Istri Antikku, Istri Cantikku

Istri Antikku, Istri Cantikku
Merebutnya Kembali


__ADS_3

Apa yang ada di pikiran seorang gadis jika seorang laki-laki tiba-tiba memeluknya? tentu saja itu gila bukan. itulah yang di pikirkan oleh kanaya saat raynand tiba-tiba melakukan hal itu terhadapnya.


kanaya masih setia menatap langit-langit kamar nya sembari mengingat tentang kepribadian raynand yang ia baca di salah satu situs internet, ya memang seterkenal itulah raynand yang saat ini.


"pak ray itu benar-benar playboy deh kayaknya, aku harus bisa jaga jarak darinya." kanaya sibuk bergumul dengan pikirannya. sesaat ia teringat dengan sesuatu yang membuatnya tiba-tiba bangkit dari posisinya saat ini.


"aku harus menghubunginya sekarang bukan. karna amnesiaku aku lupa apa kesukaannya dulu"


sambungan berdering menunjukan panhgilannya hanya tiggal menunggu konfirmasi daei sang pemilik ponsel. selang beberapa detik, sambungan itu terhubung denga orang di seberang sana.


"halo..ada apa manja?"


"kan... gak asik ah, belom juga ngomong apa-apa udah di bilang manja" kanya mengerucutkan bibirnya karena rasa sebalnya, dan hal itu sudah di duga oleh orang di seberang sana sehingga terkekeh.


sudah satu setengah tahun ini kanaya dekat dengan orang itu, ia bahkan sangat manja terhadap orang itu. sifat kanaya memang banyak berubah semenjak sadar dari koma akibat kecelakaan tersebut.


dalam kata lain kanaya bersifat seperti anak remaja adalah hal wajar bagi kanaya, karena kanayapun tidak mengetahui bahwa dirinya sudah menikah. dia masih merasa bahwa dia adalah gadis yang belum berumah tangga.


"iya sorry-sorry za... emang ada apa kamu telfon sekarang? kamu kangen, mau ketemu atau apa?"


"emm mau makan malem di temenin sama si kulkas, malam ini gak mau denger penolakan! kalo aka gak mau, arza marah ya.."


"siap tuan putri.. sekarang kamu bersiap 30 menit lagi aku sampai"


tanpa menunggu lama, kanaya segera mengganti pakaiannya. ia tidak sabar ingin berkeluh kesah sekaligus memberi hadiah untuk orang itu.


setelah beberapa saat kanaya tengah siap untuk pergi makan malam dengan orang yang spesial yang selalu ada di sampingnya. selang beberapa saat ia tengah di jemput oleh orang itu dan segera menuju restoran langganannya.


"ada apa denganmu malam ini, kenapa kau terlihat sangat cantik?"


"jangan merayuku ka, aku sedang marah.."


"iya maafkan za, aku hanya telat beberapa menit saja kan?"


seketika kanaya membulatkan matanya mendengar ucapan arka yang terus membuatnya kesal.


ya, orang spesial yang di anggap kanaya adalah arka soedirja. arka selalu ada di samping kanaya sejak ia siuman dari komanya, dan ia mengalami amnesia sehingga dia tidak pernah mengingat masalalunya. iapun tidak pernah tau jika dirinya sudah menikah dengan raynand.


"aka apa kau tidak bisa berhitung? kau telat 20 menit dan aku sangat tidak suka itu"

__ADS_1


arka terkekeh mengetahui kekasihnya yang sedang merajuk. arka bahkan sengaja membuat kanaya menjadi lebih kesal dengan kekehannya.



dan yang lebih membuat kanaya marah adalah ketika dirinya mendapati fotonya yang di ambil oleh arka ketika sedang merajuk.


"lihatlah manja, kau sangat jelek jika sedang seperti ini" arka kembali tertawa sembari menunjukkan gambar di ponselnya yang melihatkan kanaya mengerucutkan bibirnya dengan pandangan yang sedikit tidak bersahabat.



"kalau kau terus begini, lebih baik aku tidak jadi makan. dan aku mau pulang!" ucapan yang awalnya hanya candaan kini, ucapan itu menjadi penekanan bagi arka. dan arka sangat tau, jika kekasihnya sudah seperti itu. hanya satu cara yang bisa menenangkannya yaitu..


tiba-tiba saja saat kanaya hendak bangkit dari tempat duduknya, arka lebih dulu memberinya sebuah gelang keluaran terbaru dari merk kesukaannya.


binar yang tersorot dari mata kanaya menunjukkan saat ini ia tak lagi marah terhadap arka.


arka memang sangat tau, kelemahan kanaya adalah kejutan. ia tidak bisa marah berlama-lama jika arka sudah seperti saat ini.


"maaf sayang, aku terlambat hanya karena ini!" ucapan arka terdengar sangat merdu di telinga kanaya saat itu. dan seperti biasa, kanaya akan memeberikan sebuah pelukan hangat untuk arka.


"makasih aka, aku sangat menyukainya. tapi lain kali aku tidak suka jika kau terlambat dan membuatku kesal." arka melihat wajah kanaya yang sangat terlihat bahagia dalam pelukannnya. wjahnya begitu terlihatbseperti anak kecil yang baru saja me dapatkan mainan kesukaannya.


entah karena apa, kanaya memang berubah drastis. dari sikap dan sifatnya! sejak bangun dari komanya, kanaya lebih manja dan cepat marah.


"tada.." kanaya mengeluarkan sebuah kotak yang terlihat seperti kado untuk arka.


"apa ini, boleh aku buka?"


"tentu saja, bukalah. aku ingin lihatbkeu suka atau tidak dengan pilihanku."


sebuah arloji keluar dari kotak itu, dalam beberapa detik hal itu membuat arka menyunggingkan senyumnya.


"untuk apa kau repot-repot membeli ini untukku za?"


"kenapa, apa kau tidak suka?" kanaya mengerutkan dahinya.


"aku sangat menyukainya za, tapi untuk apa kau memberiku hadiah?"


"untuk merayakan untuk kontrak pekerjaanku yang baru dengan perusahaan RK GROUP ka."

__ADS_1


"RK group?" arka terlihat terkejut mengetabui nama perusahaan yang saat ini mengontrak kanaya sebagai model produknya.


"ada apa apa ka, kelihatannya kau tidak suka?"


"tidak papa, sudah lupakan. leboh baik kita nikmati makan malam ini.."


dan kini tibalah saatnya mereka berdua untuk menikmati makan malam mereka dengan beberapa obrolan kecil. sementara itu di seberang sana ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka berdua.


-


brakk...


seseorang memnggebrak sebuah meja di hadapannya. "lalu apa lagi yang kau ketahui tentang wanita itu?"


"mereke berencana akan menikah tahun ini tuan" ucap orang di seberang sana.


"baiklah, setelah ini cari lebih banyak informasi"


klik


raynand menutup sambungan yelfonnya dengan anak buahnya behitu saja, sedangkan saat ini ia terlihat begitu marah setelah mengetahui istrinya akan menikah lagi. memang sejak dulu raynand belum resmi bercerai, mungkin di mata agama mereka sudah berpisah. namun mereka masih sah suami istri di mata negara.


"lihat saja arka, aku tidak akan membiarkan pengkhianatanmu ini. kau tau aku sangat mencintai istriku. dan kau, kau sengaja memanfaatkan istriku yang saat ini mengalami amnesia. dan perlahan kau ingin menggantikan posisiku di hidup kanaya. aku berjanji, aku akan merebutnya kembali darimu!"


selain raynand terkenal dengan dirinya yang suka main perempuan, raynand juga sangat kejam dengan rivalnya. ia tak segan membuat perusahaan yang mecuranginya hancur tanpa sisa.


di lain tempat rayhan dan siska begitu khawatir dengan perubahan sikap raynand dengan sering bergonta ganti wanita hanya untuk menemaninya.


"han, mungkinkah ray bisa kembali seperti dulu?" siska menatap rayhan yang kini sibuk berkutat dengan laptopnya. dan setelah mendengar ucapan siska, ia segera mebghentikan aktifitasnya dan menghampiri siska yang saat ini duduk disofa di ruangan tersebut.


"entahlah siska, sejak kanaya tidak biaa ia temui ia memilih membangun perusahaan baru yang ia pimpin. dan setelah perusahaan itu sangat sukses, ia lupa akan moral hidupnya." rayhan mwngusap lembut rambut istrinya yang kini tengah mengandung buah hatinya.


"aku rasa hanya nayalah yamg bisa membuat ray kembali seperti dulu han" celetukan siska menyadarkan rayhan akan sesuatu.


"kita bisa membuat ray kembali, karna yang aku tau saat ini perusahaan menjalin kerja sama dengan model baru yang bernama arza yang tak lain adalah kanaya"


seakan tau maksud dari suaminya, siska pun memeluk erat suaminya dengan senyum yang penuh maksud di wajahnya.


.

__ADS_1


.bersambung


.


__ADS_2