Istri Kecil Sang Duda

Istri Kecil Sang Duda
Bab 20


__ADS_3

Pak Dwi menyeret Rika ke ruangan belakang. Diberikannya seragam baru untuk Rika "cepat ganti baju kamu dengan seragam baru kamu" ujarnya sambil memberikan 1stel seragam OG pada Rika. Dengan ogah-ogahan Rika mengganti seragamnya.


"duh kasian banget ya baru 1 hari masuk kerja niat hati mau goda pak bos eh malah kena apes jadi tukang bersih-bersih" ujar salah satu OG disamping Rika


"makanya punya cermin tuh dipake atau jangan-jangan lu ngga ada cermin ya nih gue pinjemin" ejek karyawati satunya.


"berani lu ya hina gue, asal lu tau gue ini anak Doni Rajasa pengacara kondang, awas aja lu gue aduin ke bokap dengan tuduhan pencemaran nama baik" ujar Rika penuh emosi


"alaaahhh pengacara licik gadungan aja bangga asal lu tau bokap lu tu banyak skandal nya." sulut karyawati berambut pirang


"palingan anaknya juga ga jauh licik dari bapaknya liat aja modelnya kaya gini pasti sering dijadiin simpanan om om hidung belang demi uang" timpal karyawati rambut sebahu


"jaga mulut kalian ya mau gue tampol" bela Rika


"apa berani lu sini" tantang keduanya


Rika pun beraksi lagi dijambak nya rambut sang pirang kemudian keduanya saling jambak menjambak, sang rambut sebahu tak terima rekannya dijambak oleh Rika tengah berusaha melerai keduanya namun naas justru ia terjungkal ke belakang dahinya membentur pojokan almari darah segar kemudian mengucur.


"toloooooonggg... Toloooonggg" teriak sang pirang. Pak Dwi yang mendengar jeritan menghampirinya.


Terkejut melihat rekannya bersimbah darah bukannya menolong Rika malah melarikan diri menuju pintu belakang. Namun nasib tak berpihak padanya. Satpam telah siaga berjaga didepan pintu unit hendak menangkap Rika. Kepalang tanggung Rika pun menendang satpam kemudian ia berlari menuju jalan raya namun siapa sangka dari arah kiri TIIIIIIINNNNNN.. Bruuuuggghhhh...

__ADS_1


Tabrakan pun tak terhindarkan. Rika tergeletak tak berdaya disisi jalan. Satpam yang tadi mengejar seketika memanggil rekannya. Pak Dwi dan beberapa karyawan yang tengah menolong rambut sebahu segera menelepon ambulance. Membawanya ke rumah sakit, sampai didepan jalan melihat kerumunan satpam memberi tahu bahwa tersangka keributan tertabrak mobil seketika membawa keduanya kerumah sakit.


***


Kita tengok mama Kinan yang sowan ke Kediaman Bu Lastri dulu yaaaa..


Andini dan mama Kinan telah tiba dirumah Andini dengan membawa oleh-oleh berbagai parcel buah serta satu box besar ayam panggang YZ yang menjadi langganan mama Kinan.


"assalamualaikum jeng selamat pagi" salam mama Kinan.


"waalaikumsalam yaampun jeng kalau kesini ngga usah repot-repot mari silahkan masuk" ajak Bu Lastri


"ngga repot kok jeng iya kan Ndin"


"aduh mana menantu ibu nggak ikutan?" tanyanya


"nggak jeng Revan banyak urusan lain kali kita ajakin kesini deh"


"tungguin dulu ya jeng saya buatin minuman dulu ayo Ndin bawa ini ke dapur"


"iya bu, mama tunggu sini dulu ya bentar doang kok"

__ADS_1


Tak berselang lama Bu Lastri dan Andini keluar membawa nampan berisi teh manis, kue serta beberapa buah yang dibawakan tadi


"silahkan diminum jeng" seru Bu Lastri


"iya terima kasih ya jeng"


Mereka pun terlibat obrolan santuy ala emak-emak hingga lupa waktu sudah hampir sore.


"pulang yuk Ndin" ajak mama Kinan


"kok buru-buru jeng" tanya bu Lastri


"iya jeng ntar keburu Revan pulang (sambil membuka tas mengambil amplop) ini ada titipan dari mantu jeng semoga cukup untuk kebutuhan Angga dan Jeng Lastri ya" ujar mama Kinan


"aduh jeng ngga usah kami udah ada pemasukan dari usaha kue" tolaknya halus


"tidak ada penolakan jeng ini dari Revan anggap aja ini modal buat Jeng Lastri kembangin usaha kuenya diterima ya jeng kasian Revan itung-itung buat permintaan maaf dari keluarga kami karena ngga bisa bantu keluarga Jeng Lastri dari kelicikan Doni" ujarnya dengan mata berkaca-kaca


"udah jeng ngga usah dibahas lagi saya udah ikhlas"


"terima ya jeng"

__ADS_1


"iya jeng terimakasih ya saya akan simpan ini buat biaya Angga sekolah sampai lulus terimakasih ya jeng sekali lagi"


"iya jeng kalau ada apa-apa jangan sungkan ya bilang sama kami yaudah kami permisi ya jeng"


__ADS_2