Istri Antikku, Istri Cantikku

Istri Antikku, Istri Cantikku
Kerja sama


__ADS_3

kanaya berhenti di suatu tempat, ia merasa sangat kecewa dengan keputuaan orangtuanya yang menjodohkannya dengan arka tanpa sepengetahuannya.


sejak dulu tempat ini adalah tempat kanaya meluapkan rasa sedihnya. danau yang selalu membuat kanaya tenang dengan udara sejuknya.


"kenapa ini terjadi di kehidupanku tuhan??" kanay tidak perduli walau masih dalam keadaan basah kuyup


kanaya tidak habis pikir dengan apa yang menimpanya saat ini, saat ini bahkan ia berharap hanyalah mimpi buruk. namun berulang kali menampar pipinya berharap bangun dari tidurnya hanyalah sia-sia.


"apa yang kamu lakuin, kamu gila?" arka menahan tangan kanaya yang terus berusaha memukuli dirinya sendiri.


"iya aku gila, gila karna kalian semua! kenapa hidupku terus di permainkan arka? pertama raynand yang tiba-tiba mengajakku menikah saat aku tidak sadar, dan sekarang.. sekarang aku harus bertunangan dengan kamu!" kanaya memukul dada arka beberapa kali melepas kekesalannya.


"siapa yang mempermainkan kamu nay? aku tidak bermaksud mempermainkan kamu! kita bisa bicarakan ini baik-baik nay" arka berusaha menenangkan kanaya.


kanaya terdiam menatap arka yang daat itu terlihat mengkhawatirkannya.


"sekarang kamu ikut aku masuk ke mobil biar aku antar kamu"


akhirnya kanaya mengikuti saran arka untuk masuk ke dalam mobil. saat ini mereka berdua dalam keadaan basah kuyub karna hujan yang terus mngguyur mereka berdua.


"bagaimana kalau kita pura-pura menerima pertunangan ini nay?" suara arka memecah keheningan.


"tapi kalau orang tua kita tau, mereka akan terluka dengan sikap kita ka!"


"sebelum pernikahan kita akan buktikan kalau memang kita itu tidak bisa bersama naya"


"kamu yakin akan berhasil?"


kanaya menatap lekat arka. dan ucapan itu di angguki oleh arka.


kanaya menghembuskan nafas kasar dengan keputusan yang mereka ambil.


☆☆☆☆☆☆


Kanaya menarik nafas panjang di dalam kamarnya. menatap sebuah cermin yang memantulkan gambar dirinya.


"sekali lagi aku harus menjalani hubungan palsu, saat ini memang hanya pertunangan. tapi tetap saja ini hanyalah kepalsuan."


kanaya mencoba meyakinkan dirinya untuk keputusan yang ia sepakati dengan arka.


tok..tok..


"sayang.. ayo turun sayang keluarga seodirja udah datang. astaga sayang, kamu sangat cantik malam ini"


"makasih ma.."


bu safira memeluk kanaya lembut dan menenagkannya."mama tau ini sulit sayang, tapi ini semua untuk masa depan kamu yang lebih baik sayang"

__ADS_1


kanaya mengangguki ucapan ibunya dan kini mereka bersiap untuk menemui keluarga soedirja dan para tamu.


tap tap tap..


langkah kaki kanaya membuat perhatian para tamu beralih menatapnya.


"naya.."raynand ingin mendekati kanaya namun kali ini di tahan oleh rayhan yang berada di sebelahnya.


"jangan bersikap konyol ray, kita ini tamu kamu jangan bertindak seperti acara ini punya kamu" ucap rayhan.


'naya terlihat beda, cantik' batin rayhan yang tak lena memperhatikan kanaya.


tak lama agas dan bastian pun bergabung.


saat mereka sedang memperhatikan kanaya, kedatangan arka yang meraih tangan kanaya membuat raynand dan juga bastian sesikit emosi.


"gue gak rela setelah lo rebut ray dari gue, lo dengan mudahnya dapat laki-laki yang gak kalah cool secepet ini?" siska yang diam-diam menyusup kedalam merencanakam sesuatu untuk mencelakai kanaya.


brakkk...


"sorry sorry.."saat itu clara memungut ponsel milik siska yang terjatuh.


"clara kan?" ucap siska


"iya gue clara"


clara merasa bingung dengan sikap siska, bahwasannya ia tak mengenali siska karna memang saat itu raynand tidak pernah mengenalkan siska kepada temannya alih-alih memveri kehutan saat peenikahan. namun siapa sangka saat itu siska memilih untuk kabur daei pernikahannya hingga kanaya yang harus menjalani pernikahan dengan raynand.


"lo siapa tiba-tiba ngajal lerja sama, dan yang lo malsud kerja sama untuk apa?"


"gue sama kaya lo, yang gak suka dengan kanaya" siska tersenyum licik


'jadi selain gue ada lagi yang gak suka sama naya'


"yang lo masuk kerja sama untuk apa?"


siska mengungkapkan rencana yang ingin dia laksanakan dan hal itu langsung di setujui oleh clara.


-


saat itu arka mendatangi teman-temannya yang sedang berkumpul di salah satu meja tamu.



"kalian datang, gue kira kalian gak akan datang ke acara ini?" arka merasa tidak enak saat melihat raut wajah dari bastian yang sedari tadi masih fokus menatap kanaya.


"kita ini sahabat lo, jadi gak mungkin kita akan bersikap yang gak adil. karna kita tau kanaya dengan raynand sudah bercerai." ucap agas

__ADS_1


"bas ada arka, lo lihatin siapa si?" agas melihat atah pandangan basgian yang ternyata berhenti pada kanaya.



"sadar woy itu calon istri orang" suara agas mengagetkan bastian.


"ah sial lo gas ngagetin gue" tiba-tiba bastian menatap tajam arka. "ka awas aja ya kalo lo sakitin naya, lo berhadapan sama gue"


"itu juga bisa jadi urusan gue!" sahut raynand


"kalian tenang aja, hal itu gak akan terjadi."


mereka kini kembali akur, namun tidak di pungkiri raynand memang sangat kecewa saat sahabatnya sendirilah yang akan menikahi wanita yang ia cintai.


gubrak...


saat mereka tengah berbincang tiba-tiba saja mereka melihat kanaya yang di dorong oleh dua orang yang tak di kenal.


"naya.." raynand dan juga arka langsung membawa kanaya yang sudah tidak sadarkan diri ke dalam kamar kanaya.


sedangkan agas dan bastian berlari mengejar pelaku itu.


"sayang bangun..."bu safira terlihat sangat cemas.


sedangkan saat itu bu safira tengah di temani oleh bu rani dan juga bu erika.


di sisi lain ray terus menggosok telapak tangan kanaya sedangkan arka mencoba menghubungi dokter.


"huh..huhh...pelakunya berhasil lolos"agas dan bastian datang dengan nafas yang terengah-engah karena mengejar pelaku yang mendorong kanaya.


"cari tau siapa pelakunya" ucap pak malik yang mengintruksikan anak buahnya untu terus mencari pelaku yang mencelakai anak semata wayangnya itu.


.


.bersambung


.like


.coment


.vote


.and favorite


maafkan typo beertebaran guys...😁


.

__ADS_1


.


__ADS_2