Istri Antikku, Istri Cantikku

Istri Antikku, Istri Cantikku
Roti sobek


__ADS_3

"ternyata kamu pura-pura nay?"


seketika wajah kanaya ber


ubah menjadi pucat karena tertangkap basah berpura-pura amnesia.


"dan kamu ray, kamu tau soal ini. kalian sekongkol?"


tangan kanaya membekam mulut arka meski ia harus berjinjit karna tubuh arka yang terlampau tinggi dan membuatnya sedikit menempel.


Raynand yang melihat itu langsung menarik kanaya menjauh dari arka.


"ka jangan kenceng-kenceng nanti pada denger. dengan beginikan kita gak perlu pura-pura tunangan ka"


"tapi kamu harus berpura-pura jadi istri ray, nay?"ucap arka


"itu akan lebih baik jika naya denganku bekerja sama untuk perbaiki pernikahan kami ka"timpal raynand.


"kamu yakin nay?" kanaya mengangguki ucapan arka.


"aku harap kamu bisa jaga rahasia ini arka"


arka menggenggam tangan kanaya dan menatap dalam mata kanaya. "kamu tenang nay, aku akan rahasiain ini"


raynand sedikit tidak suka namun ia manahannya untuk tidak emosi.


keesokan harinya kanaya di bawa raynand kerumahnya. semua keluarga berharap kanaya akan pulih segera kecuali bu rani yang berharap kanaya akan menjadi menantunya kembali.


setelah waktu perjalanan cukup lama akhirnya raynand dan kanaya tiba di kediaman raynand.


kanaya memasuki kamarnya "ray, kamu yang lakuin ini?"


"iya nay aku harap kamu suka"


"makasih ya ray" ucapan terimakasih kanaya di angguki raynand dengan senyum yang tercetak di bibirnya.


kanaya mulai menata pakaiannya di lemari miliknya saat ia menjadi istri raynand.


sekitar jam satu siang raynand harus pergi karna memang saat ini ia tengah bekerja di perusahaan orangtuanya.


semenjak raynand bercerai ia jarang sekali pergi ke kantor. karna jadwal meeting yang sudah padat ia harus meninggalkan kanaya di rumah sendiri.


cukup lama kanaya sendirian di rumah tanpa di temani siapapun, karna saat itu bi asih sudah berhenti bekerja di karenakan ia harus ikut anaknya yang kini telah mendapat pekerjaan di kota lain.


melihat keadaan rumah yang sedikit berantakan, kanaya memutuskan untuk merapihkan sebelum raynand dan rayhan pulang.


cukup lama ia berkutat dengan tugas rumahnya hingga tak terasa waktu menunjukkan pukul 5 sore. karena ia tau sebentar lagi raynand pulang, kanaya segera menyiapkan makanan.


deru mesin mobil di halaman rumah membuat kanaya segera membuka pintu rumahnya, namun senyum di wajahnya sedikit memudar karena ternyata hanya rayhan yang turun dari mobil tersebut.


"kak han, dimana ray?" kanaya menahan rayhan saat hendak masuk ke dalam rumah.


"ray harus pulang terlambat karena dia harus menangani proyek yang ia kerjakan karna selama ini dia jarang masuk kantor."ucap rayhan.

__ADS_1


"tapi kenapa kak kok ray bisa seperti itu?"tanya kanaya penuh selidik.


"karna semenjak kalian-"


"kalian apa kak?"


"maaf ya nay aku harus segera mandi karna aku sangat lelah" ucap rayhan sembari berjalan kekamarnya.


'hampir saja'


kanaya tersenyum melihat kepanikan rayhan saat ia hampir mengatakan tentang perpisahan antara kanaya dan juga raynand.


setelah beberapa menit kanaya memutuska untuk pergi ke atas.


tok..tok...


"siapa.." suara rayhan dari balik pintu


"naya kak"


ceklek..


rayhan membuka pintu hanya mengenakan handuk yang terlilit di pinggangnya. sehingga membuat kanaya menutup matanya dengan telapak tangannya.


"oh sorry.." rayhan segera mengenakan kaos karena ia tau kanaya tidak terbiasa melihatnya seperti itu."ada apa nay?"


"roti sobek"pluk, kanaya segera menutup mulutnya. "itu kak naya udah masak, ayok makan kak. gak mungkin kan kita harus nunggu ray pulang? naya laper banget kak"


setelah beberapa saat rayhan turun dan langsung duduk. dengan sigap kanaya langsung mengambilkan makanan dan juga menyiapkan minuman untuk rayhan.


tanpa kanaya sadari rayhan terus memperhatikannya sejak kanaya mengambilkan makanan.


namun rayhan segera mengalihkan pandangannya saat kanaya berbalik menatapnya.


-


Kebetulan hari ini adalah hari minggu, rayhan dan raynand mengajak kanaya untuk joging.


semakin hari ayah kanaya semakin baik dengan raynand karena ia tau saat ini anaknya membaik karena raynand.


raynand dan rayhan bersiap terlebih dulu dan saat ini kanayapun sudah ikut bersiap.


merekapun mulai berlari kecil menyusuri jalanan pagi.


"gimana kalo kita naik ke rooftop, siapa yang sampai duluan dia akan dapat adventage dari kita"


"setuju" sahut kanaya.


rayhan hanya tersenyum melihat tingkah adik-adiknya yang bertingkah seperti anak kecil.


kanaya terlihat sangat berambisi ia berlari terlebih dulu.


"Aaa... akhirnya aku sampek duluan"

__ADS_1



lalu di susul oleh raynand dan juga rayhan..


"apani hadiah yang bakal kalian kasih ke aku?" ucap kanaya ngos-ngosan.


"minum dulu.." rayhan memberi kanaya sebotol air mineral


"kamu minta apa dari aku" tawar raynand



kanaya segera menarik raynand dan rayhan. saat tiba di tempat tujuan raynand dan rayhan heran.


"cuma kaya gini nay?"tanya raynand heran


"he.em tapi nanti naya bakalan minta yang lain dari kak han" kanaya mengaduk makanan yang ia masak.


"iya tenang aja" rayhan mengacak rambut kanaya.


"eh jangan dong kak han, naya itu istri ray. jadi cuma ray yang berhak atas naya"


kanaya menggeleng melihat tingkah raynand yang cemburuan. rayhan yang tak mau ambil pusing ia memulai lebih dulu.



"eh kita juga mau kali, jangan di abisin" raynand pun segera menyantap mi buatan kanaya.


mereka bertiga menghabiskan hari libur dengan menyantap mi rebus seafood di halaman rumahnya.


namun tiba-tiba senyum raynand memudar saat kanaya memanggil arka yang sudah ada di rumahnya.


"sorry gue ganggu, kalo gitu gue balik dulu" arka ingin pergi namun kanaya dan rayhan menahannya.



"sini ka kita makan bareng" kanaya langsung mengabilkan semangkuk mi untuk arka.


"aku kebelakang bentar" dengan raut kekesalan raynand meninggalkan kanaya bersama rayhan dan juga arka.


namun kanaya tidak mengetahui kalau raynand tengah cemburu. ia semakin dekat dengan rayhan dan juga arka.


di sisi lain raynand semakin kesal dan datang dengan langkah yang sengaja ia hentakkan di dekat arka membuat mi arka hampir tumpah.


"ray hati-hati dong.." ucap kanaya


"maaf gue gak sengaja ka"


'raynand pasti cemburu lihat gue deket sama naya. tapi maaf ray sepertinya gue mulai suka sama naya'batin arka yang sedari tadi melihat raynand kesal.


.


.bersambung.

__ADS_1


__ADS_2