Istri Antikku, Istri Cantikku

Istri Antikku, Istri Cantikku
Maaf


__ADS_3

Naya ingin melepas genggaman raynand namun raynand semakin mengeratkan genggamannya dan bangun dari tidur pura-puranya.


"mau kemana nay?"


"aku mau ke kamar mandi" seteleh raynand melepas tangannya ia langsung pergi untuk mandi.


naya terkejut ketika melihat raynand yang masih di dalam kamar menunggunya mandi. karena naya berfikir raynand sudah keluar ia hanya memakai handuk yang hanya sebatas paha.


"ray, ka-ka-kamu masih disini"kanaya sangat malu dengan keberadaan raynand


"sorry nay, kalau gitu aku keluar dulu, setelah kamu berganti pakaian aku akan menemui kamu lagi"


"emmm"


setelah dirasa cukup lama raynand kembali ke kamar naya, saat itu naya sudah berpenampilan seperti biasa.


"naya aku mau minta maaf soal semalam" ucap raynand menyesal.


"aku tidak ingin membahas hal itu, sekarang lebih baik kita keluar. aku harus ke dapur."


naya keluar lebih dulu diikuti raynand di belakangnya. saat ia ke dapur naya mendapati rayhan yang sedang membuat nasi goreng.

__ADS_1


"kak han kok masak sendiri kakak kan harusnya istirahat, dan lagi pula dimana bi asih?"


"aku tidak selemah yang kamu kira. dan tentang bi asih, bi asih pulang kampung sejak kalian pergi ke pesta reuni ray" ucap datar rayhan


"kalau bi asih gak di sini lalu siapa yang mengganti pakaianku?" tanya kanaya menatap bergantian raynand dan rayhan.


"aku yang menggantinya" ucap raynand mendekati naya


sontak naya membulatkan kedua matanya yang syok ketika ia tahu raynandlah yang menggantikan pakaiannya.


plak..


"apa yang kamu lakukan naya" raynand naik pitam menerima perlakuan naya.


"kamu lancang, beraninya kamu.." naya tak mampu melanjutkan ucapannya dan air matanya mulai mengalir.


"kanaya, raynand tidak salah dengan hal itu, kamu adalah istri sah ray. jadi apa yang ray lakukan itu wajar ketika ia menggantikan pakaian istrinya yang basah saat istrinya pingsan"


"aku tau dia suamiku, tapi dia tidak pernah menghargaiku bahkan ketika di acara reuni itu arka lah yang lebih perduli ketika semua mata lelaki buaya memandangku dengan tatapan menjijikan kak han. dan dia tidak berhak melihat tubuhku tanpa pakaian!"


Raynand tertampar dengan ucapan naya, memang saat itu egonya lebih tinggi dari pada mementingkan keadaan kanaya.

__ADS_1


"a-a-aku minta maaf tentang itu nay, aku juga minta maaf karna aku mengganti pakaianmu, tapi semua itu aku lakukan semata-mata supaya kamu tidak sakit"


"kamu dengar itu nay? sikap raynand di acara pesta reuni memang tidak benar, tapi aku ingin bertanya denganmu"


kanaya lalu menatap mata rayhan.


"apa kamu merasa raynand melakukan hal yang tak pantas saat kamu tidak sadar?" naya lalu menggelengkan kepalanya pelan.


"apa kamu merasa ray sudah melakukan kewajibannya sebagai suami?"tambah rayhan.


dan sekali lagi kanaya menggelengkan kepalanya.


"jadi sudah jelas dia tidak memanfaatkan kamu, kalaupun ia melakukannya dia tidak salah karana kalian sudah menikah. dan satu lagi, selama ini raynand tidak pernah meminta maaf kepada siapapun kecuali dengan kamu!" setelah mengatakan hal itu rayhan meninggalkan raynand dan juga kanaya di dapur.


Kanaya menatap dalam-dalam mata raynand begitupun sebaliknya ."apa yang di katakan kak han memang benar nay, aku memang tidak pernah meminta maaf karna egoku. tapi kali ini aku berusaha mengalahlan egoku karna aku benar-benar menyesal nay" raynand lalu menarik kanaya kedalam pelukannya. dan hal itu membuat naya merasa lebih baik.


"maaf" kata maaf berualang kali raynand ucapkan.


.


.bersambung

__ADS_1


__ADS_2