Istri Antikku, Istri Cantikku

Istri Antikku, Istri Cantikku
Tengah mengandung


__ADS_3

Raynand tiba di bandara di temani oleh rayhan. saat itu sudah ada agas dan juga bastian yang menunggunya disana.


merekaoun langsung pergi ke rumah raynand yang sempat kosong, namun kini rumah itu sudah di bersihkan oleh orang suruhan orang tua raynand.


"jadi selama ini orang tua naya ngira kalo lo yang ngerencanain kecelakaan yang di alami naya? dan yang lebih buruk arka juga percaya?" ucap agas


"tapi ray, apa kita bisa membuat om malik percaya begitu saja!" tambah bastian yang merasa ragu.


"kalian tenang saja aku sudah menemukan cara supaya om malik percaya!" tutur raynand menatap keluar jendela.


besok adalah hari akan dilaksanakannya pernikahan arka dan juga kanaya.


hari berjalan dengan sangat cepat hingga tiba saatnya arka dan kanaya akan melaksanakan pernikahan.


ting..


denting ponsel arka membuat arka haris membuka ponselnya. arka terkejut saat melihat pesan itu dari raynand.


arka langsung menemui raynand yang sudah berada di depan gedung pernikahan.


arka mulai menunjukkan bukti yang ia miliki.


"sorry ray, aku gak mungkin membuat keluarga malik malu dengan membatalkan pernikahan kami" arka pergi begitu saja tanpa memperdulikan raynand.


raynand tidak meyangka sahabatnya akan tetap menikah dengan kanaya setelah bukti yang yang ia berikan.


pembawa acara mengumumkan saatnya untuk pernikahan di mulai.


"maaf semuanya, saya tidak bisa melakukan pernikahan dengan kanaya" ucap arka yang membuat banyak orang syok. bahkan orangtua kanaya hampir terkena serangan janntung. namun pak malik berusaha tenang agar penyakit jantungnya tidak kambuh.


"arka, apa yang kamu lakukan? kamu mempermainkan aku dan keluargaku?" ucap kanaya yang meradang mendengar ucapan arka.

__ADS_1


"aku tau kamu belum bisa melupakan ray kam kanaya?" arka menatap dalam mata kanaya.


"apabyang kamu bicarakan arka, aku sangat membenci pria itu!" pungkas kanaya.


"atas dasar apa kamu membenciku nay" ucap seseorang di ujung pintu.


semua mata terarah ke arah itu termasuk kanaya. kanaya membulatkan kedua matanya yang saat itu melihat sosok yang selama ini ia rindukan. namun benci karena kesalah pahaman membuatnya enggan untuk menemui raynand.


"pa, tolong buat pria itu pergi!" seru kanaya memalingkan wajahnya.


"kalian tidak bisa mengusir raynand karna kanaya masih mencintainya"


"arka"..


____flashback on____


"ray entah kenapa aku masih memikirkan kamu yang jelas-jelas sudah tidak memperdulikanku sama sekali."


arka yang mendengar ucapan kanaya dari balik pintu merasa hancur hingga dia mengingat saat raynand memberi tau yang sebenarnya tentang kelicikan klara dan juga siska.


____flashback off____


"om malik, raynand tidak bersalah sama sekali. dan apa yang udah perbuat selama ini iti salah" ucap arka.


kanaya mengernyitkan dahinya ketika mendengar ucapan arka saat itu.


"apa maksud kamu papa salah arka?"


"saat itu om malik mengira ray penyebab kamu terluka nay, tapi ternyata itu semua salah. om malik sudah menyuruh orang untuk melukai raynand sampai dia koma selama dua minggu. dan sejak saat utu om malik membuat ray dan keluarga nya pindah keluar kota hingga ray tidak bisa menemuimu karna keadaannya!"


"apa? kalian tega msmperlakukan ray dan keluarganya seperti itu. dan kenapa kamu tidak bilang apapun ka?" kanaya marah besar karna hanya dia yang tidak tau apapun soal itu. "dan papa, kalaupun ray jahat dengan naya, papa tidak berhak melukainya seperti itu pa"

__ADS_1


"maafkan papa sayang, papa sudah slah paham dan membuat kesalahan" pak malik memeluk erat kanaya begitupun dengan bu safira yang memeluk kanaya.


"ray.." pak malik memanggil raynand dan raypun mendekat ke arahnya.


"maafkan papa sudah membuay kamu susah, sebagai gantinya papa akan mengizinkan kamu menikahi anak papa"


"apa papa yakin?" pak malikpun mengangguki ucapan raynand.


saat arka pun berusaha mengikhlaskan kanaya walaupun kini ia sudah jatuh cinta dengan kanaya. tapi arka tidak mau egois, karna dia tau cinta tidak selamanya harus bersama.


akhirnya raynand dan kanaya resmi menikah kembali.


mereka kira ini saat yang paling berbahagia untuk mereka. mereka menjalani pernikahan normal seperyi pada umumnya. namun kali ini kanaya harus di kejutkan dengan kedatangan siska yang saat itu mengatakan tengah mengandung anak dari raynand.


"kamu gila siska, aku tidak pernah melakukan apapun denganmu"


"apa kamu lupa ray, saat kamu mabuk waktu itu. waktu kamu cerai dengan kanaya ha?"


saat itu kanaya langsung mengingat foto yang siska kirim si ponselnya.


"apa benar dengan itu ray?" kanaya menatap dalam mata raynand.


"kamu jangan percaya dulu dengan siska naya, aku tau ray bukan laki-laki sperti itu. kalaupun dia mabuk, dia pasti bisa mengendalikan dirinya karena ray tidak pernah mabuk hingga di lupa siapa dirinya" pungkas rayhan yang turun dari kamarnya.


"kalian tidak bisa berbuat tidak adil denganku, kalian tunggu dengan bukti yaang akan aku bawa"


siska meninggalkan kediaman raynand. namun kanaya masih memikirkan ucapan siska dan mengusik ketenangannya.


.


.bersambung

__ADS_1


.


__ADS_2