
Clara masuk ke ruangan dimana siska di rawat. clara menatap siska yang masih terpejam.
"kenapa belum bangun juga?!"lirih clara
clara berjalan mondar mandir mengelilingi ruangan. sesekali clara duduk dan memakan buah yang di sediakan pihak rumah sakit.
cukup lama setelah itu clara pergi ke toilet untuk membersihkan tangannya, detik berikutnya clara kembali menemani siska yag masih belum sadarkan diri.
"ini orang kenapa gak bangun-bangun, setau gue, dosis yang gue campur ke supnya cuma dikit deh supaya kanaya yang di tuduh."sesekali clara melirik ke arah pintu. "tapi ada bagusnya kalo lo mati sekalian, karena gue tau lo itu penghalang gue untuk deket sama ray" ucap clara.
-
"pak istri saya tidak bersalah"jelas raynand
"apa bapak ada bukti?" jawab salah satu polisi.
"tenty pak"ucap seseorang yang baru masuk.
Raynand menyunggingkan senyumnya saat melihat kedatangan rayhan yang di susul oleh agas.
"permisi pak, kami membawa bukti kalau kanaya tidak bersalah."
kini polisi mulai memeriksa bukti yang di bawakan oleh rayhan, beberapa saat alhirnya kanaya di bolehkan untuk pulang karena memang bukanlah kanaya pelakunya.
"nay, kamu gak papa kan?" tabya rayhan dan mengusap lembut pipi kanaya. sedangkan rayhan dan agas yang ada di bangku depan masih fokus memperhatikan jalan.
"gak papa kok ray"
setelah cukup lama menyusuri jalanan yang mulai sepi akhirnya mereka telah sampai. saat itu raynand membawa masuk istrinya, sedangkan agas dan rayhan langsung menuju ke rumah sakit.
saat itu bastian sudah lebih dulu mebemui clara, namun clara belum tau tujuan vastian ada disana.
bastian tersenyum miring dan menghampiri rayhan dan agas yang baru datang.
"aku pastikan dia tidak akan kabur!" ucap bastian
"kerja bagus"
kini rayhan agas dan bastian mengintrogasi clara di dalam ruangan siska di rawat.
Clara sangat marah merasa tidak terima dengan tuduhan yang di layangkan terhadap dirinya. namun apa daya bukti rekaman cctv yang ada di rumah raynand membuktikan dia yang telah mencampur sesuatu yang ada di meja dapur.
'breng*ek, kenapa gue bisa lupa kalo di rumah ray itu banyak sekali cctv'gumam clara.
"masih mau berkilah?" ucap agas.
"gue gak nyangka lo bisa berbuat seperti ini ra!" ucap bastian.
"ini bisa di jelasin, ini semua rencana siska sendiri."
__ADS_1
clara memilih untuk menuduh siska karena belum sadar.
"mana mungkin seseorang membahayakan dirinya sendiri clara?" sahut bastian.
"tapi ini memang kenyataannya bas"
saat mereka tengah berdebat siska mulai membuka mata dan kini membuka suara akan tuduhan yang clara tujukan padanya.
"aku tidak bersalah kak han" ucap lemah siska yang mulai bangkit.
"aku mwmpunyai bukti kalau yang dikatakan clara itu salah." rayhan mengerutkan dahinya.
"apa kamu sudah sadar sejak tadi?" tanya rayhan memastikan. ucapan rayhan pun di angguki oleh siska.
"lalu apa buktinya kalau kalian memang tidak bekerja sama"tukas agas.
"sebenarnya aku memang sudah dadar sejak tadi, aku mendengar sesuatu dari clara. dan saat clara ke toilet aku memutuskan untuk merekam ucapannya selanjutnya."
"mana rekamnannya biar kami dengarkan" bastian mulai menekan tombol play
◇ini orang kenapa gak bangun-bangun, setau gue, dosis yang gue campur ke supnya cuma dikit deh supaya kanaya yang di tuduh.tapi ada bagusnya kalo lo mati sekalian, karena gue tau lo itu penghalang gue untuk deket sama ray.
clara membelalakan matanya mengetahui ucapannya yang sudah di rekam oleh siska. dan kini polisi sudah membawanya ke kantor polisi.
☆☆☆☆☆☆
"nay kamu istirahat ya"
"kamu tenang, barusan kak han bastian dan agas sudah menangkap clara. ternyata dia yang bersalah. saat itu dia mengaku kerja sama dengan siska, tapi siska sendiri yang membuktikan clara berbohong."
melihat kanaya yang terlihat letih, raynand langsung memeluknya dengan lembut.
kanaya pun membalas pelukan hangat suaminya.
"ray.."
"hemm.." raynand menciumi puncuk kepala kanaya.
"apa kamu malu punya istri sperti ku?"
raynand menatap dalam istrinya, raynand berpikir kenapa istrinya tiba-berkata seperti itu kepadanya.
"apa yang kamu katakan nay? mungkin aku dulu selalu menghinamu. tapi semua itu hanya untuk menutypi gengsiku.!" jelas raynand.
"kenapa kamu gengsi?" kanaya mendongak menatap raynand.
"karna aku gengsi mengakui kecantikanmu sehingga aku selalu berkata kasar dan bahkan mengataimu antik!" raynand membalas tatapan kanaya. "tapi aku lebih suka kamu seperti ini. kamu seperti ini saja banyak sekali yang ingin merebutmu dariku, apalagi kalau kamj berpenampilan seperti saat itu"
"apa maksudnya seperti ini? maksudnya aku sangat jelek?" kanaya mengerucutkan bibirnya karena kesal.
__ADS_1
"istriku cantik banget kalo lagi marah" rayu raynand
"males ah pokoknya ngambek" sisi manja kanaya yang lama tidak muncul pun kini mulai timbul karena rasa nyaman yang ia rasakan di dekat suaminya.
melihat tingkah kanaya yang membuatnya gemas raynand lanvsung mencium bibir kanaya. kanaya pun mengikuti permainan dari raynand. dan setelah itu hanyalan pasutri itu sendiri yang tau kelanjutannya.
Disisi lain, clara yang berada di dalam jeruji besi pun merasa sangat marah.
"gue di khianati"
____flasback on____
"kenapa lo bawa gue ke kamar lo siska, lo tau kan di luar pasti kanaya sedang merayu raynand"
"kita biarkan dulu mereka senang-senang. tapi setelah ini gue pastika mereka akan menangis bomba khususnya di cewe antik itu" senyum menyeringai keluar dari bibir siska.
clara pun di buat bingung dengan ucapan siska "nangis bombai? maksud lo?"
"nanti gue alihin perhatian naya, saat itu lo campurin ini dikit aja di sup yang gue minta dari kanaya" siska mengeluarkan sebuah botol kecil yang berisi racun.
"ini racun?" ucap clara
"ia ini racun, tapi tenang aja gue gak akan mati kalo lo nyampurnya cuma dikit." jelas siska.
"tapi untuk apa lo racunin diri lo sendiri"
"tentu saja supaya kanaya yang di tuduh. dengan begitu semua akan menuduhnya karena merasa iri dengan kehamilanku"
siska dan clara yertawa bersama saat membayangkan keberhasilan rencana mereka.
____flashback off____
clara dalam keadaan kacau, dan kini ia sangat membenci siska. "kalian lihat saja. gue pastikan siska dan kanaya akan lenyap dari kehidupan raynand!"
.
.bersambung
.like
.coment
.vote
.and tambahkan sebagai favorite
tinggalkan jejak kalian supaya author semangat ngetiknya guys..
.
__ADS_1
.