
saat di perjalan raynand menuju kantor ada beberapa preman yang membawanya ke suatu tempat.
preman itu mulai menghajar raynand, namun raynand berusaha melawan. awalnya raynand mampu menghadapi orang-orang itu, namun tiba-tiba seseorang memukul tengkuknya dari belakan membuat raynand tak sadarkan diri dalam keadaan babak belur.
preman-preman itu meninggalkan raynand di tepi jalan dengan keadaan luka parah.
☆☆☆☆☆
"arka, kamu kan tau aku gak amnesia. jadi gak akan melewati batas" ucap kanaya di seberang sana.
"oh jadi kamu bekerja sama dengan naya, arka?" ucap pak malik yang berdiri tepat di belakang arka. arka yang mengetahui itu segera mengakhiri panggilannya dengan kanaya.
"arka bisa jelasin om" pak malil mengisyaratkan arka untuk diam.
saat itu pak malik sebenarnya ingin mengatakn perihal pelaku yang mencelakai kanaya, namun hal yang tak terduga malah ia dengar tentang kebenaran anak semata wayangnya.
"kamu tau arka, dua orang yang menyelakai kanaya itu adalah surihan raynand supaya pertunangan kalian gagal"
arka tak habis pikir dengan raynand yang tega menyakiti kanaya hanya demi menuruti egonya.
"kalo gitu arka akan menuruti semua yang om perintah"
-
"kalian siapa, kenapa kalian tarik-tarik aku?"
kanaya di bawa pulang secara paksa dengan orang suruhan pak malik. bahwasannya pak malik mengetahui rencana kanaya.
setelah beberapa saat kanaya telah berhasil di bawa pulang. saat itu orang tuanya dan arka sudah menantinya di ruang keluarga.
"kanaya papa kecewa karna kamu membohobgi kami semua"
"iya sayang, mama gak nyangka kamu tega membohongi mama dan papa"
__ADS_1
"tapi kalian taukan naya itu ga mau di jodohin, bahkan arka tau soal ini pa, ma." kanya menatap arka.
"itu memang benar. tapi aku gak akan banti sandiwara ini kalau aku tau ray yang berusaha mencelakai kamu hanya demi bisa membatalkan pertunangan kita." ucap arka.
bak tersambar petir, kanaya sangat syok mendengar bahwa ray lah yang menyuruh dua perempuan itu untuk mencelakai dirinya.
"enggak, pasti semua itu salah" kanaya menepis tuduhan itu dan berusaha mempercayai raynand.
"papa sudah menyelidiki itu naya, dan itu kenyataanya"
pak malik menunjukan video pengakuan clara dan siska saat itu.
"itu siska sama clara kan ka?"
"ya benar itu adalah clara dan siska nay"
kanaya tak dapat membendung air matanya karena merasa kecewa dengan cara raynand menggagalkan pertunangannya dengan melukai dirinya.
-
Arka mendatangi kanaya yang tengah terduduk di dalam kamarnya.
"naya, life is goes on. kamu gak boleh seperti ini terus menerus, kamu harus buktiin sama ray kalo kamu itu cewe kuat dan gak semudah itu ray permainkan" ucap arka menyemangati kanaya.
"tapi ka, ray bilang dia akan perbaiki semua dan meminta rujuk sama akau ka. tapi kenapa sudah satu bulan aku di ambil paksa orangtua ku dia gak pernah nyariin aku sekalipun"
" kamu tenangin diri kamu jangan terlalu mikirin ray dan ayok ikut aku nay"
arka memutuskan untuk mengajak kanya keluar rumah supaya suasana hatinya membaik
"kita mau kemana ka?"
"udah kamu ikutin aku aja, nanti kamu bakal tau"
__ADS_1
selang beberapa menit arka dan kanya samapai di sebuat taman.
"gimana nay kamu suka"
kanaya terlihat lebih baik menikmati udara sejuk dan melihat sekeliling taman raut wajahnya bersinar seperti menemukan dirinya kembali.
melihat senyum yangtercetak di wajah kanaya arka merasa sangat bahagia dan entah kenapa semakin hari arka semakin menyukai kanaya.
☆☆☆☆☆
sejak peristiwa itu raynand mengalami koma selama dua minggu. keluarga raynand memutuskan untuk merawat raynand tanpa mengabari kanaya. karena sejak itu pak malik memberi tau keluarga agara untuk tidak mengatakan soal raynand kepada kanaya. dan keluarga agara memutuskan untuk membawa raynand kerumahnya yang berada di luar kota.
keluarga raynand juga merasa kecewa dengan sikap raynand saat itu dan akhirnya menuruti permintaan dari pak malik.
"han, mana ray?"
"ada di atas ma" ucap rayhan.
saat itu ray masih dalam pemulihan dan belum lancar berbicara sehingga dia belum menjelaskan tuduhan yang mengarah kepadanya.
namun tiba-tiba keluarga di buat terkejut melihat raynand yang sudah pulih seperti biasanya.
"pa ma kak han aku mau jelasin sesuatu"
"sayang.. kamu udah sembuh.." bu rani langsung memeluk putranya dengan tangis haru kebahagiaan. begitupun dengan ayahnya. "ray, kamu benar-benar sudah pulih" tambah pak wilan
"ray..." rayhan pun memeluk raynand.
"aku mau jelasin ke kalian semua bahwa selama ini aku di fitnah. siska dan clara pasti sudah merencanakan ini agar aku dan kanaya tetap berpisah"
"apa, kalau begitu besok kita harus menemui kanaya dan menjelaskannya ray. karna besok kanaya akan menikah dengan arka"
__ADS_1
mendengar pernyataan itu raynand segera memesan tiket pesawat untuk pergi ke kota A bertujuan untuk menemui kanaya.