Istri Antikku, Istri Cantikku

Istri Antikku, Istri Cantikku
Ruang VIP


__ADS_3

beberapa orang yang ada di ruangan itupun tertegun mendengar ucapan Kanaya yang menyebut Raynand sebagai suaminya. perasaan Arka mencelos, seorang yang ia temani dia tahun terakhir kembali menjadi milik orang lain.


"apa yang kamu katakan Arya, aku calon suamimu! " saat itu Arka masih belum sadar jika Kanaya benar-benar sudah mengingat semuanya.


perlahan ia melangkah dan mendekat ke arah Kanaya yang masih terduduk di ranjang rumah sakit. Arka menangkup wajah Kanaya dan memperhatikan kedua manik matanya lekat.


"katakan aku siapa Arza?!" rahang yang mengeras membuat Kanaya tau bahwa saat ini Arka tengah menahan amarahnya.


"apa yang kau katakan Arka, kau adalah Arka! orang yang selalu baik padaku dan selalu ada untukku."


"selain itu.. " Arka berusaha membuat Kanaya mengatakan apa yang ingin ia dengar.


"dengar Arka, Naya sudah mengingat semuanya. kau tidak bisa memaksanya untuk mengatakan apa yang ingin kamu dengar. karena memang ini yang seharusnya. Naya adalah istriku, dia bukan Calon istrimu Arza dimana saat itu Naya amnesia! "


penjelasan yang baru saja diungkap oleh Raynand menjadi fakta yang sangat mengejutkan bagi Kanaya. terlebih Kanaya benar-benar tidak mengingat ketika ia bersama dengan Arka. bahkan dirinya yang sudah bertunagana dengan Arka pun lupa bagaimana gak itu bisa terjadi.


Raynand meraih tangan Kanaya dan melepas cincin yang melingkar di jari manis Kanaya. Raynand lalu mengembalikan cincin tersebut kepada pemberinya, siapa lagi kalau bukan Arka.


"enggak, ini gak bisa terjadi. kau calon istriku Arza. dan selamanya tetap begitu!" ucapan Arka penuh penekanan dan membuat Kanaya terhenyak dengan suaranya yang tegas dan dingin.


setelah mengatakan itu semua, Arka melenggang pergi dari ruang rawat Kanaya dengan diikuti Agas dan Bastian. namun sebelum itu Agas dan Bastian juga memberi dukungan untuk Raynand yang juga sahabatnya.


"selamat Ray, Kanaya sudah mengingat semuanya. tapi aku harap hubunganmu dengan Arka akan membaik." ujar Agas.


"iya Ray, apa yang dikatakan oleh Agas benar. kalo gitu aku akan menyusul Arka. aku akan membantu menjelaskan semuanya"


penuturan Bastian dan Arka sedikit banyak memberi angin segar untuk Raynand. namun ia juga masih khawatir jika nanti Arka kembali ingin merebut Kanaya.


Rayanand menatap wajah istrinya yang terlihat pias. ia lalu mendekatkan dirinya dan memasukkan Kanaya ke dalam pelukannya.


sementara Arka melajukan mobilnya dalam kecepatan tinggi. ia parkiran Mobilnya di basemen sebuah klub tempat dimana sering ia datangi bersama dengan agas dan juga Bastian.


pikirannya yang kacau memaksa Arka lebih banyak meminum alkohol malam ini. ia tidak perduli dengan larangan dari Bastian dan juga Agas yang sedaru tadi menemaninya.


"sudahlah Agas, jangan mencegahnya lagi. biarkan Arka meluapkan semua apa yang dia rasakan. melupakan seseorang yang sangat kita inginkan memang sangat susah, dan hanya ini slaah satu jalan yang bisa kita lupa meskipun hanya sekejap" tutur Bastian yang mendadak terlihat serius.


sontak Agas mengingat ketika Bastian merasa sangat hancur ketika ia harus melupakan Kanaya saat ia Benar-benar jatuh hati kepada Kanaya waktu dulu. untung saja Bastian tidak berlarut-larut dalam perasaannya.

__ADS_1


karena yang agas tau jika seorang pemain benar-benar jatuh hati, ia akan sangat susah melupakan orang yang membuatnya berubah. kehadiran Kanaya di hidup mereka memang banyak sekali membuat perubahan. seperti pada Bastian, yang awalnya seorang laki-laki yang suka bermain perempuan, saat ini lebih selektif menjalin hubungan. meskipun ia sering mengatakan akan bersenang-senang dengan banyak gadis, namun itu hanya buah bibir untuk mengisi keheningan semata.


sementara perubahan yang lainnya adalah Arka. seseorang yang sangat kamu dengan perempuan bahkan bisa dikatakan sulit jatuh hati, ia justru harus memberikan perasaannya kepada seorang gadis yang adalah istri dari sahabatnya sendiri. dan saat ini persahabatan yang sudah di jalin lama justru harus retak karena perasaan Masing-masing. padahal sudah banyak yang tau jika selama ini ada seseorang yang selalu setia menunggunya, yaitu Naura. teman semasa dibangku SMA yang perasaannya tetap dijaga hanya untuk seorang Arka.


entahlah bagaimana nantinya. yang jelas saat ini Raynand tengah bahagia ketika belahan jiwanya yang lama dipisahkan dsrinya kini kembali untuknya. meskipun harus menggires luka baru demi mengobati luka lama.


pyar


lamunan Agas buyar begitu saja ketika mendengar suara gelas pecah yang saat itu ada digenggaman Arka. darah segar mengalir dari pecahan gelas yang menancao ditelapak tangannya.


Bastian dan juga Agas segera menghampiri Arka, namun saat itu seseorang lebih dulu membantu Arka.


"biar aku yang mengobatinya" ujarnya dan membawa Arka kesebuah ruang VIP di Klub tersebut.


"Valdo, tolong bantu aku"


"okey Nau, kamu tolong siapkan tempatnya lebih dulu. speetinya Arka sudah mabuk berat"


ya, seseorang yang akan mengobati Arka adalah Naura. gadis lembut yang setia menanti Arka meskipun Arka tidak memiliki perasaan untuknya. justru seseorang yang benar-benar mencintainya adalah Valdo, orang yang ia anggap sahabat.


Agas dan Bastian pun mengikuti mereka kedalam ruangan VIP. disana Naura melepas sepatu dan membaringkan Arka diatas sofa panjang. perlahan ia mencabut serpihan gelas yang menancap ditelapak tangan Arka.


"sebenarnya apa yang terjadi dengan Arka? kenapa dia bisa seperti ini"


"dengar Naura, Arka sedang patah hati. dia harus menerima kenyataan bahwa Kanaya sudah mengingat segalanya dan melupakan pertunangan yang pernah ia lakukan dengan Arka."ujar Agas


"jadi Naya sudah kembali dengan Rayanand?"


"sperti yang kamu lihat sekarang Nau, Arka menjadi sangat kacau karna hal itu." kini Bastian menimpali ucapan Naura.


"bagaimana itu bisa terjadi, terakhir kali waktu Naya di luar kota dia masih belum mengingatnya? " celetukan Valdo membuat Agas dan Bastian mengerutkan dahinya. seakan tau apa yang dipertanyakan oleh Agas dan Bastian, Valdo segera menjelaskannya tanpa ada yang memintanya.


"emm kalian pasti heran kenapa aku tau soal itu? "


"awalnya si iya, tapi aku ingat kalau Naya itu model terkenal. kau pasti tau karena pemberitaan ketika dia diculik waktu itu kan"


"haha iya.. aku tau karena itu" Valdo tersenyum kikuk. untung saja ia tidak ketahuan kalau orang yang dibalik itu semua adalah dirinya yang mendapat perintah dari Naura.

__ADS_1


"ehem.. lebih baik kita keluar, kita biarkan Arka istirahat. oh ya Bastian Agas, aku ingin mendengar detil kejadian bagaimana bisa Arka sekacau ini! "


"mari.. "


kini semuanya beranjak pergi dari dalam ruangan VIP. dan tersisa Arka yang terbaring diatas sofa.


_


senyum terus mengembang diwajah Raynand. pagi ini Rayanand membawa Kanaya kerumahnya. saat itu ia merawat Kanaya dengan sangat baik. hingga Kanaya tersenyum dan menatap Raynand dengan heran.


"kenapa seperti ini Ray?"


"seperti ini bagaimana Naya? "


"kenapa sejak dari rumah sakit kau sangat memanjakanku? "


"karna memang itu yang ingin aku lakukan untuk istriku"


"tapi Ray, sejak aku amnesia apa kau tinggal sendiri? "


"emm ya, awalnya aku tinggal bersama dengan kak han dan istrinya yaitu Siska. tapi aku benar-benar tidak bisa melupakanmu jadi aku memilih pindah. karena setiap sudut rumah yang kita tempati dulu benar-benar membuatku selalu mengingatmu. "


"ohh jadi kau pindah kesini supaya kau tidak mengingatku? kamu mau lupain aku ray? "


"no.. no.. itu semua gak bener. justru aku pindah untuk menjadi seorang Raynand yang sukses. dan aku berniat mencari keberadaan istri ku yang entah hilang kemana"


mendengar apa yang diungkapkan oleh Raynand, itu berarti Raynand sengaja dipisahkan darinya.


"lalu kenapa kau mencariku? siapa yang memisahkan kita? "


Raynand tersenyum tipis dan duduk berjongkok dihadapan Kanaya. "dengar nay, itu semua udah gak penting"


"pasti itu kerjaan dari ayah dan bunda ku kan Ray? "


"dengar Nay, mereka melakukan itu karena mereka salah paham. mereka menganggapku membahayakan hidupmu. jadi wajar jika orang tua ingin melindungi putrinya. dan untuk nanti, aku akan menemui mereka dan menjelaskan semuanya sehingga hubungan kita akan baik seperti dulu"


Raynand kembali memeluk istrinya dan beberapa kali mengecup puncuk kepala Kanaya dengan penuh kasih sayang.

__ADS_1


.


. Bersambung


__ADS_2