang lain"ucap bu rani yang menggandeng pak wilan.


saat itu arka agas dan juga bastian sedang berbincang dengan rayhan dan di ikuti oleh clara juga ada disana.


"kak han, dimana raynand?"tanya bastian.


"sedang bersiap-siap, sebentar lagi mungkin juga akan turun" rayhan menatap ke arah kamar rayhan.


selang beberapa saat raynand turun dengan stelan jas nya yang terlihat sangat tampan dan juga rupawan.


"kalian datang rupanya, gue kira di tempat biasa"ucap raynand.


"ya kali kita gak datang, tante rani itukan udah gue anggap kaya nyokap gue sendiri"ucap agas.


"gue gak mau kali punya sodara playboy kaya lo" raynand menoyor kepala agas.


candaan itu memang sering terlontar dari mulut mereka.


saat semuanya sedang asik berbincang, perhatian mereka tiba-tiba tersita dengan kedatangan keluarga malik yang datang bersamaan dengan keluarga soedirja.


"my future wife"celetuk bastian


"sstt" agas mengisyaratkan bastian untuk menjaga ucapannya.


Raynand tak henti memperhatikan kanaya yang datang dengan keluarganya.


'kenapa naya bisa datang dengan om fahmi dan tante erika' raynand tak berkedip menatap kanaya yang malam ini teelihat sangat cantik.



Raynand mendatangi keluarga soedirja dan keluarga malik. ia menyalami satu persatu orang dan tiba-tiba raynand memeluk naya tanpa memperdulikan siapapun.


"ray apa yang kamu lakukan?" kanaya mendorong raynand namun raynand enggan melepasnya hingga pak malik yang menarik raynand.

__ADS_1


melihat kejadian itu pak wilan dan bu rani mendatangi raynand.


"jangan sentuh anakku ray, kamu harus bisa jaga sikap"


"pa, aku masih cinta sama naya. dan aku yakin naya juga seprti itu"raynand mencoba menjelaskan tentang perasaanya kepada ayah kanaya.


"kamu tidak perlu berkata apapun untuk membela diri kamu ray"


"pa, udah pa gak enak. inikan acaranya mama rani sama papa wilan"


pak malik mulai mengatur nafas dan menenangkan dirinya yang saat itu tersulut emosi mengingat kejadian yang ia lihat.



Raynand tak henti menatap kanaya yang berada di dekatnya saat itu.


"jeng safira pak malik kalian datang bersama pak fahmi dan juga bu erika?"


"iya jeng kami memang sudah berencana untuk datang bersama" sahut bu safira.


"oh iya jeng maaf ya atas ketidaknyamanannya karena sikap ray"


mereka terus berbincang hingga acara puncak berlangsung. dan saar itu pak malik mengumumkan tentang pertunangan antara kanaya dan juga arka yang akan berlangsung pekan depan.


"papa.. papa keterlaluan" kanaya berlari meninggalkan orang tuanya dengan air mata yang mengalir deras.


Raynand yang melihat itu langsung menyusul kepergian kanaya.


"ka lo harus jelasin ini ke gue!" bastian terlihat tidak menyangka dengan pengumuman tentang pertunangan sahabatnya itu yang secara tiba-tiba.


"gue berusaha menolak karna gue tau ray mencintai kanaya. tapi lo tau kan gue paling gak bisa menolak permintaan nyokap gue"arka merasa tidak enak dengan keputusan orangtuanya yang menyakiti banyak pihak.


☆☆☆☆☆


Di tengah guyuran hujan kanaya menangis sejadi-jadinya hingga raynand yang akhirnya berhasil menemukannya.


"nay.. kamu jangan nekat. mending kita pulang" ucap ray membujuk kanaya.


"aku tau kita udah cerai ray, tapi papa ga bisa seenaknya jodohin aku sama arka"

__ADS_1


"jadi kamu gak tau soal ini" kanaya menggelengkan kepalanya sekilas.


Raynand perlahan memeluk kanaya di tengah guyuran hujan. saat menyadari hal itu kanaya segera mendorong tubuh raynand."jangan dekati aku ray, mending kamu urus pacar kamu siska"


"siska, aku gak ada apa-apa dengan siska kanaya! tapi kenapa kamu bahas masalah siska nay " raynand memastikan namun kanaya sudah lebih dulu di jemput oleh arka yang saat itu di perintahkan oleh orang tuanya.


-


"aku tau kamu tidak tau soal ini, tapi plis jangan bersikap seperti ini. apa kamu tidak perduli dengan kesehatan om malik?" ucap arka


kanaya menatap lekat arka yang masih sibuk mengemudikan mobilnya. 'arka bener, gimana kalo penyakit papa kambuh'


"terus keadaan papa gimana"


"untungnya om malik baik-baik aja. dan sekarang aku harus antar kamu pulang. tapi sebelum itu kamu harus berganti pakaian."


kanaya menuruti ucapan arka dan segera mengganti pakaiannya saat arka mengajaknya turun di sebuah toko yang menjual pakaian wanita.


"tapi ka, apa kamu tau masalah ini?"


"hemm"


"ternyata kamu gak sebaik yang aku kira ka, bahkan kamu tau soal ini dan kamu tidak menolak?"


"nay kamu jangan turun, ini udah malem nay"


Kanaya tidak memperdulikan ucapan arka dan segera turun dari mobil arka dan memilih menaiki taksi. di sepanjang perjalanan pulang kanaya terus menyeka air mata yang sedari tadi mengalir di wajahnya.


.


.bersambung.


ni author mau kasih detile soal keluarga arka ya guys.


▪Arkana Soedirja


arka adalah anak tunggal dari Fahmi soedirja dan juga Erika soedirja.


arka memang terkenal dengan sikap dinginnya terhadap wanita. keluarga soedirja juga memiliki perusahaan besar yang bernama Soedirja Corp. nama itu di ambil dari nama kakeknya yang memang saat itu adalah pendiri perusahaan itu.

__ADS_1


.


.


__ADS_2